𝒘𝒆 𝒏𝒆𝒗𝒆𝒓 𝒉𝒂𝒔 𝒆𝒙𝒑𝒆𝒄𝒕𝒂𝒕𝒊𝒐𝒏, 𝒕𝒉𝒂𝒕 𝒍𝒐𝒗𝒆 𝒄𝒂𝒏 𝒉𝒖𝒓𝒕 𝒍𝒊𝒌𝒆 𝒕𝒉𝒊𝒔
'bagaimana cara mengatakan kalau aku menyukainya?' -Yn
'gadis itu! aku akan mendapatkannya!' -Jimin
'apa aku mulai menyukainya?' -Yoongi
cerita ini me...
Jimin mengerjap kerjapkan matanya setelah mendengar suara Yn yang menyuruhnya untuk segera bangun dari tidurnya.
'hm' jawab Jimin dengan suara berat khas bangun tidur
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'kau sekolah tidak'
'sepertinya aku izin hari ini'
'yasudah' ucap Yn memutar balik tubuhnya untuk keluar dari kamar tamu itu.
tapi Jimin menarik tubuh gadis ini hingga terjatuh ke kasur.
'ehmm' gumam Jimin sambil memeluk tubuh Yn yang kini terbaring di sebelahnya.
'Jimin lepaskan tanganmu ish!' berontak Yn tapi otot Jimin lebih kuat daripada tenaga Yn.
'sstt'
'beraninya dia menyuruhku diam' batin Yn
'Jim! lepas! nanti eomma appa melihatnya'
'aku akan bertanggung jawab kalau kau kena marah, tenang saja'
Yn membuang nafasnya secara kasar. Dia sudah tidak tau harus dengan cara apa lagi menghadapi buaya di depannya ini.
'Yn..' panggil Jimin
'hmm' jawab Yn dengan malas
'kau masih menyukai Yoongi?'
'kau pasti sudah mengetahui jawabannya, untuk apa bertanya' tukas Yn
'apa yang kau sukai darinya? bukankah aku lebih baik dari Yoongi' ucap Jimin
Yn yang mendengar itu tersenyum kecut.
'Yoongi tidak pernah sembarangan menyentuh wanita, dia selalu berkata sopan walaupun sifatnya sangat dingin pada siapapun. sedangkan kau? lihat apa yang kau lakukan sekarang padaku'
'ck, kau belum tau siapa dia' ucap Jimin sambil melepas pelukannya pada Yn.
Yn melirik ke arah Jimin. 'memangnya kau tau?'
Jimin langsung bangun dari tidurnya dan duduk tanpa menjawab pertanyaan Yn. ia mengambil ponselnya dan menelfon Taehyung.
'Tae, tolong bilang pada pelatih aku tidak bisa latihan hari ini'
'Yak aku sedang bertanya padamu' ucap Yn kesal karena Jimin mengabaikannya.
Jimin kembali menaruh ponselnya dan melanjutkan tidurnya namun kini membelakangi Yn.
'Jimin!'
'pergilah, kau harus berangkat sekolah. aku akan pulang kerumahku setelah kau berangkat' ucap Jimin