02. Still Together

3.5K 337 20
                                    

WENZHOU'S STORY
Still Together

Zhou ZiShu tidak menyangka. Di sepanjang hidupnya, dia akan bertemu dengan seseorang yang membuatnya kembali ingin hidup lebih lama lagi. Sayang sekali, waktu hidupnya hanya bersisa dua tahun lagi saat dia bertemu secara tidak sengaja dengan Wen KeXing, sosok yang kini mendiami hatinya.

Tujuh paku penyiksaan yang dulu diterimanya dengan senang hati karena busa memberikan kebebasan yang selama ini dimimpi-mimpikan olehnya, mendadak Zhou ZiShu menyesali keputusannya itu.

Jika saja dulu dirinya tidak bertindak gegabah dengan menerima hukuman tujuh paku penyiksaan untuk ditukarkan dengan kebebasannya, mungkin saja hidupnya masih lama dan tidak dihantui oleh kematian yang bisa menjemputnya kapan saja.

Zhou ZiShu sangat tahu dan mengerti mengenai kapasitas tubuhnya sendiri. Dia bahkan paham dengan jelas keadaannya saat ini. Efek dari ketujuh paku penyiksaan yang diterimanya sudah mulai menyebar dan mematikan dirinya perlahan demi perlahan.

Namun, Zhou ZiShu tidak sepenuhnya menyesali keputusannya. Karena keputusan itulah, Zhou ZiShu bisa bertemu dengan Wen KeXing. Jika dia masih berada di Tianchuang, mungkin saja Zhou ZiShu tidak akan bertemu dengan lelaki itu. Tidak saling mengenal, bahkan saling mencinta dan bersama seperti sekarang ini.

Zhou ZiShu menatap Wen KeXing yang tidur damai di sebelahnya. Hanya dengan menatap wajah Wen KeXing yang sangat damai, hati Zhou ZiShu perlahan menghangat. Bagaimana bisa dia merasa seolah-olah tidak ada yang perlu dirisaukan dari seluruh permasalahan yang ada di dunia ketika bersama dengan Wen KeXing? Apakah cinta memang benar-benar bisa membuat seseorang nyaman dan melupakan segalanya?

Tiba-tiba saja, binar mata Zhou ZiShu meredup saat membayangkan dirinya harus meninggalkan Wen KeXing sendirian di dunianya yang tanpa cahaya. Akan seperti apa kehidupan yang terkasihnya itu? Akankah semakin bertambah gelap? Atau malah kegelapan akan menenggelamkan Wen KeXing ketika dirinya sudah tiada lagi?

Tiga hari lalu, A-Xiang dan kekasih hatinya WeiNing meninggal tepat di hari pernikahan mereka. Zhou ZiShu menolak lupa bagaimana Wen KeXing dengan gilanya membunuh guru WeiNing yang menyebabkan kematian kedua insan saling mencintai itu kemudian pingsan dan belum bangun hingga saat ini.

Zhou ZiShu mengerti betul jika setelah bangun nanti Wen KeXing akan sangat terpukul. Zhou ZiShu sudah pernah merasakan kehilangan yang sama seperti Wen KeXing—saat kehilangan adik laki-lakinya dan seluruh anggota dari sekte Empat Musim akibat dari perbuatannya sendiri.

Rasanya sangat menyakitkan.

Benar-benar menyakitkan.

Seperti ingin mati, namun tidak bisa mati.

Seperti hidup, tapi rasanya sudah mati.

Ya, rasanya memang semengerikan itu disaat kau sendirian di dunia ini tanpa ditemani oleh orang-orang yang kau kasihi.

Zhou ZiShu menggenggam erat tangan Wen KeXing. "Jangan khawatir, Lao Wen (1). Selama aku masih bernapas, aku tidak akan meninggalkanmu."

(1) Lao Wen = Wen Tua.

Zhou ZiShu mengangkat tangannya, kemudian menyentuh seseuatu yang terpasang di rambutnya—tusuk rambut pemberian Wen KeXing dulu. "Aku sudah menerima tusuk rambut pemberianmu. Aku tidak memiliki apapun untuk membalasnya jadi biarkan aku menemanimu selama sisa hidupku."

Zhou ZiShu tersenyum tipis. Wajahnya benar-benar tulus saat mengatakan, "Kita akan selalu bersama, Lao Wen. Tidak ada yang bisa memisahkan kita kecuali kematian."

—FIN—

Editan-editan mereka semakin mengkhawatirkan banget sih 😭

Editan-editan mereka semakin mengkhawatirkan banget sih 😭

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ourbjyx
Rabu, 24 Maret 2021

Our Story [END] ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang