05

2.8K 364 62
                                    

Gulf membawa Sam ke ruang tengah sambil menenteng kantong plastik yang didalamnya terdapat beberapa makanan ringan yang ia beli tadi.

Mew yang baru saja keluar dari kamar melihat Gulf melewati dirinya.

"Hey, mau kemana kau bocah?!"

"Eh Uncle, aku dan Sam mau menonton TV."

"Hmm." Mew kemudian melirik kantong plastik yang dibawa Gulf.

"Apa itu?" Tunjuknya pada kantong plastik Gulf.

"Hng? Oh ini, ini makanan ringan yang baru saja aku beli tadi. Lihat banyakkan? Hihi." Gulf menunjukkan isi dari kantong itu pada Mew.

"Berapa banyak yang kau beli?"

"Aku beli 14, Uncle! Tapi tadi sudah kumakan 3 jadi sisanya 11."

Kira-kira seperti inilah didalamnya

Kira-kira seperti inilah didalamnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Apa?! Itu terlalu banyak Gulf."

"Aku tahu, Uncle mau? Ayo kita habiskan bersama!" Ujar Gulf Semangat.

"Ih tidak aku tidak mau, dan kau bocah jangan terlalu banyak memakan makanan ringan seperti ini." Ucap Mew sambil mengambil kantong itu dari tangan Gulf.

"Ishh Uncle kembalikan."

"No."

"Uncle.."

"Tidak."

"Uncle please.."

"Hey ini tidak baik untuk kesehatanmu bocah."

"Tapi-tapi apa Uncle tidak kasihan pada Sam?" Gulf menatap boneka Kukang di dekapannya.

"Tidak, kenapa pula aku harus kasihan pada benda mati ini." Cibir Mew.

"Please......" Gulf mencebikkan bibirnya dan menatap Mew bak puppy yang siapapun akan gemas jika diberi tatapan itu, termasuk Mew.

Tetapi si pria dewasa lebih mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Jangan menatapku seperti itu!"

Tapi Gulf tetap mempertahankan posisi gemasnya.

"Ck, baiklah-baiklah aku akan memberi makanan ini padamu. Tapi hanya 1."

"Kenapa satu?" Tanya Gulf.

"Karena tadi kau sudah memakannya sebanyak tiga kali. Sudahlah aku akan menyimpan sisanya di lemari."

Mew menyerahkan 1 kripik kentang rasa BBQ pada bocah dihadapannya lalu berjalan meninggalkan Gulf.

"Hufft satu pun tak apa." Ucap Gulf sambil meletakkan Sam di pundaknya dan melangkahkan kakinya kembali.

***

Mew membasuh busa shampo yang berada di rambutnya dengan shower. Sesekali pria itu bersenandung kecil dan menari tak jelas disana.

Hy, Uncle! •[Mewgulf]•Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang