Materi 04. Mengenal Onomatope

6 3 3
                                    

ONOMATOPE

Onomatope merupakan serangkaian kata peniru bunyi-bunyian. Dalam dunia pernovelan, Onomatope sering digunakan untuk menirukan bunyi sebagai penegasan cerita.
Contoh :
-Grrr! => Identik dengan suara dengkuran.
-Dor! => Identik dengan suara tembakan.
-Prang! => Identik dengan suara benda jatuh.
-Bugh! => Identik dengan suara pukulan.
-Sret! => Identik dengan suara sobekan kain.
-Clash! => Identik dengan suara sabitan pedang.

Namun, pada korteks-nya, Onomatope bersifat selingkung. Dalam artian tidak semua penerbit memperbolehkan penggunaannya. Ada salah satu cara untuk menghindari revisi yang terlalu banyak pada bagian Onomatope, yaitu narasikan!

Bagaimana caranya?
Contoh :
Pada Onomatope 'Dor!' mungkin kalimatnya bisa begini:
Suara tembakan terdengar dari atas gedung, sampai beberapa kali. Dari bunyinya, sudah bisa diprediksi jenis senapan yang orang itu gunakan.

Dengan begitu pembaca sudah paham, bunyi apa yang dikeluarkan oleh senapan/pistol tersebut. Sebenarnya boleh saja, kok. Hanya, kalau terlalu banyak menggunakan tiruan bunyi sedemikian, cerita kalian malah akan terlihat seperti komik.

Kumpulan Materi KepenulisanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang