Chapter 78. Penjelasan

73 7 0
                                    

"Oke, aku akan menceritakan bagaimana semua peristiwa terjadi!" ujar sekretaris dari Azazel sembari menunjuk ke arah papan tulis.

Setelah menyatakan akan memberikan bantuan kepada Azazel, kami kini sedang berdiskusi. Sekarang kami berada di ruang rapat khusus yang berada di Centra Fallen World. Sebelum bantuan diberikan, tentunya aku harus mengetahui apa masalahnya. Aku juga tidak mau menjadi orang yang membela pihak yang salah. Itu semua bergantung pada sudut pandangku sih.

Semuanya berawal pada zaman dahulu. Mungkin ini terdengar klise ketika sebuah kisah dimulai dengan pada zaman dahulu, tapi mau bagaimana lagi, kisah itu memang terjadinya di zaman dahulu. Singkirkan bagian sebelumnya, karena ini akan menjadi kisah yang panjang.

Pada zaman dahulu atau lebih tepatnya ketika para Fallen Angel ini terusir dari surga, sebutan dunia atas untuk orang sepertiku, itu agar lebih mudah dipahami karena aku terkadang terbalik. Para Fallen Angel terbuang terpisah-pisah di antara alam semesta tidak terhingga. Itu adalah alam semesta di mana manusia ada, benar itu adalah dunia fisik. Itulah mengapa Luciel atau Lucifer atau Feri terbuang ke Hebell sendirian.

Eksistensi mereka di turunkan, hingga menjadi seperti manusia pada umumnya. Kekuatan mereka benar-benar dipangkas habis hingga di titik setara dengan Sekan. Ada yang terlempar di alam semesta yang baru terbentuk dan sangat panas, ada juga yang terlempar di alam semesta tanpa kehidupan. Semuanya terpisah di alam semesta yang tidak terhingga.

Azazel merupakan salah satu dari malaikat yang terlempar. Ia terlempar ke sebuah alam semesta di mana tidak adanya peradaban. Itu adalah alam semesta yang hanya berisi monster-monster tak berakal dan saling berperang satu sama lain demi supremasi. Di dunia itu, Azazel yang kekuatannya melampui seluruh monster, membantai para monster dan membuat mereka tunduk. Untuk beberapa waktu yang lama, Azazel menjadi penguasa di ruang-waktu yang berbeda untuknya. Mengisi waktunya, ia mencari para rekannya di alam semesta yang tidak terhingga.

Setelah berjuta-juta tahun dalam dunia asing itu, kehidupan berakal muncul dan peradaban mulai di dunia yang dipimpin oleh Azazel. Ia menjadu dewa yang disembah oleh kehidupan berakal di sana. Tapi ketika itu juga, Azazel berhasil menemukan setiap koordinat Fallen Angel di setiap alam semesta. Ia juga berhasil menemukan cara untuk melintasi ruang-waktu. Membuatnya berambisi untuk mengumpulkan para Fallen Angel.

Tidak perlu menunggu lama, ia mencari para rekannya di alam semesta yang tidak terhingga. Walau ia tidak begitu peduli, ia menemukan beberapa fakta tentang dunia fisik. Pertama, setiap alam semesta di dunia fisik memiliki ruang-waktu yang berbeda. Kehancuran satu alam semesta tidak akan menghancurkan alam semesta lainnya. Walau konsep ruang-waktu di satu alam semesta hancur, konsep ruang-waktu di alam semesta lainnya tidak akan hancur.

Kedua, adalah alam semesta ini memiliki beberapa kategori. Ada dunia dimana sihir dan pedang dijunjung tinggi. Azazel mengkategorikan alam semesta itu sebagai alam semesta yang kuat, salah satunya adalah Hebell dan Ciel. Ada juga alam semesta di mana ilmu pengetahuan teknologi yang dijunjung tinggi, Azazel mengkategorikannya sebagai alam semesta yang jenius atau pintar. Ada juga alak semesta di mana makhluknya tidak berakal, itu adalah alam semesta bodoh menurut Azazel.

Ketiga, di alam semesta yang tidak terhingga ini, tidak terdapat alam semesta paralel. Alam semesta yang ada hanyalah alam semesta satu dan alam semesta lainnya. Melakukan perjalanan ke masa lalu tidak akan menyebabkan terciptanya garis waktu yang lain. Apa yang ada hanyalah waktu akan tereset ke tempat di mana peristiwa di garis waktu berubah. Terkadang, alam semesta lain memiliki hukum dan sebab-akibat yang berbeda. Itu wajar, karena tidak ada alam semesta yang identik satu sama lain.

Dan yang terakhir, tidak ada satu individu atau eksistensi yang eksis di alam semesta yang tidak terhingga. Bisa dikatakan, tidak ada eksistensi paralel yang hidup di alam semesta lain. Hanya ada satu eksistensi per satu individu. Namun, sebenarnya ada beberapa individu yang mampu menciptakan eksistensi paralel. Tapi, itu hanya dimiliki oleh beberapa orang saja.

Azazel melintasi alam semesta yang tidak terhingga dengan kecepatan melampaui ruang-waktu. Walau rekannya berada di masa lalu, masa kini, atau masa depan Azazel akan mencarinya, bahkan jika rekannya berada di celah dimensi. Kekuatannya memang masihlah lemah, tapi itu sudah cukup untuk setidaknya menemukan satu teman. Lalu, ia akan menemukan yang lainnya dan seterusnya seperti itu. Mencari rekannya memang cepat karena ia melampui ruang-waktu dunia fisik, tapi mengisi kembali kekuatannya membutuhkan waktu yang lama.

Di waktu yang tidak terhitung karena Azazel mengisi kekuatannya, Azazel berhasil menemukan seluruh rekannya, kecuali Satanael dan Luciel. Sebenarnya, Azazel sudah tahu kalau Satanael dan Luciel telah dipungut oleh seseorang. Ketika melihat siapa orang yang mengangkat Satanael dan Luciel, itu membuat Azazel terkejut bukan main. Karena semuanya memiliki keterkaitan satu sama lain. Benar-benar diduga.

Setelah itu, entah mengapa mereka bisa menaikan eksistensi mereka. Tapi, mereka hanya bisa menaikan eksistensi hingga setara dengan Seraphim. Itu tidaklah bisa lebih dan para rekan Azazel tidak mau kurang. Aku bertanya kepada sekretaris Azazel bagaimana mereka menaikan eksistensi, tapi ia tidak menjawab. Ketika aku melihat ke Azazel, ia hanya menaikan bahunya menandakan ia tidak tahu. Bodoh, padahal ia yang melakukan itu.

Lalu, para rekan Azazel dan Azazel membangun dunia dan peradaban yang kini dikenal dengan sebutan Fallen World. Azazel menghancurkan batasan yang dimiliki malaikat dan mereka membangun dunia yang tidak terhingga dan di bawah kepemimpinan Azazel, mereka sejahtera.

Dibalik itu semua, ada sekelompok orang yang tidak puas. Mereka adalah orang yang tidak terima kalau eksistensi mereka hanya setara dengan Seraphim yang mereka anggap sebagai keroco tidak berakal. Mereka juga beranggapan kalau eksistensi mereka masih bisa naik dan kembali seperti dahulu. Akhirnya, pemberontakan dimulai. Itu terjadi tiga ratus tahun yang lalu dan hingga saat ini semakin memanas. Banyak korban yang tewas dari kedua belah pihak dan beberapa dunia telah hancur karena pertarungan kosmik itu.

Kini, sepertinya pemberontakan sedang memuncak. Dikhawatirkan itu akan berakibat ke dunia lain. Kasus terburuknya adalah Fallen World akan menjadi runtuh seperti namanya. Tidak ada solusi di sini. Walau Azazel bisa menghancurkan dunia di mana pemberontak itu ada, ada kemungkinan para pemberontak itu akan melarikan diri ke dunia lain. Itu bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh Azazel. Ia juga akan dihantui oleh rasa bersalah karena membunuh rekannya sendiri.

"Berdiam diri pun sudah termasuk membunuh rekanmu sendiri," ujarku memotong penjelasan.

Azazel hanya menunduk. Ia sepenuhnya memahami apa yang aku katakan. Tidak dapat dipungkiri fakta bahwa berdiam diri saja sudah menimbulkan banyak rekannya yang tewas.

"Tapi, tenang saja. Aku akan menanggung dosamu itu dan menghabisi mereka tanpa rasa sakit. Aku tidak akan membiarkan satu pun dari mereka melarikan diri," ujarku melanjutkan.

"Tapi, bagaimana? Mereka memiliki kemampuan memanipulasi ruang-waktu. Berpindah alam semesta hanyalah sepotong kue untuk mereka," tanya sekretaris Azazel dengan wajah khawatir.

<<Hasil analisa potensi sihir [Deather] telah berhasil dilakukan!>>

Aku tersenyum setelah mendengar apa yang dikatakan otak keduaku. "Aku sudah menemukan caranya."

"Bagaimana?" tanya Azazel penasaran.

<<Menciptakan sihir instant death skala universal ... berhasil dilakukan!>>

Ini adalah sihir yang mengambil referensi fiksi dari Lovecraft. Entah mengapa, memang menyenangkan untuk memberikan referensi terhadap jurus sendiri. "Tentunya dengan sihir instant death!"

Bagaimana Mungkin Aku Adalah Raja Iblis?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang