Joochan x Donghyun
"Sedang apa?" Tanya Donghyun yang baru masuk kamar Joochan dan melihat laki-laki pencinta ayam itu sedang tiduran di tempat tidur sambil memainkan ponselnya.
"Sudah selesai jalan-jalannya?" Bukannya menjawab, Joochan malah balas bertanya yang membuat Donghyun menganggukkan kepalanya beberapa kali, setelah menutup pintu kamar Joochan dan Daeyeol.
Kemudian Donghyun berjalan menuju tempat tidur, lalu mendudukan bokongnya di pingiran kasur. Donghyunpun asik menyendokan ice cream ke mulutnya, sedangkan Joochan asik dengan ponselnya. Entah menonton video apa Donghyun tidak perduli.
"Oh iya, Jaehyun minta ice creammu tadi." Ucap Donghyun setelah teringat pesan Jaehyun tadi di dapur sebelum dirinya memasuki kamar Joochan.
"Tidak dibolehin memang tadi beli sendiri?" Joochan balas bertanya tanpa melihat Donghyun yang asik menyuapkan sesendok ice cream ke mulutnya.
Donghyun tertawa sebentar sebelum menjawab pertanyaan Joochan. "Jaehyun takut Jibeom marah."
"Ah Jaehyun itu diam-diam bucin." Joochan ikut tertawa mendengar jawaban Donghyun. Tak habis pikir memang dia dengan tetua goozgooz itu. Sering sekali galak pada Jibeom tapi sebenarnya laki-laki bermarga Bong itu memiliki rasa takut juga pada laki-laki Busan itu.
Setelah itu kamar Joochan pun hening. Tidak ada obrolan lanjutan diantara keduanya. Joochan masih sibuk menonton video entah apa, dan Donghyun masih asik menghabiskan ice creamnya. Laki-laki mungil itu tak tertarik dengan kegiatan Joochan. Biarlah dia melakukan apa yang dia mau, dan aku bisa dengan tenang menghabiskan ice creamku ini.
Lima menit berlalu dan Joochan sudah bosan dengan keheningan yang ada di kamarnya. Laki-laki pecinta ayam itu memutuskan untuk menyimpan ponsel di nakas sebelah kasur, kemudian melirik Donghyun yang ice creamnya sedikit lagi akan habis.
"Kau beli ice cream juga?" Tanya Joochan memecah keheningan kamarnya dan baru sadar jika sejak tadi Donghyun membawa ice cream ke kamarnya.
"Eo, Seungmin Hyung yang belikan tadi." Donghyun menganggukan kepalanya beberapa kali dan terlihat begitu menggemaskan di mata Joochan.
"Kenapa tidak pakai kartuku?" Laki-laki pecinta ayam itu kembali bertanya seraya menggeser badannya untuk duduk di sebelah Donghyun.
"Seungmin Hyung yang paksa, katanya dia sedang ingin mentraktir adik-adiknya." Jawab Donghyun yang asik membersihkan sisa sisa ice cream di gelasnya dengan sendok tanpa menyadari jika Joochan sudah duduk tepat di sebelahnya.
"Jaehyun juga?" Lagi Joochan bertanya yang mendapat anggukan kepala dari Donghyun sebelum menjawab. "Jaehyun ditraktir roti, dia kan tidak boleh beli ice cream."
Demi badan Jangjun yang terpajang di cover majalah, Donghyunnya sangat menggemaskan sekali ketika menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan darinya tadi. Rasanya ingin sekali Joochan melahap laki-laki mungil di sebelahnya.
"Donghyun-ah,"
Joochan berdeham pelan sebelum memanggil Donghyun. Berhasil membuat Donghyun menolehkan kepalanya untuk menatap Joochan.
Chu
Joochan langsung saja mencium bibir Donghyun. Berhasil membuat Donghyun mwmbulatkan matanya kaget. Namun sedetik kemudian Donghyun menutup matanya dan mulai menikmati apa yang bibir Joochan perbuat pada bibirnya.
Joochan menyesap bibir atas dan bawah milik Donghyun bergantian. Menikmati manisnya ice cream yang dimakan laki-laki mungil itu baru saja. Bibir Donghyun memang sudah manis dan berhasil membuat Joochan ketagihan, ditambah dengan ice cream yang dimakannya tadi membuat bibir Donghyun semakin manis.
Tidak puas hanya menyesap bibir Donghyun, lidah Joochan mengetuk belah bibir laki-laki mungil di depannya yang tertutup. Meminta akses untuk menjelajahi lebih lagi.
Dan mendapat respon positif dari Donghyun. Joochan langsung saja melesakan lidahnya menjelajahi rongga mulut Donghyun, begitu laki-laki mungil ituembuka belah bibirnya.
Entah sudah berapa lama keduanya asik dengan dunia mereka sendiri. Joochan masih aja asyik mengekplorasi rongga mulut serta menikmati bibir Donghyun. Sedangkan laki-laki mungil nan manis itu begitu menikmati perlakuan Joochan. Bahkan kini posisi Donghyun sudah berada dipangkuan Joochan dengan kedua tangan yang memeluk leher si dominan.
Hingga,
"YA! JIBEOM HYUNG, JAEHYUN HYUNG! KALAU MAU BERBUAT TINDAKAN ASUSILA DI KAMAR SAJA!"
Suara teriakan Bomin berhasil membuat Donghyun menjauhkan wajahnya, lalu membenamkan wajahnya di bahu Joochan. Laki-laki mungil itu menyembunyikan wajahnya yang memerah karena berciuman tadi dengan Joochan. Dan berhasil membuat Joochan terkekeh pelan sembari mengeratkan pelukannya pada Donghyun.
Donghyun begitu menggemaskan jika sedang malu seperti ini. Ah rasanya Joochan ingin mencium Donghyun lagi.
~~~~~
Udh lama banget ya ga kuupdate hehehehehe :'D
Mood nulisku ilang :(( padahal moment dongchan bertebaran mana ide juga dateng terus tiap liat momen dongchan tapi mood nulisnya ilang :((
Tadinya aku mau post dongchan yg ini setelah selesein satu drabble lagi, tapi berhubung aku lagi seneng selca beombeong akhirnya muncul kepermukaan setelah sekian purnama aku post deh dongchan nyaaa ehehehehehe :D
Okee sampe ketemu di drabble couple selanjutnyaaa~~~
Tenang drabble nya dongchan banyak kok yang lagi kukerjain
See you~

KAMU SEDANG MEMBACA
Moment [Golden Child]
FanfictionKumpulan drabble kapal Golden Child. Karena ff mereka sedikit di dunia oren ini jadi aku bikin deh hehehe :D Kayaknya bakal lebih banyak Dongchan/Chandong karena mereka gemoi banget (╥﹏╥) Warning bxb Typo