🐰Seventy One🐰

4.9K 319 216
                                    

Happy Reading:)
***


"Kita berhenti lanjutin hubungan ini yah, kembali ke kehidupan awal dimaja kita hanya sebatas teman kecil boleh?"
________________________________________

Candra yang memdengar pertanyaan caca seakan ingin mati, dia menatap caca yang tersenyum kearahnya.

"Aneh-aneh" ucapnya lalu meletakkan hpnya dinakas.

"Aneh-aneh gimana? Ini untuk kebaikan kita ndra"

"Tidur udah malam" lalu dia menidurkan dirinya dikasur, membelekangi caca yang berdiri disana.

"Egois" ucap caca, candra masih mendengarnya tapi malas menjawab.

Lalu dia memilih duduk disofa kamar candra, menatap sekeliling yang terisih banyak prabotan motor-motoran dan barang-barangnya.

Dia menatap keatas kasur yang terdapat foto pertunangan mereka, lalu turun kesebelah tepatnya dinakas yang terdapat foto mereka.

Dia menatap keatas kasur yang terdapat foto pertunangan mereka, lalu turun kesebelah tepatnya dinakas yang terdapat foto mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Disitu terlihat sekali mereka bahagia, tidak seperti sekarang. Yang entah hati candra untuk siapa dia tidak tau.

Karena sudah jam setengah sebelas dia memilih untuk segera tidur, sebelun itu dia mencuci mukanya dan mengosok gigi lalu berdoa. Setelahnya mengambil posisi disamping candra dengan membelakanginya.

Dia tersentak ketiga tangan yang memeluknya dari belakang, melihat sekilas tangan itu lalu mencari posisi nyaman dan menutup mata.

🐞🐞🐞🐞🐞

Kini sepasang kekasih yang hubungannya akhir-akhir ini rengang sedang berada didalam mobil. Menuju sekolah.

Tapi ada yang aneh, ini sepertinya bukan jalan kesekolah. Karena merasa aneh, caca memberanikan diri bertanya pada candra.

"Ndra kita mau kemana?" Tanya caca menatap candra yang fokus menyetir.

"Verra" jawab candra singkat, caca menganguk dan tersenyum kecut. Memilih memandang keluar menguatkan dirinya, dia tau posisinya sudah terganti.

Mereka berhenti di gang kecil, tak lama verra datang dan membuka pintu depan. Candra menatap caca, verra menatap caca bingung.

"Pindah belakang" perintah candra, caca tersenyum lalu menganguk. Tapi dia tidak pindah kebelakang dia tetap duduk disana.

"Pindah!"

"Malas, dia aja yang dibelkang! Pliss kali ini jangan sakitin gue. Gue capek" ucap caca lalu bersandar dan menutup matanya.

CANDRA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang