❄' 𝙻𝚒𝚋𝚞𝚛𝚊𝚗.³

222 16 4
                                    

༺𝐻𝒶𝓅𝓅𝓎 ❆ 𝑅𝑒𝒶𝒹𝒾𝓃𝑔༻

Note :

- Tulisan Miring : Suara Suara Seperti : suara samar samar, langkah kaki, dan lagu
- Tulisan Miring Cetak Tebal : Suara keras seperti Petir

༺❆༻

"Mama, kakak, Ice takut ...."

Tunggu apa itu Ice, atau hanya perasaanku. Sebaiknya aku segera mengeceknya.

JDUAARR!! DEERRRRRR!!! DEERRRRRR!!!JDUAARR!!

"MAMA!!"

Tunggu Itu seperti teriakan, Ice.

"Ice? ICE?!"

Ternyata benar Ice yang berteriak, karena mama juga menyahut panggilan Ice. Kami semua berusaha dengan cepat mencari sumber suara Ice. Dia tadi kelantai bawah, atau mungkin ia ada dikamarnya sekarang.

Tap Tap Tap Tap!

Brak!!

"Ice?!"

Ia menoleh kearahku, air mata terus bercucuran dari matanya. Aku menghampirinya, "Shsss, diam jangan nangis sini kakak peluk."

"Ma, Ice ada dikamar!" teriakku, Ice masih memelukku dengan sangat erat. "Kak ... Hiks, Ic-e t-takut hiks ..." ucapnya lirih. Ia memperkuat pelukannya padaku. "Shss mama akan segera kemari."

"Ice?! Kamu kenapa, Nak?" tanya Mama panik, dan segera menggendong Ice. "Mama ... Ice, Hiks Ice takut ..." ucapnya digendongan Mama. "Shsss tenang ada Mama disini."

Mama menaruh Ice diranjang, lalu memakaikan selimut padanya. "Rain Rain go away come again another day, Little Ice want to Sleep Rain Rain Go away." Alunan nada yang Mama nyanyikan terdengar tidak asing bagiku. Ah iya aku ingat sekarang, lagu itu adalah lagu seperti yang Mama nyanyikan saat aku ingin pergi bermain tapi saat itu hujan sedang turun.

"Shss Ice jangan takut, hujannya akan segera reda," ucap mama sambil mengelus-elus Ice. "Benelan ma?" tanya Ice ragu. "Lagu tadi mama nyanyikan untuk mengusir hujan."

"Lagu tadi?" tanya Ice, mama mengangguk . "Iyaa, nanti kalau hujan dengar itu langsung pergi."

Betul juga, dulu hujannya langsung reda, walau jangka waktunya sedikit lama. Ice mengangguk angguk. "Owh, lein lein go way come agen another day, Lil Icy ant to Sleep lein lein Go way!"

༺❆༻

Akhirnya tiba saatnya liburan, betapa gembiranya aku. Setelah berjuang mengerjakan ujian akhir semester akhirnya terbayar dengan liburan. "Mama apa kita akan ke rumah kakek nenek?" tanya Ice. "Iya Ice, besok kita berangkat kerumah nenek," jawab mama.

"Yeyy! ke kakek, nenek!" girangnya. Dia membuatnya seolah-olah kami lama tidak mengunjungi kakek dan nenek. Padahal setiap dua minggu sekali kami selalu mengunjungi mereka, jika kami tidak bisa kesana maka mereka yang akan kemari.

Tunggu dulu, sepertinya ada yang aku lupakan. Ah benar juga, ini terlalu mendadak, karena biasanya apabila kami sekeluarga akan mengunjungi kakek, paling tidak akan diberitahu dua hari sebelum kesana. "Eh ke rumah kakek? Kenapa tiba tiba?"

"Entahlah papa kalian yang ngajak," jawab Mama sambil mengganti chanel televisi dari acara kartun berubah jadi acara masak-masak.

Aku hanya mengangguk angguk, Ice sibuk dengan bonekanya dan mama mencatat resep masakan yang ditayangkan di televisi. Ini artinya, aku bisa menghabiskan waktu liburanku disana, Ini pasti menyenangkan.

❄✧.*𝔇𝔯𝔢𝔞𝔪 .*✧❄Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang