Tentang Aman Dulu, Nyaman Kemudian

4 1 0
                                    

Ada situasi dimana kita tidak aman, namun kita lakukan demi kenyamanan. Misalnya: saat kita ada pekerjaan namun malah tidur dan bersantai.

Ada situasi yang aman tapi tidak nyaman, maka situasi itu masih bisa dinilai layak. Misalnya: hanya tempat tinggal kita yang sewa atau kecil, lauk-pauk seadanya. Masih bisa hidup meskipun susah.

Juga ketika kita sedang berusaha pada peran kita, namun tidak ada yang mendukung. Lingkungan tidak mendukung kita sehingga kita merasa sendirian. Namun, ini belum tentu artinya gagal. Bisa jadi hanya Allah yang menolong kita.

Allah Ta'ala berfirman,"Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal."(QS. Ali-Imran [3]: 160)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu berkata, Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di aakhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya." (HR. Muslim)

"Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. Sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapus kesusahan orang lain, atau melunasi utang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri'tikaf di masjidku ini selama satu bulan." (HR. Thabrani).

Aman dulu baru nyaman kemudian. Aman dari bencana atau malapekata, aman penyakit jiwa-raga, aman dari segala sesuatu yang membahayakan. Sedangkan, nyaman hanyalah bonus.

99 Catatan IlmaWhere stories live. Discover now