✌Pembuktian Jung-Eun

4 1 0
                                    

Anyooong yeorobunie...

Wah malem minggu nih.

Eh, malem minggu itu apa ya? Sejenis kripik singkong? Kok baru denger ya.

Syudala ga ada malming malmingan bagikuh. Semua malem sama aja.

Bintangnya euy, jan lupa~

Foto kemarin pas Seojin stress diajak ke mall sama Jung-Hoon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Foto kemarin pas Seojin stress diajak ke mall sama Jung-Hoon.

"Aku ingin sedekat ini, Seojin. Sebentar saja."

Ucapan Jung-Hoon semalam terus terulang di pikirannya.

Meski ia sudah melakukan berbagai cara alternatif untuk melupakan perkataan Jung-Hoon dengan maraton drama, tidur, makan, mandi, bernafas, dan berkedip. Tapi tetap saja susah.

Bahkan sekarang ini Seojin yang baru turun dari mobil Jung-Hoon langsung berlari meninggalkannya.

"Oy, gila! Ponselmu!"

Seojin sudah berlari jauh kedalam sehingga tidak mendengar Jung-Hoon.

"Dasar. Hhh, merepotkan saja."gumam Jung-Hoon sambil membolak-balikkan ponsel Seojin.

Lift lift lift. Kau dimana? Kenapa jauh sekali-

Brakk

Seojin menabrak seseorang ketika berbelok di pertigaan koridor.

"Ahh, maaf. Aku sedang terburu-buru."

"Seojin?"

Merasa namanya terpanggil, ia yang tadinya meminta maaf sambil membungkuk itu mendongakkan kepalanya.

"Eh, Hera."

"Seojin! Aku sudah lama mencarimu."

"Oh benarkah?"

"Tentu. Sejak makan malam itu aku sudah tidak pernah bicara denganmu lagi, kan?"

"Hehhe iya juga. Apa lagi kau ini kan seorang aktris, jadinya kita semakin jarang bertemu dan berkomunikasi. Sedangkan aku tidak begitu sibuk jika tidak syuting."

"Oh ya, kalau kau tidak keberatan, bolehkah aku berkunjung ke rumahmu?"

Nah. Ini yang aku takutkan.

Specially FansTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang