(Follow sebelum membaca)
Michella Anatasya Olivia dan Jeffry Mahesa Pratama.
Ini kisah mereka, dua remaja SMA yang bertemu saat mereka menginjak kelas sebelas. Bisa dibilang cukup sebentar setelah pertemuan mereka, mereka memutuskan untuk menjadi se...
Kalian bisa komen kalau liat typo biar aku bisa perbaiki.
Keep smiling and cheer up
Enjoy~~~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~~~
"Akhirnya sampe juga," lirih oliv sambil mencondongkan badannya ke depan memegang kedua lututnya dengan napas ngos-ngosan.
Melihat gerbang di depannya sudah tertutup rapat. Oliv mendengus sebal, sia-sia berlari seperti dikejar setan tapi kenyataannya ia tetap telat.
"Jadi ini yang di namakan calon wakil ketua osis?" ucap seseorang dari belakang oliv.
Cewek itu menegakkan tubuhnya, lalu berbalik menghadap ke belakang untuk melihat siapa yang berbicara, "Lo."
"Berangkat sekolah semaunya, atribut ga lengkap," ucap seseorang itu menatap oliv dari atas hingga bawah dengan tangan yang bersedekap dada.
"Terserah gua dong," ucap oliv dengan wajah datar.
"Lo lupa? gua ketua osis disini, dan juga pembimbing lo selama tes jadi calon wakil ketua osis. Jadi mulai sekarang lo harus bersikap baik sama gua." Ya, di depan oliv saat ini adalah Jeffry Mahesa Pratama, ketua osis SMA UNITY sekaligus pembimbing cewek itu selama mengikuti tes.
Hasil rapat osis kemarin membuat oliv rasanya ingin sekali mengumpat. Kenapa harus jeffry yang menjadi pembimbingnya? padahal masih ada pembimbing yang lain. Ingin sekali ia protes akan hal itu tetapi tidak bisa, karena si ketua osis sendiri yang mengajukan dirinya menjadi pembimbingnya. Sungguh menyebalkan.
"Lo juga ngapain masih diluar PAK KETOS?" Kata cewek itu sambil menekan kata di akhir kalimatnya.
"Gua disini lagi jaga, buat ngehukum orang yang telat kaya lo," jawab jeffry.
Oliv mengangguk-anggukan kepalanya, "ooh."
"Lo telat berapa menit?" tanya jeffry serius, dengan tangan yang ia masukkan ke dalam kantung celana.