2# Break

350 32 0
                                    

Akashi Masaomi tidak bisa membuat berita orang hilang, karena Akashi Seijuuro pergi atas kemauannya sendiri, apa lagi berdasarkan hukum,

Misalkan di siarkan melalui berita mengenai Akashi Seijuuro yang hilang pun, hanya akan menambah masalah bagi Masaomi dan berbabaha untuk Seijuuro,

Bisa saja saingan bisnis Akashi Masaomi mendengar hal itu dan memanfaatkan moment ini untuk menculik Seijuuro demi menghancurkan perusahaan Akashi Corp,

Atau masyarakat mulai membicarakan kemiripan anak tiri dengan dirinya, maka akan terungkap rahasia besar kalau sebenarnya anak tiri nya ini merupakan anak kandungnya yang selama ini bahkan tidak di ketahui oleh Masaomi, dan baru di ketahui beberapa waktu lalu setelah Shiori menjelaskan semua padanya.

Dan itu tentu akan merugikan keluarga barunya ini.

.

.

.

Di tempat lain Akashi yang berpakaian rapih dan memasuki ruang kampus. Dia melalui kelas demi kelas tanpa kesulitan sama sekali,

Semua baju, alat tulis, buku kuliah, di belikan oleh Kuroko, padahal Akashi sudah menolak karena sebenarnya dia masih memiliki uang yang baru dia tarik dari ATM kemarin,

Akashi terlalu bosan dengan mata kuliah di Todai ini, namun dia begitu antusias saat jam menunjukkan pukul 5 sore,

Karena ini jam dia akan menjemput Kuroko di kantor penerbit Seirin yang hanya berada beberapa blok dari Todai,

Namun begitu dia berjalan ke luar kampus, Akashi Masaomi sudah menunggu di depan mobil hitam mewahnya.

"Sei, bisa kita bicara sebentar?" ucap Masaomi yang tahu cepat atau lambat Seijuuro pasti akan muncul di kampus.

"Wakarimashita, sekarang aku tidak bisa.

Masaomi-san" ucap Seijuuro masih belum mau memanggil Akashi Masaomi sebagai 'Tou-san'.

"Wakatta, besok pagi aku akan mengirim alamat kafe dekat kampus ini,

Mari kita bicara, Sei.

Ini bukan hanya masalah aku dan kamu, tetapi Shiori juga,

Kau sudah dewasa, tentu kau mengerti apa maksudku, hmp?

Jadi jangan mengecewakan ku, lebih dari ini" ucap Masaomi, Sei menatap Masaomi tajam lalu berlalu dengan tatapan acuh.

.

.

.

Tak memakan waktu lama Sei sampai di depan kantor dengan wajah serius tentu mengundang perhatian para gadis gadis sekolah maupun wanita wanita dewasa lainnya.

"Permisi~

Kalo boleh,

Bisa kami minta nomer smartphone anda?" ucap sekelompok gadis SMA yang tampak begitu tertarik dengan ketampanan Akashi Seijuuro.

"Hmp, maaf ya~

Tapi aku sudah menikah" ucap Akashi tersenyum sombong menunjukkan jari manisnya dimana terdapat cincin yang bersemat indah.

"Ehhhh~" para anak SMA itu kecewa dan meninggalkan Akashi,

10 menit kemudian Kuroko akhirnya keluar dari kantor,

"Maaf, Akashi-kun,

Apa kamu menunggu lama?

Huft" ucap Kuroko dengan wajah tanpa ekspresinya, padahal dia berlari ke luar.

Sugar DADDY Household FATHERTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang