Bagian 38 ||Hutan Siren||

18 20 5
                                    

Awan hitam tiba-tiba mengepung, sebuah kaki mulai terlihat mendekat. Sosok itu terlihat sempurna saat awan hitam itu sudah hilang dibawa oleh angin yang berhembus dari arah yang berlawanan. Sossok itu menatap sekeliling, hutan pinus- tempat yang menyimpan segudang mistis-disana lah sekarang ia berada. Tatapan nya lalu tertuju pada patung yang tepat berada di depan nya. Menatap patung itu lekat, "Bangunlah!" ujar-Nya.

Patung malaikat yang tadi berdiri dengan kaku mulai bergerak, dengan perlahan patung itu mulai retak dan brukkk--terdengar bunyi hancur dari bebatuan yang menyusun patung itu. Sayap itu terbentang dengan lebar. Menandakan bahwa patung itu tidak lagi terperangkap dalam sesuatu yang mengikatnya selama ini. Sosok itu langsung menunduk di hadapan sosok lelaki paruh baya itu. Menunduk hormat tidak berani menatap sosok itu. 

"My Lord" serunya.Menandakan rasa hormat yang mendalam.  

"Apa mereka baik-baik saja?" seru Ken 

"Mereka baik-baik saja My Lord, dan mereka sudah memusnahkan satan pendendam itu!" 

"Alice terluka, dan pemuda itu tertusuk. Apa itu benar?" 

"Benar my Lord, namun Alice bisa sembuh karena dia hanya tergigit. Saya tidak tau mengenai Xander, karena satan itu menusuk kaki nya. Aku rasa dia butuh seseorang untuk menghancurkan pisau itu! Karena meskipun Ruka sudah hancur, namun pisau yang menusuk lelaki itu akan tetap di sana. Meskipun pisau itu sudah terbakar dan hancur! Jika pisau itu masih berada di dalam tubuh-Nya. Bisa-bisa Xander akan lumpuh selamanya" 

"Apa kau tidak bisa membantu lelaki itu? Aku sudah membantu mu bebas! Jika lelaki itu terluka, mereka bertiga juga akan ikut terluka. Karena mereka- adalah satu-" 

Gabriel menaikkan wajah nya, menatap sosok penguasa dari negeri lain itu sedang bersamanya. "Saya bisa My Lord, tapi itu akan terlalu beresiko untuk saya!" jelas-Nya. 

"Aku akan memberikan mu ini!" seru Ken sambil memberikan sesuatu yang berada di dalam sebuah peti pada sosok di depan nya. "Pergi dan sembuhkan lelaki itu, karena jika dia terluka. Maka Alice juga akan terluka!" 

"Baik My Lord, perintah mu adalah kewajiban bagi saya!" 

Gabriel melebarkan sayap nya, dan terbang tinggi menuju dimana sosok yang dimaksud berada. Ia benar-benar merasa bebas, sudah lama rasanya ia tidak menggunakan sayap nya seperti ini. 

Lain halnya dengan Ken yg masih berdiri di depan rumah yang sudah hangus itu. Gabriel bukan lah malaikat murni, namun dia adalah sosok berdarah campuran antara ras demon dan malaikat. Sebuah hubungan terlarang yang menyebabkan dia dihukum di bumi menjadi dan menjadi sebuah patung untuk menjaga 'Ruka'. Satan pendendam yang bisa membahayakan manusia dan bahkan bisa membunuh mereka dalam sekejap. Gabriel akan selalu ada, dimana Ruka berada. Karena tugas nya adalah untuk mempersempit ruang gerak satan itu dan menghalangi manusia yang ingin memanfaatkan Ruka untuk hal-hal pribadi mereka. 

Pernah sekali, sebelum Gabriel turun. Beberapa manusia selalu menyembah satan itu, memberikan tumbal demi materi, jabatan dan tahta yang mereka inginkan. Dulu, beberapa peneliti dari sebuah universitas juga terjebak di rumah itu. Mereka berakhir menjadi makanan dari Ruka sendiri. Dan salah-seorang yang membuat-Nya semakin kuat adalah karena menemukan pengantin nya. Makanan terlejat, ternikmat dan teristimewa sepanjang hidup Ruka karena gadis itu hidup di dalam sebuah kebencian yang mendalam. Entah sejak kapan sosok itu memilih sosok pengantin nya, namun dari yang Ken dengar. Gadis itu adalah korban tumbal yang sengaja di jebak oleh teman-teman nya. Alhasil, saat Ruka hendak memakan gadis itu. Sebuah dendam yang begitu mendalam membuat Ruka membiarkan gadis itu pergi. Dan malah memakan semua orang yang menumbalkan gadis itu atas permintaan dari gadis itu sendiri. 

The Last Weird (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang