Lia sudah berada di time zone nya namun gadis ini tidak menemukan keberadaan si Lino
Set!
Lengan Lia tiba-tiba di tarik begitu saja ke tempat studio karaoke
"Jangan! Culik gua om!!. Gua udah janda!!"
"Om?" Lia membuka matanya lalu menggebuk keras lengan Lino
"Main tarik aja sih, kan gua kira om-om mau nyulik gua terus di jadiin baby girl" ucap Lia
"Liar amat pikirin lu" Lia mendengus sebal
"Katanya gak jadi ke time zone pas di ajakin balik, mau" goda Lino
Lia mendelik ke arah Lino serta mengerucutkan bibirnya sebal ke pemuda ini dan menggebuk lengan Lino lagi
"Ya kan gua gak mau ngerusak hubungan lorang"
Lino keselek ludahnya sendiri mendengarnya
"Hubungan apa"
"Dih, fuckboyudah punya pacar juga"
"Isu apa lagi ini"
"Lah buktinya yang instastory itu??" Lino tertawa mendengar nya
"Apa sih gak lucu, orang Aji yang nunjukin kok"
"Itu sepupu gua, tapi banyak yang ngira itu lo"
Lia? Pipinya sudah merona tipis karena malu ia juga merasa bersalah udah menggebuk lengan Lino
Lino menoleh ke arah Lia lalu tertawa lagi
"Pipi lo merah Li"
"Diem!"
Lia bangkit berdiri dari duduk lalu berjalan keluar dari studio karaoke namun gadis itu terselandung kakinya sendiri
Duk!!
Lino menoleh ke suara debukan keras itu, lalu pemuda itu menolong Lia kemudian tertawa
"Apa sih! Gak ada yang lucu" Lia udah malu aja, soalnya tadi di liatin banyak orang
"Lu kalo marah lucu Li"
"Bodo ah" Lia keluar dari area time zone ntah gadis itu kemana
Lino mengejarnya lalu menarik pelan baju Lia
"Mau nyasar lo?"
"Bodo!"
"Gak mau ikut makan? Yaudah" Lia langsung menoleh ke arah Lino yang sudah berjalan duluan
"Ih ikut!"
Mereka berdua sudah di McDonald dan dari tadi Lia itu udah maju duluan. Katanya sih mau pesen susu dulu
"Udah ih sana cari tempat" Lino menurut saja lalu mencari tempat
Selesai memesan Lia mencari tempat yang di tempati Lino
"Ni orang kemana sih"
"Ah itu dia" Lia melihat Lino di dalam sana
Lia menaruh nampan di atas meja lalu gadis itu menarik kursi lalu duduk
"Thanks" Lia mengangguk lalu menegak minumannya dulu
…ᘛ⁐̤ᕐᐷ
Setelah makan mereka ke roof top mall. Melihat kota di hiasi dengan lampu rumah dan langit di hiasi dengan taburan bintang dan juga bulan
"Eh kak gua kira lu itu dingin bangeeeet" Lino menoleh ke arah Lia
"Emang es gak bisa cair?"
"Iya juga sih, eh tapi batu nggak bisa"
"Bisa, air aja bisa mecahin batu"
"Pondasi???"
"Bisa, kalo ombaknya gede apa lagi sama ombak air laut" oke, Lia tidak ingin melanjutkan lagi
Atmosfer menjadi hening. Lino menatap ke arah langit dan Lia sibuk memfoto pemandangan indah ini dan juga langit
Lino jadi kepikiran untuk menanyakan random ke Lia
"Lu kenapa mau masuk etskul basket?"
'aduh aduh aduh gimana ini'
"Mm..."
"Gara-gara ada lu" Lino menoleh ke Lia
"Gua?" Lia mengangguk lucu
"Kan katanya lu itu terkenal banget di sekolah sampe seluruh siswi pada suka sama lu, gua juga masuk di list nya kok"
"Y-ya karna ada lu sih, hehe"
"Jangan kayak gitu lagi"
"...eum?"
"Masuk etskul itu jangan karna ada orang yang lu suka, tapi dari kemauan lu sendiri atau yang menjurus ke hobi li " Lia mengangguk
"Fisik lu lemah tapi ngambil basket sama aja nyakitin diri sendiri"
"Hehe.. tapi gua gak kayak dulu lagi!"
"Iyaa iyaa"
"Kak lu ada yang lu crush in gak?, Kayak suka sama orang gitu" Ntahlah Lia ingin menanyakan seperti ini
"Ada"
Oke Lia cukup kecewa mendengarnya. Jadi sia-sia tuh ngedeketin nya ?
"Siapa"
"Ada" Lia mendecak kesal
…ᘛ⁐̤ᕐᐷ
Mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing karena hari hampir malam
"Bentar Li" Lino mengangkat telpon dari hp nya
Lia mengangguk. Btw mereka sudah di area parkiran
"Halo"
"Lino aku di rumah kamu"
"Ngapain?"
"Makanya cepet pulang!"
"Hmm"
Lia mendengar percakapan Lino dan juga perempuan di telfonnya, apa itu perempuan yang di sukai Lino ?
"Li"
"Hm??"
"Lu tau? kenapa gua akhir-akhir ini, gua agak care sama lo?" Ucap Lino sesekali melihat ke arah kaca spion
"Nggak"
"Bunda nitipin lo ke gua" Lia terdiam
"Kok?"
Lino mengedikan bahunya "katanya, cuman gua yang bisa di percaya. Karena bunda lo sahabat mama gua, gua bakal dengerin kata-kata bunda lo gua gak mau ngecewain lagi"
Hanya kata-kata seperti itu Lia jadi baper
'hmmmm takut di ghosting kan :'('
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.