13. A Gift For You

904 112 3
                                    

JUNZHE'S STORY
A Gift For You

----------🌻---------

"Seorang aktor papan atas, Gong Jun, mengalami kecelakaan ketika pergi ke tempat syuting bersama para kru. Beberapa saat yang lalu, reporter kami yang berada di rumah sakit tempat Tuan Gong dirawat memberi kabar terbaru yang diumumkan olehnya dokter yang menanganinya dan mengatakan jika pecahan kaca menancap di kedua mata Tuan Gong menyebabkannya mengalami kebutaan—"

pats.

Televisi berukuran tiga puluh dua inch yang berada di kamar dimatikan secara tiba-tiba.

Aku lelah karena sudah seharian ini mendengar pemberitaan seolah-olah tiada habisnya memberitakan keadaanku.

Setelah mematikan televisi, aku turun dan mulai meraba-raba sekeliling agar mengetahui keadaan sekitar. Meskipun sudah sehati-hati mungkin, terkadang aku masih menabrak pinggiran meja, membentur kursi, bahkan menjatuhkan barang karena tidak sengaja menyenggolnya. Setelah melalui semua perjuangan melelahkan itu, akhirnya kutemukan gagang pintu.

Ah, leganya.

Aku membatin saat berhasil menghirup udara segar di luar ruangan inap. Terkadang, berada di atas ranjang rumah sakit terasa sangat menyebalkan.

"Bukankah itu Gong Jun?"

"Eh iya, itu Tuan Gong."

"Hei, lihatlah, itu Tuan Gong!"

Bisik-bisik mulai terdengar di belakang, namun aku tidak peduli dan melanjutkan berjalan dengan berpegangan pada dinding di sepanjang lorong rumah sakit.

"Kasihan sekali ya. Baru berusi dua puluh lima tahun tapi sudah mengalami kebutaan."

"Iya, andai saja dia tidak mengambil tawaran memainkan drama terbaru, mungkin saja dia tidak akan berakhir seperti ini."

"Aku lihat dari pemberitaan terbaru kalau agensi dari kekasihnya baru saja mengumumkan jika hubungan keduanya berakhir!"

"Benarkah? Bukankah selama ini mereka terlihat saling mencintai satu sama lain?"

"Aku yakin jika kekasihnya tidak bisa menerima keadaannya yang sekarang."

"Wajahnya memang cantik, tapi ternyata hatinya sangat jahat. Tega-teganya dia memutuskan hubungan mereka hanya karena tidak bisa menerima keadaan Tuan Zhang."

"Kau benar. Aku bahkan sempat mengira jika keduanya benar-benar saling mencintai, bukankah rumor mengatakan jika keduanya sedang merencanakan pernikahan yang akan digelar tahun depan? Siapa yang akan menyangka hubungan keduanya akan berakhir karena kejadian ini?"

"Sayang sekali, dia pasti sedang terpukul. Penglihatannya menghilang, kekasihnya pergi meninggalkannya, aku bahkan tidak pernah melihat satupun keluarga atau sanak-saudara bahkan teman-teman satu agensi yang menjenguknya sejak dia masuk kemari, benar-benar anak yang malang."

Aku mengepalkan tanganku erat-erat, berusaha memendam rasa kesal yang bercokol di dalam hati. Aku tidak marah karena mereka membicarakan di belakang, aku hanya kesal karena pembicaraan mereka memang benar adanya.

Aku buta setelah mengalami kecelakaan saat hendak pergi ke lokasi syuting drama terbaru. Zhou YuTong memutuskan hubungan kami setelah mengetahui kalau aku buta. Teman sekaligus sahabat yang aku punya bereaksi sama dengannya-mereka menjauhiku.

Keluarga? Jangan harapkan mereka datang menjenguk. Sejak awal aku memilih masuk ke industri hiburan seperti ini mereka sudah tidak setuju, apalagi dengan keadaanku yang sekarang, mungkin mereka malu karena memiliki seorang anak penyandang disabilitas sepertiku.

Our Story [END] ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang