"Jaga bicaramu itu!!"
"Aku melihat nya ! kau orang yang berpendidikan tinggi, tapi kenapa sikapmu tidak mencerminkan itu semua?"Sebuah tamparan mendarat di pipi Lisa
"Kenapa ibu nya Jennie? Dia sudah mempunyai suami dan Jennie itu teman dekat ku !!"
"Uang adalah segalanya"
"Cihhh !! Kenapa aku harus hidup denganmu !! Padahal yang ku inginkan adalah ibuku""Dasar anak kurang ajar!!" Lisa ditampar lagi, kali ini tamparan nya begitu keras sehingga Lisa terjatuh dan kepala nya mengenai sebuah guci.
"Sudah ku peringati, jika kau sampai menikah lagi, aku akan mengakhiri hidupku!!" Lisa berteriak dengan menahan darah dari kepalanya yang terluka
Ayah Lisa memanggil seorang pelayan
"Bawa anak ini masuk ke dalam kamar
"Baik tuan" pelayan mencoba membantu Lisa untuk bangun"Aku menyukai kejutan dan hadiah yang kau berikan pada ku tuan manoban!!"
Pagi hari di sekolah..
"Aku tidak sabar untuk menemui Lisa, dia tidak membalas pesan dariku, dia pasti marah padaku"
Aku tidak melihat Lisa diantara rose dan jisoo
"Dimana Lisa?" Aku bertanya pada rose dan jisoo
Mereka saling menatap
"Lisa? Dia sak.."
"Dia bilang, dia harus melakukan sesuatu yang sangat penting, iya kan jisoo" rose menyela omongan jisoo"Hah?" Jisoo terlihat bingung
"Dia mengirim pesan padaku katanya dia tidak akan pergi sekolah"
"Dia mengirim pesan padamu? Lalu kenapa dia tidak membalas pesanku.."
"Mana aku tahu"Jisoo menarik rose dan dia membawanya ke luar kelas
"Apa sih jisoo? Sakit tau"
"Sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan? Aku mendengar dan melihat semuanya, kau dan ayah Lisa semalam""Itu bukan urusanmu"
"Kasihan Lisa, dia sudah kehilangan ibunya dan sekarang kau menciptakan jarak antara dia dengan ayahnya, dan kau pun membuat fitnah besar"
"Kau tidak tahu apa masalahnya, jadi diam saja, okey?""Lisa sedang dirawat di rumah sakit dan pikirannya pasti kalut memikirkan tentang semalam, aku akan pergi untuk memberitahu semua nya"
"Jika kau melakukan itu, aku akan membeberkan rahasia mu pada semua orang""Apa maksudmu?"
"Kau tidak cukup kaya untuk bergaul dengan kami, dan kau perlu ingat bahwa aku yang sudah membantu mu untuk bisa bersekolah disini ! Aku tidak membeberkan rahasia mu selama ini karena kau sudah seperti sodara ku sendiri, kita berteman dari kecil, jika bukan karena itu.. aku tidak sudi berteman denganmu!! Jadi diam dan tutup mulutmu itu, bayangkan bagaimana jadinya jika semua orang mengetahui rahasia mu? Akan seperti apa nasibmu nanti? Silahkan saja pergi beritahu semuanya pada Lisa"
Rose dan jisoo kembali ke dalam kelas
"Mereka sudah kembali, apa yang mereka bicarakan ya"
"Kau bertanya padaku? Mana aku tahu, aku kan sedang bersamamu disini" jawab Irene
"Sepertinya mereka merahasiakan sesuatu dariku"
"Aku bingung harus menjawab apa"Ponselku berdering, dan itu telpon dari rumah.
"Hallo non, barusan ada telpon dari nyonya, tapi bukan nyonya yang bicara" kata pelayanku
"Apa maksud bibi? Aku bingung"
"Katanya nyonya kecelakaan"
"Apa? Kenapa bisa? Sekarang mama dimana? Cepat katakan!!"Bibi menyebutkan alamat rumah sakit
"Ada apa Jennie?" Irene bertanya
"Orang tua ku mengalami kecelakaan, aku harus ke rumah sakit sekarang"
"Astaga, apa aku harus pergi bersama mu?"
"Tidak perlu, aku akan pergi sekarang"
"Baiklah, hati-hati Jennie"Aku pergi keluar kelas dengan panik, rose mengikuti ku lalu dia memanggil namaku
"Jennie tunggu !!"
"Aku tidak punya waktu untuk berdebat denganmu"
"Kau akan pergi ke rumah sakit kan? Ibumu kecelakaan?"Aku menatap rose dengan heran
"Bagaimana kau bisa tahu?"
"Itu ulah Lisa"
"Aku tidak akan percaya omong kosong mu itu"
"Lihat ini" rose memperlihatkan isi pesan dari Lisa( Aku sangat membenci ibu nya jennie)
"Aku merasa kasihan padamu, sudah kubilang kan untuk jauhi Lisa, itu bukan karena aku iri padamu melainkan aku sudah tahu bagaimana Lisa, dia berdarah dingin, amarah di dalam dirinya tidak akan pernah padam"
"Maksudmu Lisa akan tega mencelakai ibu ku begitu?"
"Ibumu mengalami kecelakaan dan Lisa tidak ada disini kan? Dia bilang padaku bahwa dia mencurigai ayahnya ada hubungan dengan ibumu, dia mengira jika ibumu dan kau akan menguras harta nya"
"Tapi rose, aku tidak percaya padamu""Itu terserah mu, yang jelas isi pesan tadi sudah merupakan salah satu bukti, kau bisa cek saja ke rumahnya apa dia ada disana? Dia keluar menggunakan mobil berwarna biru"
Aku pergi untuk segera menemui mama di rumah sakit.
Saat di perjalanan aku memikirkan dua hal, pertama tentang ibuku dan kedua tentang lisa.
"Apa benar lisa berpikir jika aku akan menguras hartanya dan apa benar dia yang telah mencelakai mama, jika benar aku tidak akan bisa memaafkan mu Lisa"
Saat aku sampai di rumah sakit, aku bergegas menuju ruangan dimana mama di rawat.
"Mama? Mama baik-baik saja kan? Apa luka nya parah?"
"Tidak sayang, kepala mama hanya terbentur setir mobil saja"
"Kenapa mama bisa ceroboh seperti ini"
"Seseorang menabrak mobil mama dari belakang, dia pergi tanpa bertanggung jawab"Aku langsung memikirkan apa yang rose katakan tentang mobil Lisa.
"Apa mama melihat orang nya? Dan.. mobil itu berwarna apa?"
"Mama tidak bisa melihat wajahnya karena kaca mobilnya gelap, tapi warna mobilnya mama masih ingat, mobilnya berwarna biru"Air mataku menetes begitu saja membayangkan Lisa benar-benar mencelakai ibuku
"Kau menangis nak? Mama baik-baik saja kok"
"Aku akan pergi ke toilet dulu mam"Ketika di toilet aku menangis sejadi-jadinya, aku tidak habis pikir Lisa bisa melakukan hal sekeji itu pada orang tua ku.
Aku menyayanginya tanpa alasan, sama sekali tidak terlintas di pikiran ku untuk menguras hartanya, bahkan aku sudah pernah mengatakan padanya.
Ternyata sifat baiknya itu hanya palsu, dia berpura-pura baik padaku.
Sementara itu..
Rose pergi untuk menemui Lisa di rumah sakit
"Bagaimana keadaanmu?"
"Sudah membaik"
"Aku sudah memberitahu Jennie, kau pasti akan terkejut mendengar jawaban apa yang dia katakan"
"Bagaimana? Kau menjelaskan nya dengan baik-baik kan?"
"Tentu saja""Lalu bagaimana reaksinya? Dia pasti sangat kecewa kan?"
"Kau seharusnya tidak percaya dengan orang asing Lisa"
"Maksudmu apa? Jangan berbelit-belit, langsung saja pada intinya""Dia sudah tahu semuanya, dia tahu jika ibunya ada hubungan dengan ayahmu, dia gila harta Lisa, kau harus tahu itu"
"Apa?! Waktu itu aku pernah bertanya tentang tujuan nya mendekati ku, aku sempat menuduhnya tentang uang, tapi dia marah dan mengelak nya""Logika nya seperti ini, dia kan orang asing disini.. kenapa dia bersikeras untuk ingin dekat denganmu? Bahkan dia sudah mengetahui kalau kau orang yang keras, kau juga sering menyakiti nya, dan satu hal lagi..dia itu anak dari rekan bisnis ayahmu, apa kau tidak mencurigai nya?"
"Tidak.. tidak mungkin Jennie seperti itu"
"Ini kenyataan nya Lisa, kau telah di tipu"
"Aku akan memastikan sendiri, aku akan menemui nya nanti setelah aku keluar dari rumah sakit"Aku akan menemui Lisa, jika dia tidak ada di rumahnya berarti yang di katakan rose itu benar.
Aku melihat sekilas mobil yang biasa lisa pakai ada di garasi nya, aku pun langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa menekan bel terlebih dahulu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Because Of You
Romanceaku tidak perlu mendeskripsikan bagaimana inti dari cerita ini, kalian akan mengetahui nya jika kalian sudah membaca nya.