Setiap pagi aku selalu bertemu dengannya, dipersimpangan jalan gang depan sekolah ini. Selalu, dan hampir dengan wajah yang sama tak berubah sedikit pun. Aku tetap semakin cinta untuk setiap harinya di senyum pagi itu. Sendu.
(Lisa)
Berhentilah bermain musik!(David)
Loh loh... Dimana letak salahku? Bukan kah kau suka saat ku menyanyikan lagu ini. Aku hanya ingin membuatmu tersenyum.
(Lisa)
Ku bosan dengan lagu itu(David)
Ehehehe... Kau tak pernah meminta~
(Lisa)
Jangan lagu china-_-(David)
Aku nyanyi thailand lis, bukan china-_-
(Lisa)
Astaga Tuhan... Ada yang salah dengan dirikuRaut wajah nya semakin menggemaskan saat melihat tatapannya yang manja dan tak ingin disalahkan
(David)
Iyaa gapapa kok, ku kenal dirimu hahaha
(Lisa)
Aku laper, ayok makan(David)
Aku masih harus ada di ruang seni ini saat jam pulang
(Lisa)
Tuh kan! *jawabnya kesal
Kamu kalo udah sama musik, lupa sama aku. Pacaran aja sono ama gitar mu itu, menyebalkan sekali...(David)
..........
(Lisa)
Kan! Malah diam. Pokoknya temani aku makan.(David)
Yasudah, boleh bersama teman band ku?
(Lisa)
Ga.
Orang aku maunya kita berdua. Kenapa kamu ajak mereka?? Tau ah, aku kesal sama kamu..(David)
Ku hanya bergurau, jangan ngambek atuh lisa ku sayangRaut nya kian memerah menahan rasa kesal dan ingin sekali memanjakan tubuh berdua dengannya. Lisa pun berlalu menuju kelasnya~

KAMU SEDANG MEMBACA
Rhapsody 4' You&Me
Novela JuvenilIt wasn't romantic movie like u thought, It wasn't... Life is not about love at all~ *Lisa/ Bandung, 8 des 2020