Disclaimer :@Masashi Kishimoto
Pairing : NarufemSasu
Genre : Fantasy and RomanceChapter 8
Beberapa pecahan batu yang raja Hanawa maksudkan sudah berhasil Sasuke dapatkan tanpa halangan dan seluruh pecahan itu sudah tersimpan di tubuhnya dengan baik.
Saat ini, terlihat mereka juga sedang bermalam di dekat sungai.
Sejak kejadian itu, Naruto jadi sedikit menjaga jarak darinya dan terkadang membuat Sasuke menjadi merasa bersalah. Inginnya dia meminta maaf kepada pemuda itu tapi sebenarnya dia juga masih merasa agak kecewa dengan apa yang terjadi. Dia hanya ingin Naruto melihatnya sebagai Sasuke Uchiha bukan kekasihnya yang sudah meninggal itu. Entah kenapa dia jadi merasa tidak dihargai dan tidak dianggap seperti dirinya sendiri.
( meskipun nama mereka sama sih -_-)
Malam terlihat semakin larut. Sasuke melihat Naruto yang saat ini sudah tertidur dengan sangat lelap. Apa boleh buat. Naruto terlalu memaksakan dirinya karena siluman blonde itu juga ingin cepat-cepat mengumpulkan kesembilan pecahan batu itu meski kesannya malah terlalu terburu-buru, itu menurutnya.
Apa mungkin Naruto memang sudah tidak betah melakukan perjalanan dengannya sampai dia begitu terburu-buru ingin menyelesaikan misi mereka?
Srak-Srak
Pendengaran Sasuke langsung berubah menjadi tajam ketika ia mendengar ada suara gemerisik dari arah semak belukar. Sasuke menatap Naruto yang saat ini masih tertidur pulas. Sasuke menggelengkan kepalanya. Dia tidak boleh menjadi pengecut! Dia harus bisa memastikannya sendiri.
Sasuke bangkit berdiri dan melangkahkan kakinya menuju sumber suara yang tadi sudah ia dengar sampai akhirnya, ia melihat ada seseorang yang sedang mengawasinya dari kejauhan saat ini. Sasuke terkejut. Apa dia musuh?
" Tunggu!!" Sasuke langsung berlari dan mengejar orang itu dengan kecepatan tinggi. Berkat pecahan batu yang didapatkannya dari Kokuo, monster legenda berbentuk campuran rusa, kuda atau apalah itu, Sasuke bisa bergerak dengan cepat, menelusuri hutan seperti layaknya seorang macan yang sedang mengejar mangsanya.
Orang itu terlihat langsung berhenti berlari ketika mereka sudah jauh dari tempat semula membuat Sasuke juga ikut menghentikan langkahnya. " Siapa kau? Kenapa kau mengawasi kami?" Tanya Sasuke dengan nada waspada.
Orang itu berbalik dan melepas jubahnya dan seketika Sasuke langsung terkejut ketika ia melihat siapa orang tersebut. " Kau... Orochimaru!!" Teriak Sasuke dengan raut wajah tidak percaya.
" Ingatanmu bagus juga, gadis kecil.." Seringai Orochimaru licik.
" Apa maumu?" Sasuke mengeluarkan pedangnya dan berniat untuk menyerang Orochimaru sebelum Orochimaru mengangkat tangannya.
" Hoo.. santai saja, gadis kecil! Kau bersemangat sekali ingin bertarung denganku tapi aku datang kemari bukan untuk bertarung denganmu sekarang." Seringai Orochimaru, entah apa yang sedang dipikirkannya saat ini.
" A-apa maksudmu?"
" Kau ingin mengetahui kebenarannya, bukan? Kebenaran yang selama ini Naruto simpan darimu.." Sasuke langsung menurunkan pedangnya ketika mendengar nama Naruto disebut-sebut.
" Kau ingin memberitahuku?" Sasuke menatap Orochimaru dengan raut wajah serius.
" Tentu saja. Aku tidak keberatan memberitahumu mengingat aku memang sangat mengenalmu, keturunan Hanawa. Rubah itu selalu memberitahumu kalau kau adalah reinkarnasi dari kekasihnya. Itu yang ingin kau ketahui, bukan?"
Degg
" Apa rumor yang mengatakan kalau aku adalah reinkarnasi dari kekasihnya memang benar?" Sasuke menatap Orochimaru dengan tatapan tertarik.

KAMU SEDANG MEMBACA
Reinkarnasi ( NarufemSasu)
FanfictionSasuke merupakan keturunan dari seorang raja yang sangat disegani di masa lalu yang memiliki tanggung jawab yang besar yang harus dipikulnya ditemani oleh pengikut setia sang raja yang merupakan seekor siluman yang sudah hidup selama beratus-ratus t...