Ariana༄♡̸̷֦᪶֟ "Delapan belas "

906 50 21
                                    

Apa harus menyembunyikan, perasaan terlebih dahulu ? Dan menjalani semua seperti biasa ? Hanya melihatnya dari jauh dan mencintai dalam diam

Ariana

Semua siswa dan siswi Sma Nusa Bangsa sudah berada dilapangan untuk melihat pertandingan antara 4 kelompok dan terdiri dari 11 orang karena acara selanjutnya yaitu lomba bola besar atau lebih dikenal sepak bola. perlombaan ini hanya khusus pria sedang kan perempuan hanya bersorak untuk memberi semangat para perserta lomba.

"Ya ampun suami gue gila ganteng banget" ucap salah satu fans dari most wandet kita.

"Ada onta di gurun sahara
Rasa cinta makin membara" ucap fans dari Putra.

"Beli buku sambil makan
Hay sayangku kapan kita pacaran" ucap fans dari Adit.

"Dih gila apa nih orang pada pantun jir" ucap Bara yang dari tadi mendengarkan ocehan para burung beo ini.

"Biasa lah cinta, pada gila, emang definisi cinta emang gila " ucap Bagas membalas ucapan Bara .

"Cinta emang gila, Cinta emang buta, tapi Cinta itu definisi kedewasaan kita " ucap Raka, dan mendapatkan tatapan horor dari temannya.

"Ciee yang lagi sedang dimabuk cinta" ucap Bagas dan membuat perserta lomba tawa ngakak.

"Lo itu belum pernah rasa ini cinta shi jadi gak tau lo " ucap Raka yang malu, dan kesal terhadap pria didepanya ini

Prit prit....
Dan peluit lomba babak kedua sudah berbunyi, dan mereka sudah bersiap untuk memenangkan pertandingan babak kedua yang persertanya adalah

Kelompok 1.

1. Adit
2. Kenzi
3. Bara
4. Alex
5. Vano
6. Rafa
7. Tio
8. Lino
9. Ardi
10. Dino
11. Han lee

Kelompok 2.

1. Putra
2. Raka
3. Bagas
4. Dafa
5. Galuh
6. Devan
7. Faro
8. Farel
9. Roby
10. Hasan
11. Ali

Dan mereka segera menuju lapangan untuk pertandingan ini, dan sorak dari kaum hawa semakin kencang ketika para most wandet , mulai memainkan bola secara lincah dan beberapa aktrasi saat merebut bola dari lawan nya.

"Sungguh tampan dan keren" batin para fansnya. para fans melihat itu ada yang melongo,ada yang tidak kedip, ada sampai air liurnya jatuh, saat Putra dkk, dan Adit dkk berkeringat membasahi leher dan dhahinya sungguh seksi pikir para fansnya. sedangkan Nita dkk, Nana dan Amel melihat itu dengan diam, karena terpesona dari ketampanan seorang Putra dan teman-temannya.

"Duh jir ganteng banget" ucap Dian, dia sungguh terpesona dari ketampanan Bagas.

"Iya gila banget, gue sampe gak kedip nih mata" ucap Rose, juga sama seperti Dian, tapi beda nya Rose melihat Raka.

"Iya lah kan mereka most wandet, dan yang paling tampan dari semuuaa nya ini adalah pangeran gue" ucap Nita yang melihat Putra dan dia juga memvideo nya.

"Gas lo oper bola nya kesini" ucap Putra menyuruh Bagas buat oper bola ke Putra, dan pria itu mengangguk kepalanya dan segera menendang bola itu kearah Putra,

"Lo bantu Rafa buat jaga gawang" ucap Adit menyuruh salah satu anggotanya untuk membantu Rafa.

"Oke Dit" ucap Dino, dan segera berlari menuju gawang mereka.

Dan Putra menendang dan mengoperkan bola itu kearah Raka serta anggota yang lain, dan kembali lagi kearah nya, dan saat sudah pas didepan gawang Putra segera menendang bola itu ke gawang lawan, dan akhir nya.

"Gol" ucap semua dan bertepuk tangan, dan diakhir babak ini yang menang adalah kelompok 2 ya itu kelompok nya Putra. dengan skor 6 : 5 .

Setelah itu mereka semua bersalaman dan menuju di pinggir lapangan untuk beristirahat.

"Nih Put minum nya"ucap Nita, dan memberikan air minum kepada pria itu, tapi air itu bukan diminum melainkan dibuang.

"Ko kamu buang shi, air yang aku beri" ucap Nita dengan nada dimanjakan , dan tangannya merangkul tangan pria itu,Putra benar-benar jijik kepada gadis ini, sungguh tidak ada malu.

"Lo lepas sekarang tangan kotor lo ini , dasar perempuan murahan, dan lo jangan pernah berucap manja gitu ke gue, dan gue juga gak butuh air lo ini" ucap Putra, dan yang lain melihat itu diam mereka juga kasihan kepada Nita, tapi kalau dipikir Nita memang pantas mendapatkan ini.

"Na lo lihat itu, Putra marah-marah sama Nenek sihir" ucap Amel dan menunjuk kearah Nita dan Putra.

"Iya gue juga lihat, kasihan ya, persis kayak gue dulu" ucap Nana sambil menerawang ke depan dan mengingat kejadian itu.

"Kenapa harus kasihan shi Na , Nenek sihir itu udah jahat sama lo, dan lo malah masih peduli aja" ucap Amel dengan nada kesal, kenapa temannya ini sungguh baik, apa dia tidak ada dendam sedikit pun ?.

"Kalau jahat dibalas jahat itu salah Mel, seharus nya jahat dibalas kebaikan, karena jahat dibalas jahat itu sama aja gue ke Nita, gue yakin suatu saat Nita berubah dan baik sama gue" ucap Nana dan mendapatkan anggukan dari Amel, bener juga ucap Nana pikir Amel.

"Mendingan kita pergi aja dari sini Mel, kita jalan-jalan gitu, gue bosan lagi pula lomba nya sudah selesai" ucap Nana.

"hayuk atuh Na, gue juga mau cari Spot foto yang bagus" ucap Amel, gadis itu tidak akan sia-siakan kesempatan ini.

Dan akhir nya mereka berdua pergi dari lapangan ini, dan menuju tempat-tempat yang indah buat foto-foto.

▬▭▬▭▬▭▬▭▬▭▬▭▬

Di sebuah rumah besar atau tepatnya kediaman pria yang beradu debat disebuah perusahaan ternama itu. pria itu sedang berbicara kepada seorang lelaki berumur 19 tahun.

"Tenang aja aku udah atur semua dan tinggal melihat saja" ucap lelaki itu sambil bermain handphonenya.

"Oke aku percaya sama kamu dan jangan buat kesalahan sedikit pun jika ada kamu akan mendapatkan masalah" ucap Pria paru baya itu.

"Iya tenang aja, tar juga tau sendiri lagi pula dia sangat susah diajak bicara" ucap lelaki itu dan melihat pria paru baya itu.

"Biar kan saja yang penting kamu selalu awasin dia" ucap pria itu dan diangguki lelaki itu.

"Semoga kamu baik-baik saja, dan secepat nya kamu bisa bahagia" ucap pria itu didalam hatinya, dan tersenyum tipis .





█║▌│█│║▌║││█║▌║▌║

Hay semua malam,
Aku bingung bener deh cover yang mana, menurut kalian bagus gak nih yang aku pake?...

Makasih udah mampir, dan vote aku butuh vote kalian, dan komen.

Sayang kalian semuaa💜

ARIANA ( Lengkap )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang