Bab 7 | Beban Derita Cinta

25 5 0
                                    

Selamat Membaca Kisah
Perjalanan Mereka

Now Playing : Betrand Peto - Pemenang Hidup

***

Bab 7 | Beban Derita Cinta

Cinta ternyata memiliki beban tersendiri yang kalau tidak di singkirkan akan menjadi derita teramat sangat mendalam

***

Mendengar hal itu membuat Alpha tercengang kaget. Pasalnya mereka baru ketemu dan saling kenal bagaimana mungkin cewek ini langsung meminta bantuan dirinya langsung seperti ini. "Tunggu, kenapa kamu mau aku yang ajarin dance?"

"Soalnya—"

"Apa!?" Alpha di buat penasaran.

"Soalnya aku trauma sama yang namanya dance," jawabnya pelan.

Alpha terkejut mendengar penuturan cewek itu dan atas dasar apa ia meminta bantuan dirinya hanya untuk menghilangkan trauma nya, diakan bukan dokter atau psikolog namun apa salahnya ia menolong orang hitung-hitung dapat pahala.

"Kalau gitu aku mau. Sebelum itu kenalkan nama aku Ridwan Alpha Mahawijaya panggil saja Alpha," ucap Alpha mengulurkan tangannya.

Cewek itu membalas uluran tangan Alpha "nama aku Ixora Coccineulia panggil saja Ixora."

"Baiklah Ixora kapan kita melakukanya?"

"Bagaimana kalau besok. Soalnya gue kebetulan lagi free kelas di kampus bagaimana?" tanya balik Ixora.

"Oke,"

Mereka akhirnya sepakat melakukan hal itu setelah itu mereka langsung memilih menukar nomor telepon masing-masing agar mereka mudah untuk berkomunikasi. Sepanjang hidup Alpha baru kali ini ia dekat dengan seseorang yang lebih tua dari usianya karena memang setiap hari dia selalu berkutat dengan anak seusianya dan juga lebih mudah darinya, dan sekarang adalah kesempatan bagi Alpha untuk dekat dengan orang lebih tua darinya.

Rupanya pertemuan singkat itu membutuhkan banyak waktu sampai mereka lupa bahwa hari sudah mulai gelap. Ixora meminta izin untuk pamit terlebih dahulu karena memang tidak baik seorang wanita pulang malam-malam. Sebenarnya Alpha mau saja untuk mengantarkan dirinya tetapi ia juga harus pulang karena tugasnya adalah menjaga keluarga bukan orang lain.

Mereka pulang ke arah yang berbeda tidak ada yang aneh disana, semua seperti biasa. Alpha masih mengendarai motor nya menatap jalan yang ramai oleh orang-orang yang pulang bekerja—eh maksudnya pulang dari berlibur. Kenapa ia bisa lupa bahwa hari ini hari weekend dan sekarang pikiran nya benar-benar kacau.

Sampailah Alpha di rumah, ia langsung masuk tanpa menyapa kepada penghuni rumah. Ia langsung masuk kamar dan merebahkan tubuhnya di atas kasur menatap langit-langit kamarnya. Entah kenapa bayangan Ixora selalu ada di pikirannya seolah ia sedang jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagi sebagian orang percaya bahwa cinta pada pandangan pertama itu adalah cinta sejati, tapi bagi Alpha tidak tahu? Ia belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta dalam pikirannya selalu sibuk dengan kerja,kerja dan kerja.

Mulai dari senyuman nya, gaya bicaranya, suaranya bahkan wajahnya yang selalu ada di pikirannya. Seolah terhipnotis dengan apa yang di lihat, Alpha malah ikut terbawa tersenyum sendiri seperti orang gila. Sampai akhirnya semua itu terbantahkan hanya gara-gara dengan satu suara kamera ponsel yang membuat Alpha tercengang.

Cekrek!

"Asik!! Dapat juga foto Abang,"

Suara khas itu membuat Alpha kesal. Sampai akhirnya Alpha bangkit dan langsung mengejar Feli—yah Feli adalah tersangka utama yang telah memotret dirinya secara tidak sengaja.

ASS [6] (Bukan) Si Sulung Alpha ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang