Bagian 69 || Fine ||

9 2 0
                                    

            Erick menatap ruangan yang ada di depan nya, ia kalut. Sekarang ia benar-benar khawatir luar biasa, tidak mendapati ke-empat orang yang tadi ia tinggalkan. Harada dan Robert juga sudah berkeliling rumah, namun tidak mendapati siapa pun di sana.

"Tidak ada mereka Erick, kemana kita harus pergi mencari mereka?" ujar Robert mendekati Erick yang terdiam di tempat lelaki itu berdiri. Buku nya sejak tadi sudah terjatuh di bawah lelaki paruh baya itu.

"Logan, aku tidak menemukan anak ku!" ujar Harasa yang datang dengan isak tangis yang tercetak jelas di wajah wanita paruh baya itu. Meski Logan bukan anak kandung mereka, tapi mereka sudah menganggap Logan sebagai anak kandung nya sendiri. Sungguh kehilangan anak itu membuat hati kecil Harada tidak nyaman.

Clik...Pintu depan terbuka, mereka langsung bersamaan menatap siapa yang membuka pintu. "Ahahahahahahahha,astagahhhh. Muka nya!" kekeh Tristan yang merangkul Logan yang masih menekuk wajah nya. Alice dan Xander hanya terkekeh di belakang mereka sambil menenteng beberapa belanjaan di tangan mereka.

Merasa ada yang memperhatikan mereka, Tristan berhenti tertawa dan menatap ke arah anak tangga. Tepat di depan mereka, Mr. Erick, Mr.Robert dan Mrs. Harada sedang menatap ke arah mereka. Tristan menatap Logan, Alice dan Xander yang juga menatap kea rah anak tangga itu.

"Kemana saja kau hah?" seru Mrs. Harada, berlari dari anak tangga dan langsung memeluk Logan yang masih berdiam diri di anak tangga. Mereka berempat saling menatap satu-sama lain, namun meski begitu. Logan tetap membalas pelukan mama nya.

"Kalian berempat darimana?" seru Erick yang menuruni anak tangga dan menatap mereka satu-persatu. Tidak ada yang terluka dan masih bisa mengeluarkan tawa seperti tadi. Itu artinya mereka sedang dalam keadaan baik-baik saja.

"Kami dari minimarket seberang rumah ayah, membeli beberapa snak dan minuman ringan. Meski dalam keadaan yang tidak menentu seperti sekarang, tapi kami juga harus melakukan kewajiban kami mengenai sekolah." Jawab Xander, mewakili mereka. Ia memang tadi tidak yakin dengan ide Logan yang ingin membeli beberapa snack ringan. Namun karena Alice juga ingin, Xander mau tidak mau harus setuju dan ikut dengan mereka. Karena jujur saja, untuk keluar rumah dalam keadaan seperti ini. Cukup membuat Xander sangat khawatir. Karena bisa saja, saat mereka keluar malam. Iblis-iblis itu lebih gencar menyerang mereka. Dan itu akan merugikan mereka juga. Namun beruntung mereka sampai di rumah tanpa gangguan apa-pun.

"Syukurlah kalian tidak kena apa-apa, sebelum kalian pergi ke kamar. Aku ingin mengatakan beberapa hal yang aku rasa kalian harus tau!" ujar Erick duduk di sofa

Mereka duduk di sofa, karena keadaan sepertinya cukup serius. Tidak ada lagi canda tawa dari Logan, Alice dan juga Tristan. Mereka duduk dengan diam, menatap ke arah Mr.Erick yang saling menatap dengan Robert dan juga Harada. "Pertama, aku ingin berkata bahwa Logan bukan lah anak kandung dari Harada dan juga Robert. Aku kenal dengan ayah dan ibu mu sudah sejak lama, dan mereka juga termasuk anak buah ku. Tadi kami memang sengaja untuk berpura-pura tidak saling kenal untuk menghindari pertanyaan kalian. Ada hal penting yang tadi kami lakukan!"

Logan menatap ayah dan ibunya yang duduk di depan nya. Batin nya tiba-tiba terkejut mendengar fakta baru yang ia dengar ini. Tapi, mengapa harus sekarang? Mengapa ayah dan ibunya baru berkata bahwa ia bukan putra kandung mereka? Mengapa tidak sejak dulu?

"Kalian bertiga, kami menemukan kalian bertiga. Aku tidak sengaja menemukan Xander di rumah itu dengan lambang yang di sekitar Xander. Aku tidak yakin apakah Xander adalah anak dari pemilik rumah itu atau tidak. Tapi yang terpenting, aku menemukan mu di sana. Harada dan Robert, mereka sudah lama menikah. Namun tidak memiliki anak sampai sekarang. Saat aku memberi mereka tugas, mereka mengatakan bahwa menemukan Logan di depan rumah mereka. Dan memilih untuk mengadopsi Logan sebagai anak nya. Dan kami menemukan Logan serta Xander di saat yang bersamaan. Namun berselang dua hari, Alice, ditemukan oleh anak buah ku lainnya. Dan memilih untuk memberikan mu pada sosok janda. Namun sosok itu tidak mampu untuk mengasuh mu. Dan kami tidak tau apa yang terjadi sehingga kau bisa berakhir di tangan wanita itu, dan kami juga baru tau bahwa dia adalah iblis yang menyamar. Harada dan Robert memang selalu mengawasi Alice dari jauh, itu lah cerita singkat mengenai kalian bertiga!" jelas Erick

The Last Weird (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang