08

245 63 15
                                    

PERINGATAN!!!

Cerita ini mengandung muatan dewasa dan berat seperti kekerasan, bullying, kata - kata kasar, dll. serta mengambil latar di Korea Selatan dan memuat tokoh dengan nama - nama orang korea, namun bukan maksud penulis untuk membuat citra buruk negara terkait di mata para pembaca.

Bagi pembaca yang belum cukup umur atau tidak nyaman dengan konten tersebut,

TIDAK DIANJURKAN UNTUK MEMBACANYA

Jadilah pembaca yang bijak dalam memilih













Setelah kehebohan yang tercipta di kelas Manajemen 2 saat jam istirahat pertama, kini kantin yang menjadi sasaran kehebohan para siswa. Bagaimana tidak heboh jika 15 anak baru yang memiliki visual benar – benar sempurna tanpa cela itu kini duduk bersama di satu bangku di kantin. Di tambah 3 personil 3RACHA yang nampak sudah sangat akrab dengan anak Stray Kidz dan KnG yang sedang bercanda bersama membuat mata semua orang terpana.

Ketiga orang yang sangat kikir senyum itu bisa – bisanya mengeluarkan tawa mereka yang mempesona ditambah tawa lain dari anak baru yang menambah kehebohan para siswa yang berada di kantin saat itu. Semuanya tertawa kecuali para big 4 KnG yang hanya tersenyum kecil dan samar. Sedangkan Jennie yang hanya menatap mereka semua datar.

Di deretan bangku kantin yang memanjang itu diisi oleh 18 siswa dengan Jennie sebagai satu – satunya siswi yang duduk di sana. Berada di tengah – tengah para siswa tampan yang digilai oleh murid perempuan. Belum lagi anak – anak otomotif yang ikut duduk di sekitar mereka membuat bisikan sinis dan ujaran iri ikut terdengar dengan mengikut sertakan nama Jennie.

Tak berbeda dari keadaan kantin yang membicarakan kawanan tersebut, sama halnya dengan kondisi di bangku yang dihuni oleh 8 orang yang berada di sudut kantin. Memandang ke arah dimana meja Jennie berada dengan pandangan fokus. Kedua wanita yang ada di dalam circle itu hanya mampu mengucapkan kalimat pengandaian dengan memposisikan mereka di posisi Jennie berada.

Begitu halnya dengan Mingyu. Ia tahu jika Jennie dan pemuda dengan tattoo di lengan dan buku – buku jari tangan kanannya itu memang dekat. Tapi ia tidak tau jika Jennie juga dekat dengan teman dari pemuda yang dipanggil JeyKey atau Jungkook itu. 'Apa Jennie memang gadis seperti itu?' tanya Mingyu dalam hati.

Memang cocok mengingat Jennie adalah gadis cantik dengan sejuta pesona yang membuat semua pria terpikat dan menyukainya. Tapi bukankah hal itu nampak berlebihan dan hanya menimbulkan citra buruk tentangnya?

Pikiran Mingyu mengenai Jennie terganggu saat tiba – tiba terjadi keributan di dalam kantin. Dua orang siswa dengan badan yang cukup tegap dan berisi tiba – tiba saling adu jotos hingga membuat meja dan kursi kantin berantakan. Mereka bertengkar saling adu kekuatan tanpa peduli dengan sekitar. Beberapa kursi nampak patah karena tertumbuk oeh badan keduannya yang saling mencoba menghempaskan satu sama lain.

"Sangat memuakkan. Baru hari pertama sudah di suguhi oleh pergulatan seperti ini. Aku pergi" ujar Jennie kemudian beranjak dari duduknya sembari membawa nampan makan siangnya yang masih belum tersentuh.

Berbeda dengan Jennie yang merasa muak, semua siswa yang ada di kantin justru berbisik keheranan bukannya malah memisahkan pertengkaran tersebut. Ada juga yang menyoraki mereka sebagai bentuk dukungan. Para guru yang sebelumnya ada di sana kemudian beranjak pergi saat perkelahian murid mereka baru dimulai.

Saat berjalan melewati pertengkaran dua siswa tadi, tiba – tiba badan Jennie terhuyung karena salah satu dari siswa tersebut nampak menghempaskan badan sang lawan hingga mengenai Jennie. Jennie yang tidak siap lantas terhuyung ke samping dan nampan makan siangnya mengenai tubuh gadis mungil itu. Termasuk kuah kari yang menjadi menu makan siang nampak membuat noda di seragam sekolah milik Jennie.

The UndergroundWhere stories live. Discover now