chap 1. menjadi istri

1.8K 180 17
                                    

Mina...

Mina...

Mina...

Gadis cantik ini mengusap wajahnya kasar saat namanya terus saja di sebut, dia bergegas menuju ke sumber suara dan meninggalkan begitu saja tumpukan baju yang baru saja akan ia lipat.

Mina menemukan si tersangka yang tengah tersenyum senyum sambil tepuk tangan dengan kedatangannya. Chaeyoung menepuk sofa yang masih kosong disampingnya membuat Mina langsung menatap tanya kearahnya.

"Kenapa?"

"Mina, ayo temani aku menonton televisi." Ucap Chaeyoung lalu menarik paksa lengan Mina agar duduk disampingnya.

"Tapi aku harus lipat baju dulu Chaeng, kamu nonton sendiri kan bisa."

Wajah cerah Chaeyoung langsung berubah 180 derajat, dia melipat kedua tangannya diatas dada dan menatap marah pada Mina. Meski maksudnya untuk memasang wajah marah namun justru akan terlihat menggemaskan saja pada nyatanya.

Mina menghela nafasnya panjang, dirinya sudah seminggu ini menjadi istri dari Chaeyoung. Dan Mina paham betul jika Chaeyoung sudah memasang wajah seperti itu tandanya sang suami tengah marah.

Dan harus diketahui bila bahaya sekali jika membiarkan Chaeyoung dalam kondisi marah, Mina sudah pernah mengabaikan amarah Chaeyoung dan itu membuatnya merasa menyesal karna pria itu merusak semuanya. Hampir semua barang barang di apartemen mereka hancur berantakan karena di bantingi oleh Chaeyoung yang tengah meluapkan amarahnya dengan cara seperti itu.

"Baiklah baiklah, emangnya kamu mau nonton apa?" ucap Mina duduk disamping Chaeyoung, senyum cerah Chaeyoung hadir kembali.

"Entahlah Mina, aku bosan menonton televisi sendirian. Aku hanya ingin ditemani oleh Mina." Ucap Chaeyoung lalu merebahkan dirinya, menjadikan paha Mina sebagai bantalannya.

Mina tersenyum kecil, dia tahu jika Chaeyoung sangat suka dengan posisi seperti ini terlebih jika Mina turut mengusap ngusap rambutnya. Meski seminggu dirinya menyandang status sebagai seorang istri, kenyataan yang dia rasakan adalah dirinya seakan menjadi seorang ibu untuk Chaeyoung.

Pria yang dia nikahi tidak seperti suami pada umumnya, suaminya ini istimewa dan Mina sampai detik ini masih berusaha untuk menerima kenyataan yang harus ia jalani ini meski berat.

Setelah menikah mereka langsung tinggal di apartemen yang tuan Jeongyeon berikan untuk Mina, ini mereka lakukan hanya demi satu tujuan yakni membahagiakan putra sulung mereka. Dan mereka yakin bila Mina adalah sosok yang tepat untuk membantu mereka membahagiakan Chaeyoung.

Detik menit dan jam terus berlalu, tak terasa sudah dua jam lebih Mina menemani Chaeyoung menonton televisi, gadis itu hanya bisa menghela nafas karena pekerjaannya harus ditinggal oleh ulah Chaeyoung. Dia melirik kearah jam di dinding, sudah pukul 2 siang dan biasanya jam segini Chaeyoung akan tidur siang tetapi mata si tampan ini masih saja terjaga.

"Apa kamu gak mau tidur siang, Chaeng?"

Pria ini menggeleng sehingga membuat gerakan di paha Mina.

"Aku buatin susu trus tidur ya."

"Tidak! Aku tidak mengantuk Mina, aku tidak mau tidur siang aku mau menonton televisi saja."

"Yayaya baiklah, terserah kamu aja."

Mina memilih untuk mengalah, dia menyenderkan kepalanya di sofa dengan tangan yang sedari tadi tidak pernah berhenti mengelus lembut rambut Chaeyoung agar pria ini bisa segera tidur.

"Mina lihat itu, siapa mereka?" ucap Chaeyoung menunjuk kearah televisinya, wajah Mina meringis melihat apa yang tengah ditayangkan oleh benda persegi panjang itu. Dimana ada wanita muda yang menggendong bayinya di temani oleh lelaki disampingnya.

So Bad - michaeng (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang