🌻 10 🌻

733 78 0
                                    

Warning : Typo bertebaran
.
.
.

Tak berselang lama waktu yang ditunjukkan akhirnya tiba untuk makan malam, seluruh keluarga sudah tiba dan duduk ditempatnya masing-masing termasuk penatua keluarga Vizoria. Revaza adalah adik dari Arsikzen ayah dari Wilian dan Minato, Revaza duduk dikursi seorang kepala keluarga paling ujung yang biasanya ditempati oleh Wilian, tak lama seorang pelayan datan dan membisikan sesuatu ke telinga Revaza yang tak lain adalah kepala pelayan Key.

"Tuan saya merasakan mana milik tuan Wilian" bisik Key.

"Di mana kau merasakannya" ucapnya lantang dan membuat semua perhatian tertuju kepadanya.

"Tepat didepan pintu tuan" ucap kepala pelayan Key dengan mundur satu langkah dan menunduk hormat.

Revaza yang mendengar keponakannya sudah hampir tiba bersama sang cucu dari keponakan yang sudah lama tidak ditemuinya, membuatnya segera bangun dan memberikan perintah ke pada semuanya untuk menyambut kedatangan mereka.

"Mereka sudah datang, lebih baik kita segera menyambut mereka" ucapnya sambil berlalu dan diikuti yang lain.

"Ayah siapa yang sudah sampai?" tanya Fio pada tuan Revaza.

"Apakah suamiku paman!" tanya Lilia semangat.

"Hm..!" jawab Revaza secara singkat, jelas dan padat.

Tak lama mereka sampai didepan pintu hingga akhirnya pintu terbuka menampilkan seorang peria dewasa dan seorang anak kecil berusia delaapn tahun yang digandengnya, hingga terdengar suara para pelayang yang membangnunkan dari keterpakuan mereka.

"SELAMAT DATANG KEMBALI TUAN LIAN, SEMOGA PERJALAN ANDA MENYENANGKAN" ucap para pelayan seremak yang berjejer rapih menyambut mereka berdua.

Lilia tersadar oleh suara penyambutan tersebut hingga akhirnya berjalan kearah sang suami untuk menyambutnya pulang.

"Sayang..!" ucapnya dan memeluk hangat tubuh Wilian ketika mereka sudah masuk kedalam. "Bagai mana kabarmu, apakah perjalanannya ada kendala, lalu apakah dia keponakanmu anak dari adikmu?" lanjutnya sambil memandang ke arah Naruto.

"Ia, Lilia kenalkan Naru, Naru kenalkan ini istri paman bibimu Lilia" ucap Wilian memperkenalkan Naruto dengan sang Istri.

"Halo, nama bibi Lilian, apakah bibi boleh memanggilmu Naru" ucapnya sambil mensejajarkan tingginya dengan Naru.

"Em..!" jawab Naruto dengan menganggukkan kepalanya.

"Nah..! Naru perkenalkan dirimu pada mereka semua agar mereka mengetahui siapa namamu" ucap sang paman sambil membimbing Naru untuk berdiri didepan keluarga besar.

"Ha.. Hallo na.. Namaku Naruto, Uzumaki Naruto" ucap Naruto malu-malu karena terus dipandangi. "Putri kedua dari tiga bersaudara, ayahku bernama Namikaze Minato dan ibuku bernama Namikaze Khusina, salam kenal semuanya" lanjut Naruto sambil sedikit menundukan kepala sebagai penghormatan pada yang lebih tua.

Ada keheningan yang melanda, hingga salah satu anak bungsu Wilian maju kedepan untuk bersalaman.

"Hai, namaku Danil salam kenal Naruto" ucapnya sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

"Salam kenal kak Danil"

"Yaampun kau itu manis sekali ya" ucapnya sambil mencubit kedua pipi milik Naruto.

"Hini sasit, jahan hi hubit" ucap Naruto tidak jelas karena pipinya dicubit.

"HAHAHAHHA..! kau lucu, baiklah mari aku perkenalkan kediaman ini sebelun makan malam berlangsung, lagi pula masih ada beberapa menit lagi" ucapnya enteng sambil menarik lengan Naruto untuk berkeliling.

My Sun AngelTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang