Happy Reading ❤️
Jangan lupa vote dan komen
"Menjadi FIGURAN di waktu yang TEPAT."
✨✨✨✨
"Hiks tidak jangan lakukan itu,"
"Maafkan aku sayang, ini yang terbaik untuk anak kita," Marsel merangkul Anggun yang terus menangis.
"Arsen ikuti Papi ya," ujar Marsel yang masih menggenggam tangan Arsen.
"Raina Arsen pamit ya, Arsen akan selalu sayang Rara." ucap Arsen yang juga menggenggam tangan Raina.
"Hiks Arsen,"
"Laa ilaaha," Marsel menutup matanya dan merasakan Arsen yang menggenggam tangannya dengan sangat erat.
"La-a il-aa-ha," ikut Arsen dengan sekuat tenaga.
"TIDAK HIKS ARSEN," teriak Raina memeluk Arsen.
"Hiks Raina sayang," panggil Cantika yang baru saja datang bersama Derlan dan Dirga
"Mama tolong Arsen hiks," adu Raina pada Cantika.
"Illa Allah," lanjut Marsel yang benar-benar menangis sambil memeluk Anggun dan Arsen.
"I-lla A-l-lah,"
Tittttt
Deg
"Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun, tepat di jam 20.30 tanggal 9 Agustus 2021 saudara Arsenio Falano Pradinata telah kembali kepada sang pencipta."
"ARSEN!!!" teriak semua orang mendengar mesin monitor berbunyi nyaring.
"MAS ANAK KU HIKS, TIDAK ARSEN JANGAN SEPERTI ITU PADA MAMI HIKS!!" Anggun menangis sejadi-jadinya.
"Hiks biarkan anak kita tidur sayang, Arsen sudah tidak merasakan sakit lagi sayang," Marsel memeluk Anggun dengan erat.
"Selamat tidur jagoan Papi, terima kasih sudah mau berjuang sayang," ucap Marsel lalu mencium kening Arsen.
"HIKS MAMA BAGAIMANA INI, BANGUNKAN ARSEN MA HIKS!"
"ARSEN HIKS BANGUN SEN!" Raina mengguncangkan bahu Arsen dan memukuli dada Arsen berharap ada keajaiban yang membuat Arsen bangun.
"Raina tenang sayang hiks,"
"Biarkan Arsen tidur hiks," Cantika menarik Raina agar Raina tidak memukuli Arsen lagi.
"ARSEN RARA MOHON BANGUN!!"
"RARA INGIN IKUT DENGAN ARSEN HIKS, BAGAIMANA RARA BISA HIDUP SETELAH ARSEN PERGI HIKS."
"ARSEN BANGUN RARA SAYANG ARSEN,"
BRUK
Raina pingsan di pelukan Cantika.
"Raina bangun sayang, mas Raina pingsan," adu Cantika pada Derlan, dan memberikan Raina pada Derlan.
Cantika berjalan mendekati Anggun.
"Hiks Anggun yang sabar ya hiks,"
Grep
Anggun memeluk Cantika dengan erat dan menumpahkan air matanya pada bahu Cantika.
"Anak ku hiks,"
"Kamu harus kuat Anggun, mulai sekarang anggap lah Raina sebagai anak kandung mu, mulai sekarang Dirga juga akan menjadi anak mu hiks, kita akan membesarkan anak kita bersama-sama ya hiks." ucap Cantika yang berusaha menenangkan Anggun.
"Selamat tidur Arsenio Falano Pradinata. luka mu, sakit yang kau derita tidak akan menggangu mu lagi. Kami semua akan selalu menyayangimu. Kepergian mu hari ini membuat banyak orang terluka dan meneteskan air mata tiada henti. Kau hebat Arsen, kau mampu menahan sakit selama bertahun-tahun hanya demi orang-orang yang kau sayangi. Namun takdir berkata lain dengan semua perjuangan yang kau lakukan, waktumu telah habis dan kau harus melanjutkan kehidupanmu di alam selanjutnya."
"Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya, peran mu memberikan ku banyak pelajaran bahwa diri ini tidak boleh egois untuk mencintai seseorang dengan begitu dalam, kau menyerah bukan berarti kau kalah, kau menyerah karena kau tahu bahwa kau tidak akan bisa menemaninya untuk menua bersamanya."
"Terima kasih telah memberikan ku banyak pelajaran, akan ada di mana saatnya kita harus berhenti untuk berjuang di kala waktunya telah tiba. Kau berhenti bukan karena kau takut, hanya saja kau berhenti karena waktunya telah tiba. Andai aku memiliki kemampuan untuk sedikit merubah takdir mu, namun ini lah peran mu, menjadi figuran di waktu yang tepat."
"Sekali lagi selamat tinggal, kisah mu tidak akan pernah aku lupakan, dari ku Alasga Putra Orlando yang telah menggantikan peran mu untuk mencintai gadis yang sangat kau cintai."
•
•
•
•
•Isak tangis yang terus terdengar di atas gundukan tanah membuat siapapun yang melihatnya akan ikut menangis.
"Sayang sudah ya jangan terus menangis, Arsen pasti akan sedih melihat kau seperti ini." ucap Marsel yang berusaha tegar.
"Hiks, Mami akan selalu sayang Arsen." Anggun menyandarkan kepalanya di pundak Marsel karena ia merasakan kepalanya yang sakit.
"Ayo kita pulang sayang," ajak Marsel
"Arsen Papi sama Mami pulang dulu ya, semoga Arsen tenang di sana ya nak Papi dan Mami akan sering-sering ke sini jenguk Arsen." pamit Marsel sambil mengangkat tubuh Anggun
"Mami pulang Arsen hiks,"
"Raina sayang, Raina juga harus pulang sayang," ajak Derlan sambil mengusap rambut Raina
"Mama sama Papa pulang saja duluan, Raina masih ingin di sini," tolak Raina yang masih setia menatap gundukan tanah yang ada di depannya.
"Tapi Raina harus istirahat sayang,"
"Mama sama Papa pulang dulu aja, Dirga yang akan jaga Raina."
"Tapi,"
"Mama percaya sama Dirga ya,"
"Baik lah, Papa sama Mama pulang duluan ya sayang," pamit Derlan sambil mencium kepala Raina.
"Arsen om sama tante pulang dulu ya, Arsen yang tenang di sana ya nak," Pamit Derlan juga pada Arsen.
"Ayo sayang,"
"Mama pulang ya sayang, Arsen tante pulang dulu ya."
Setelah itu Derlan dan Cantika pun pulang meninggalkan makan Arsen. Sekarang tinggal Raina dan Dirga yang ada di makan Arsen. Saudara, kakek, nenek dan Sahabat Arsen juga sangat terpukul dengan kepergian Arsen.
"Hiks Arsen," Raina masih saja menangis, sedangkan Dirga juga masih setia menemani Raina di makan Arsen.
"Arsen jahat hiks, kenapa seperti ini Sen? bagaimana sekarang? bagaimana Raina hidup tanpa Arsen."
"Rara ingin ikut dengan Arsen hiks,"
"Sudah cukup kau menangis, apa kau tidak lelah hmm?" tanya Dirga yang mendekati Raina
"Kakak Raina masih mau di sini, kasian Arsen sendirian di sini," kata Raina karena Dirga tiba-tiba menggendongnya.
"Sudah ya, Arsen akan sangat sedih melihat kau seperti ini. Kita pulang sekarang ya nanti kakak temani Ara ke sini lagi." bujuk Dirga
"Hiks, Arsen Rara pulang dulu ya, Arsen yang tenang di sana, Rara sayang Arsen hiks." pamit Raina
"Gue pulang ya Sen, gue cuma mau bilang, lo orang paling hebat yang pernah gue temui," ucap Dirga dalam hati lalu membawa Raina pulang.
****
Jangan lupa vote dan komen
See you next chapter ✋

KAMU SEDANG MEMBACA
My Best Friend Choice [Completed] ✓
Teen FictionSeorang gadis cantik yang memiliki kehidupan super mewah karena kekayaan keluarganya. Namun, semua itu tidak ada artinya ketika sahabat, sekaligus cinta pertamanya pergi. Dan tidak menyangkanya lagi ia akan di jodohkan dengan seseorang yang sudah ia...