_GEZARA_"ANAK??!!!!" teriak Guntur dan Gisel heboh. Sedangkan Geza dan Galih hanya terdiam melongo mendengar ucapan Bryan.
"Bisa om jelaskan maksud perkataan om tadi?." pinta Galih kepada Bryan.
Bryan pun menjelaskan kepada empat remaja didepannya, apa yang telah terjadi 16 tahun yang lalu sampai Geza bisa diculik. Dimulai dari Daniel yang ingin merebut perusahaannya tetapi tidak bisa dan malah menculik putrinya yang saat itu sedang dijaga oleh babysitter yang ternyata adalah orang suruhan Daniel. Cerita itu terus mengalir sampai dengan Daniel yang keberadaannya menghilang sampai 15 tahun dan baru ditemuinya saat ini. Semua Bryan jelaskan tidak ada satupun cerita yang dilewatkannya. Disampingnya, Hendra juga ikut menganggukkan kepalanya mencoba menyakinkan cerita yang Bryan jelaskan.
Galih, Geza, Guntur, dan Gisel menyimak penjelasan yang dipaparkan oleh Bryan. Sungguh, Geza sangat tidak percaya apa yang barusan dia dengar. Dirinya mempunyai keluarga? Keinginan yang sedari dulunya tercapai? Geza sedang tidak bermimpi bukan?
"Apa buktinya kalo Geza ini anak om?." tanya Galih setelah berhasil keluar dari rasa kagetnya.
"Kita bisa lakukan tes DNA sekarang juga. Bagaimana?." balas Hendra dengan mata beeharap kearah Geza.
Geza sangat bingung sekarang. Dirinya masih syok sekaligus tidak percaya. Geza menengok menatap para sahabatnya yang sejak tadi selalu berada disampingnya. Bahkan, Gisel terus menggenggam tangannya mencoba menenangkannya.
"Kita coba aja dulu Gez. Siapa tahu mereka emang keluarga lo. Kalaupun nanti lo bukan anaknya, seenggaknya lo udah ngebantu mereka buat nyari anak mereka yang hilang." ucap Gisel.
Geza menatap Guntur dan Galih untuk meminta pendapatnya. Guntur dan Galih ikut menganggukan kepalanya setuju dengan ucapan Gisel. Geza menghela nafasnya, lalu menatap kedua laki-laki dihadapannya.
"Baiklah, Geza mau melakukan tes DNA." putus Geza.
Bryan dan Hendra yang mendengarnya pun tersenyum senang. Bryan yakin hasilnya akan seratus persen membuktikan kalo Geza yang ada dihadapannya ini adalah putrinya yang sudah lama menghilang.
👑👑👑
Saat ini Geza berada dirumah sakit untuk melakukan tes DNA. Geza ditemani oleh Gisel dirumah sakit, sedangkan Galih dan Guntur memilih tidak ikut dan bilang akan lebih baik menjaga kontrakannya. Geza pun mengiyakan saja, karena bahaya jika tidak ada yang menjaga kontrakannya disana.
Geza baru saja selesai melakukan tes dan prosedur untuk tes DNA. Didepan sana dua orang laki-laki yang mengaku sebagai keluarganya itupun sedang mengobrol dengan dokter entah membicarakan apa Geza tidak ingin tahu.
Tak lama kemudian, kedua laki-laki itu menghampiri Geza dan Gisel yang sedang duduk dibangku koridor rumah sakit sambil sesekali tertawa. Bryan berhenti didepan putrinya dengan seulas senyum dibibirnya.
"Tes DNA-nya akan keluar tiga hari lagi." ucap Bryan memberitahu Geza.
Geza mendongak menatap Bryan yang ada didepannya lalu mengangguk mengerti mendengar ucapan Bryan.
"Yasudah kalo begitu, saya pamit pulang dulu ya, Om." pamit Geza kepada Bryan.
"Loh, kamu tidak mau ikut pulang dengan kita?." tanya Bryan sambil mengernyitkan dahinya tidak suka mendengar pamitan Geza.

KAMU SEDANG MEMBACA
G E Z A R A
HumorAbigael Gezara. Si gadis yang mempunyai sifat tengik, malu-maluin, pecicilan, dan jangan lupa sifat tomboy nya yang sudah mendarah daging dari ia lahir. Hidup sebagai mantan penghuni Panti Asuhan, menjadikan dirinya sebagai wanita yang tidak manja a...