Bab 9- Menyelesaikan Masalah

271 25 0
                                    

Disclaimer :@Masashi Kishimoto
Pairing : NarufemSasu
Genre : Fantasy and Romance

Chapter 9

Kedua mata Sasuke terlihat langsung membelalak ketika tubuhnya yang tidak terkontrol hampir saja menusukkan pedang ke arah Naruto yang terlihat hanya diam saja, tidak melakukan apapun.

Kenapa Naruto tidak berusaha untuk melawannya? Padahal kalau Naruto mau, Naruto bisa saja menyerangnya, bukan? Sasuke meringis.

' Selama ini Naruto yang selalu melindungiku. Sekarang adalah giliranku.' Sasuke meneguhkan hatinya. " Aku memang tidak sebaik reinkarnasiku terdahulu tapi aku akan melakukan apapun untuk bisa melindungi orang yang kucintai."

Sasuke masih berusaha melawan otaknya yang dikuasai oleh segel magatama itu.

Tangannya yang sedang memegang pedang air langsung ia arahkan kepada pahanya sendiri sehingga pahanya langsung mengucurkan darah segar membuat Sasuke bisa mengendalikan tubuhnya kembali.

Sasuke langsung meringis kesakitan ketika merasakan rasa sakit di pahanya saat ini. Perlahan tapi pasti, wujud Sasuke terlihat sudah kembali menjadi seperti semula membuat Naruto yang melihatnya terlihat langsung terkejut.

" Sasuke-chan..!!" Teriak Naruto panik.

" Sial!! Bagaimana bisa? Harusnya keturunan Raja Hanawa itu sudah menghabisi siluman brengsek itu!! Lagi-lagi rencanaku gagal. Kalau begitu, apa boleh buat. Aku akan menjalankan rencana terakhir.." Orochimaru menghilang dari tempatnya berada saat ini dengan perasaan kesal.

Kembali ke tempat Sasuke dan Naruto saat ini, kedua mata Sasuke terlihat langsung membelalak lebar melihat luka yang cukup dalam yang saat ini berada di perut Naruto dan dia tahu semua ini adalah karena ulahnya sendiri. " Na-Naruto, kau tidak apa-apa?" Tanya Sasuke dengan lirih.

" A-aku tidak apa-apa uggh-" Naruto mencoba bangkit berdiri dibantu oleh Sasuke. " Aku adalah seorang siluman. Tubuhku yang terluka akan beregenerasi dan akan pulih sebentar lagi. Jangan khawatir!!"

Benar saja. Sasuke melihat luka yang berada di tubuh Naruto perlahan mulai menutup. Naruto juga langsung menyembuhkan luka di pahanya sampai luka itu pulih kembali. Naruto memang hebat... sama seperti dulu..

" Naruto aku.. aku ingin meminta maaf untuk yang kesekian kalinya.. tolong maafkanlah aku!!" Sasuke menundukkan kepalanya dengan murung.

" Ke-kenapa kau meminta maaf padaku?" Naruto terkejut.

" Aku tahu aku ini egois. Aku selalu memaksamu untuk memahami diriku tapi aku sendiri tidak pernah memahamimu sama sekali. Aku tahu seberapa besar cintamu kepada reinkarnasiku terdahulu dan aku terus menyangkalnya kalau aku memanglah reinkarnasinya. Sepertinya akulah yang sudah mengkhianati cinta kita.."

Naruto langsung terkejut mendengarnya. " Sasuke-chan kau... kau sudah.."

" Ya aku sudah mengingat semuanya, Naru. Kehidupanku terdahulu, kisah kita, cinta kita.. aku sudah mengingat semuanya." Sasuke tersenyum.

Tampar Naruto sekarang. Dia sedang tidak bermimpi kan? Sasuke sudah mengingat semuanya?

" Selama ini aku sudah membuatmu kesal karena kekeraskepalaanku. Aku merasa kesal tapi tidak bisa berkata apa-apa sehingga kalimat menyakitkan itu yang malah keluar dari dalam mulutku sendiri." Naruto tidak berkata apa-apa dan menatap Sasuke dengan intens.

" Selama ini aku selalu marah dan tidak ingin disamakan dengan kekasihmu yang dulu karena aku merasa kesal karena kau tidak pernah melihatku sebagai Sasuke tapi sebagai kekasihmu yang sudah meninggal padahal dalam lubuk hatiku yang terdalam, aku sudah mulai menyukaimu." Naruto langsung terkejut mendengarnya. " Aku hanya merasakan cintamu tidak pernah tergantikan untuk kekasihmu itu sehingga aku menjadi merasa kesal." Kedua mata Sasuke terlihat mulai berkaca-kaca. " Aku hanya ingin kau melihatku sebagai diriku yang sekarang bukan kekasihmu di masa lalu tapi mungkin aku benar-benar bodoh karena berfikir seperti itu. Bagaimanapun juga aku dan kekasihmu, aku dan dia sama dan tidak berbeda. Aku adalah reinkarnasinya. Aku adalah kekasihmu di masa lalu.."

" Dan sekarang kau adalah kekasihku di masa sekarang." Klaim Naruto dengan posesif membuat Sasuke langsung terkejut mendengarnya. " Kau sudah mengingat semuanya, hime dan kau tahu seberapa besar aku mencintaimu selama ini. Harusnya kau jujur saja padaku tentang perasaanmu sekarang. Kita malah berselisih faham seperti ini karena pemikiran kita masing-masing. Kita benar-benar bodoh!! Aku pikir kau merasa benci disandingkan dengan kekasihku karena kau tidak menyukainya dan-"

Cupp

Wajah Naruto terlihat langsung memerah ketika Sasuke mengecup pipinya dengan singkat. " Kita akan bertemu di masa yang akan datang dan cinta yang akan menyatukan kita kembali. Aku benar kan?" Sasuke tersenyum singkat.

" Kau benar dan kali ini aku bersumpah akan melindungimu.." Naruto berkata dengan tegas.

" Karena itulah, kita harus cepat mengumpulkan pecahan-pecahan batu yang lain sebelum segel magatama ini menggerogoti tubuhku dan aku tidak akan bisa menyegel iblis-iblis itu.." Sasuke mengeluh.

" Ka-kau sudah mengetahuinya? Ma-maafkan aku!! Aku..." Raut wajah Naruto terlihat menyendu.

Padahal dia sudah bersusah payah untuk menyembunyikan masalah ini tapi kalau Sasuke sudah tahu, dia juga tidak bisa melakukan apapun lagi.

" Tidak masalah. Aku tidak takut dengan hal seperti ini karena aku yakin Naruto juga akan melakukan segala cara untuk bisa melindungiku. Benar kan?" Sasuke tersenyum.

Naruto langsung tersenyum mendengarnya. Sasuke memang sudah mengingat semuanya dan dia benar-benar bersyukur kisah cinta mereka tidak kandas hanya karena jiwa dan raga kekasihnya yang sudah berbeda. Cinta lah yang akan menyatukan mereka kembali dan sekarang dia yakin dengan hal yang diucapkan oleh putri Sasuke, kekasihnya yang dulu.

TBC

Btw... sorry yang chapter kali ini agak pendek. Tadinya mau aku satuin sama chapter kemarin tapi yang kemarin udah kepanjangan he...he..

Aku juga baru ada waktu buat nulis.

Mudah mudahan di chapter depan bisa ditebus deh🤣😀

Yang penting, Naruto dan Sasuke juga sudah bersatu saat ini.

Selamat, ya🎉🎉

Reinkarnasi ( NarufemSasu)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang