Aku menjadi emosional dan mulai mengurung diri di dalam kamar, itu adalah caraku melindungi hatiku dari sakit akibat kata yang mereka lontarkan.
Meskipun aku dapat mengerti bahwa mereka tidak bermaksud menyakiti melainkan untuk membuatku menjadi orang yang lebih baik, tetap saja... aku tidak bisa mengabaikannya.
Sampai akhirnya aku tidak memiliki keberanian untuk melihat wajahnya, atau siapa pun.
Kemudian tanpa sadar aku jadi menghindari semua orang. keluar ketika kurasakan suasana sepi, lalu masuk lagi seolah aku tidak pernah hadir.
Aku jadi bertanya-tanya.
"Apakah aku akan tetap menjadi seperti ini? soseorang yang terus bersembunyi?"
Aku ingin merubah kebiasaan itu, tapi tidak. Aku sadar aku terus mengulang kebiasaan itu.
selama 3 tahun lamanya, terus terulang.***
Senang rasanya bisa menulis ini
^_^

KAMU SEDANG MEMBACA
٩(●˙-˙●)۶
Historia CortaJangan baca!! (¬_¬) . . . . . . . . . . . . . . . . Pokoknya jangan!! Σ(っ゚Д゚;)っ . . . . . . . . . . . Tulisan ini gk layak d konsumsi!! (。ŏ_ŏ) . . . . . . Beneran!!!!! (¯口¯) . . . . . . . . . . . . ●_●