Raini terbangun dari tidurnya, dia merasa ada sesuatu melingkar di perut gadis itu. Matanya melihat ada tangan kekar di tubuhnya.
Sontak Raini kaget dan langsung melepaskan pelukan itu. Gadis itu kebingungan dia di mana dan lelaki yg ada di sebelahnya itu siapa
Raini teringat kalo dia sedang berada di rumah Tiger sekarang, dan lelaki itu Tiger , Raini tertawa pelan mengapa dia bisa lupa.
*****
Tiger membuka matanya perlahan, dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar itu dan gadis itu telah hilang apakah dia kabur .
Oh tidak mungkin, bagaimana jika gadis itu menghubungi polisi dan membongkar rahasia Tiger.kenapa Tiger begitu percaya gadis yg baru di temuinya itu???.
Tidak ada pilihan lain Tiger harus membunuhnya, walaupun dia tidak ingin melakukan itu pada gadis polos itu.
Tiger mengacak rambutnya dan berteriak "akhhh knpa gue bodoh banget sih".
rain keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk di tubuh nya kebingungan melihat Tiger seperti sedang ada masalah .
"Tiger lu knpa"tanya Rain yg baru selesai mandi.
"Lu masih di sini"tanya Tiger keheranan "lah emang kamu fikir aku kemana"jawab rain "lah ko jadi aku kamu"batin rain.
"Gue kira lu kabur "sautnya lelaki brewokan itu cuek .
"Gue abis mandi Tiger"jawabnya "yaudah cepet pake baju hari ini Kita akan beraksi "perintah Tiger .
"BERAKSI " teriak gadis polos itu "ini bukan konser kotak ya "saut lelaki itu lalu meninggalkan Rain .
Namun rain menahannya "tunggu , emm gue GK punya baju "lirihnya "ikut gue "perintahnya.
Tiger membawa Rain ke kamar sebelah , di sama terlihat seperti kamar seorang gadis .
"Ambil aja di lemari itu cepat, setelah itu kita sarapan"sautnya lalu pergi .
Rain tersenyum lalu membuka lemari berukuran besar itu , di dalamnya terdapat banyak baju perempuan, apakah di rumah ini ada orang lain selain Tiger dan beberapa pembantu nya itu.
Apa mungkin ini kamar pembantu, ah tidak mungkin .
Tak ambil pusing rain langsung memakai pakaian yang dirasa pas untuknya , dari sekian banyak baju yg bagus rain hanya memilih kaos hitam dan celana jeans hitam panjang.
Tak lupa rain memakai BH yg ia temukan di lemari itu meski agak kebesaran .
Rain menuju tempat dimana Tiger sedang duduk dan menyantap makanan nya, tanpa menunggu rain.
****
"Duduk"perintah Tiger "iya"jawab rain ."makan yg banyak"perintahnya dengan nada cuek.
Tidak ada pembicaraan lagi , mereka sama-sama fokus dengan makanannya , Tiger sesekali melirik ke arah Rain yg sedang menikmati makanan nya.
Apakah dia tidak makan satu bulan ??lahap sekali makanya , pertanyaan itu muncul di pikirannya tanpa berniat menanyakannya .
Sesi makan pun telah selesai Tiger langsung menarik tangan gadis yg sedang menepuk nepuk perutnya karna kekenyangan.
"Mau kemana??"tanya gadis itu yg masih duduk di tempatnya. "Ngebunuh orang "jawabnya singkat .
"Jangan kenceng" nanti pembantu kamu denger"saut gadis itu dengan sigap menutup mulut Tiger .
Tiger melepaskan tangan itu dari mulutnya "mereka udah tau "jawabnya "apa??"teriak rain membuat kuping Tiger pengang. "Pelan-pelan bisa GK "saut Tiger .rain hanya tersenyum lalu menggaruk tengkuk kepalanya seperti orang bodoh.

KAMU SEDANG MEMBACA
theory of life : murder mystery
RandomRAINIE gadis cantik berusia 7 tahun ini sedang menangis di balkon rumahnya meratapi kepergian sang bunda untuk selamanya. Wanita cantik menghampiri nya lalu memeluknya "jangan nangis kan masih ada bunda Sera "sautnya. Dia adalah Sera sekertaris ayah...