Prom Night

2.3K 363 106
                                    

"Kau tidak ingat aku?"

"Memang kau siapa, sampai Lisa harus ingat padamu!"

Jungkook mendelik lagi pada Jennie, tak bisakah gadis itu membiarkannya bicara pada Lisa? Pria yang masih dengan setelan jas nya itu membenarkan posisi duduknya yang berhadapan dengan Lalisa. "Aku.. Jungkook, Jeon Jungkook."

Lisa meresponnya dengan wajah bingung yang sangat menggemaskan bagi pria itu, tapi Jungkook berusaha untuk tetap fokus, dia menggerakkan kedua tangannya, bergerak seolah mengkode adegan berciuman yang sangat menggelikan.

"Menjijikan!" Jennie berkomentar sambil menahan tawanya.

Tapi Jungkook mengabaikannya, dan hanya memperhatikan Lisa yang semakin tidak mengerti.

"Maaf?"

Lelaki itu menghela napas, "Prom night, Seoul senior high school lima tahun yang lalu!"

Waktu berjalan mundur, di mana semua di hadapkan pada keramaian yang menyenangkan pada malam cerah di aula utama SSHS, Seoul Senior High School. Sekolah menengah atas elite yang baru saja melepas angkatan ke 32-nya dalam acara malam perpisahan bertemakan pesta putih tersebut.

Semua tampak bahagia, banyak dari mereka mengenakan gaun rumah mode ternama, Lalisa berada di salah satu kerumunan siswi yang asik berbincang dan mengincar para siswa untuk menjadi pasangan dansa mereka di acara puncak nanti. Lalisa melihat sekitar sambil meremas clutch bag gading keluaran Diornya, dirinya mencari Jennie yang rupanya sudah sibuk adu tos minuman dengan para siswa lain.

Lisa menggeleng maklum, karena temannya itu memang sedikit 'bitchy'. Dia menghela napas saat di rasa kerongkongannya kering, kemudian melangkah ke arah meja yang menyediakan beberapa minuman cocktail buah dari pihak sekolah. Pandangannya begitu terpaku pada segelas tinggi squish mango yang terlihat sangat segar, hingga Lisa berjalan hanya dengan keinginan cepat sampai pada minuman incarannya itu.

Tapi-

BRUK

"Aduh.."

Baik Lisa dan yang menabraknya pun sama-sama terjungkal, Lisa merasakan sakit pada pelipisnya karena tak sengaja terhantam dagu orang yang ia yakin jauh lebih tinggi darinya itu.

Lisa mendongkak, menemukan sepasang obdisidan membola menatapnya tanpa berkedip.

"Ugh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ugh.."

Ketika Lisa berusaha berdiri, barulah orang yang menabraknya tadi mencoba membantunya. "E-eh, maaf.. kau tak apa?"

Gadis itu hanya meringis dan mengangguk pelan, ia kembali melirik pada stand minuman incarannya lalu mendengkus karena semua sudah terambil habis.

"Maaf, aku tidak melihat kau melintas di depanku, temanku menelepon dan-"

"Tak apa." Lisa membungkuk pamit, tapi sebelah tangannya tercekal. "Ya?"

15 hari (LIZKOOK)[Complete]√Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang