-05-

931 62 0
                                    

♫︎HAPPY READING♫︎

Setelah memanggil adik-adiknya Nabila segera turun kebawah , tentunya dengan ke 2 adiknya yang mengekori Nabila dibelakang sambil berdebat karena..

'Vic lo tau gak , kalau temen gw ada yang pacaran-' bisik Demian terpotong

'Lo mau pacaran juga? Wah gw bilangin lo keayah biar dimasukin kepondok' jawab Victor sambil ikut berbisik agar Nabila yang

sedang berjalan didepan mereka tidak mendengar bisa-bisa abis mereka diamuk singa pagi hari.

'Sekate-kate kalau ngomong lo , gw kagak begitu elah maksudnya tuh , mereka baru putus lah gw langsung dijadiin tempat curhatan 'bisik Demian dengan mendengus sebal

'Bagus tuh , sekalian bilangin ketemen elo kalau jangan pacaran begitu dosa , kalau pacaran udah halal sih oke aja . Pahala kgk dapet dosa numpuk 'nasehat Victor namun dengan tetap berbisik

sedangkan Nabila sedari tadi mendengar grusak-grusuk dibelakan mulai membalikan badan dan melihat kedua adiknya yang asik berbisik .

'Ekhem'

"Dem kok gw merinding yak"ucap Victor berbisik , mereka tak menyadari bahwa Nabila sudah mengetahui kalau mereka sedang berbisik .

"Merinding kenapa?"tanya Demian dengan berbisik , juga blm menyadari tatapan Nabila yang sudah mematikan

"Kayaknya kita ada yang liatin , terus tadi lo denger gk ada yang-

'ekhem'

suara deheman kembali terdengar membuat Demian dan Victor memutar pandangan mereka kearah asal suara

dan..

"udah bisik-bisiknya?"tanya Nabila dengan memicingkan matanya kearah adiknya.

'lah kak Nabila ada disini? eh-'batin Victor dan Demian lalu mereka tersadar , bahwa mereka sedang berjalan bertiga

"Mm.. maaf kak , kita khilaf"jwab Victor dan Demian barengan

"iya kaka kali ini maafin kalian , inget bisik bisik itu gk baik apalagi ada kaka disini"ucap Nabila sedikit memberi wejangan kepada adik adiknya .

"iya kak maaf"jawab Victor dan Demian sembari menunduk , Nabila yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya , 'sifat mereka gk berubah dari kecil' batin Nabila terkekeh .

"iya udh kaka maafin kan tadi , yaudah yuk sekarang kebawah bunda udh nungguin kita sama ayah"ucap Nabila berbalik lalu kemabali berjalan menuju lantai 1.

MEJA MAKAN

"Pagi bunda ayah"sapa Nabila , Victor dan Demian , lalu mereka duduk dikursi masing-masing

"pagi juga"jawab bunda dan ayah yang sudak duduk sedari tadi

"yuk sarapan dulu , bunda juga udah siapin roti bakar dengan selai kesukaan kalian loh.. oh iya sama sandwich kesukaan Victor juga "ucap bunda lalu menaruh roti bakar selai blubery ke Nabila , roti bakar selai hazelnut kepada Demian lalu sandwich untuk Victor , karena Victor kurang menyukai roti bakar .

Bila takdir berkata lain(𝕋𝕣𝕒𝕟𝕤𝕞𝕚𝕘𝕣𝕒𝕤𝕚)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang