3. Kamu benar-benar menyukai nya seperti itu!

950 165 4
                                    

Jisoo datang keesokan harinya dengan sekotak penuh pernak pernik untuk mejanya. Jennie menonton dengan geli saat dia menyiapkan setengah dari mainan dan minifigure sambil bermain dengan setengah lainnya sepertinya itu adalah action figure.

"Apa itu?" Jennie bertanya, menunjuk setumpuk buku komik di sudut.

"Buku manga ku."

"Kamu suka manga?" 

"Ya, apakah ada yang salah dengan itu?"  Jisoo bertanya, melihat ke atas, tangannya bertumpu pada pinggulnya.

"Oh, t-tidak, aku hanya berpikir i-it-" Jennie tergagap.

"Nini, aku bercanda." Jisoo tertawa.

"Heh. Yup, itu bagus."  Kata Jennie, menunduk menatap kakinya, sedikit tersipu karena Jisoo memanggilnya 'Nini'.

"Apakah kamu selalu gagap sebanyak ini?" 

"Sorry, apa?"

"Apakah kamu selalu gagap dan memerah sebanyak ini?" Jisoo bertanya, sedikit geli dengan sifat pemalu Jennie.

"Oh, uh, ya, aku memang seperti ini."

"Aku bisa kuat!"

"Tentu kamu bisa."

"Aku badass." Jennie berkata pelan, hampir seperti dia berusaha meyakinkan dirinya sendiri dan egonya.

"Hai Unnie, kenapa kamu tidak di kantor?" Lisa bertanya, mendekati pasangan itu.

"Aku hanya membantu Jisoo beradaptasi."

"Tapi kamu tidak pernah melakukan itu untuk karyawanmu yang lain."

"Aku tahu, tapi karena dia sekretarisku, aku mungkin harus memeriksa untuk melihat apakah dia membutuhkan bantuan atau tidak." Kata Jennie dengan gigi terkatup, menembakkan belati ke arah Lisa.

Lisa perlahan menangkap sinyal itu, tetapi tidak berhenti sebelum memutuskan untuk bersenang-senang sedikit lebih lama.

"Tapi Unnie, kamu tidak membantu sekretaris sebelum Jisoo." Lisa diam-diam tertawa melihat Jennie tegang.

"Apakah Jisoo benar-benar spesial?" Lisa menggoda, melihat Jennie perlahan menjadi semakin malu.

"Ani, hanya saja-"

"Tentu saja aku se-spesial itu!" Jisoo menyela, membuat dia dan Lisa tertawa terbahak-bahak. 

Jennie hanya menghela nafas melihat mereka dan kembali ke kantornya, segera diikuti oleh Lisa yang masih tertawa histeris. Lisa menutup pintu di belakangnya dan berbalik menghadap Jennie yang tidak terlihat geli.

"Oh Unnie, kamu seharusnya melihat wajahmu." Lisa berkata di sela-sela tawa. 

"Lalisa! Itu tidak lucu!"

"Oh, aku yakin tidak apa-apa, Jisoo mungkin tidak peduli."

"But i do!" Lisa merasakan seringai tersungging di bibirnya. 

"Ooooh Jennie Unnie naksir!!! Jangan khawatir, aku akan merahasiakannya."

"Aku tidak naksir!" Ucap Jennie membela diri. 

"Siapa pun yang memiliki mata bisa melihat bahwa kamu menyukai JIsoo. Kamu sangat transparan." Lisa berkata, tanpa basa-basi. 

"Aku tidak suka dia seperti itu! Ditambah lagi, dia punya pacar." Jennie mengempis di bagian terakhir, dia tidak suka fakta bahwa Jisoo punya pacar.

"Kamu benar-benar menyukainya seperti itu Aku baru saja melihat dengan kedua mataku sendiri betapa kecewanya kamu ketika kamu mengatakan dia punya pacar. Kamu bisa lari dari kebenaran Jennie Kim, tapi kamu tidak bisa bersembunyi selamanya!" Lisa berkata, dengan penuh kemenangan berjalan keluar dari kantor Jennie. 

🌼

Setelah Lisa meninggalkan kantor Jennie, dia menerima pesan dari Chaeyoung.

Setelah Lisa meninggalkan kantor Jennie, dia menerima pesan dari Chaeyoung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lisa dan Chaeyoung telah mengirim pesan selama beberapa hari sekarang, tapi Lisa masih tidak tahu kenapa Chaeyoung ada di Australia, dan dia tidak ingin bertanya karena takut itu terlalu pribadi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Lisa dan Chaeyoung telah mengirim pesan selama beberapa hari sekarang, tapi Lisa masih tidak tahu kenapa Chaeyoung ada di Australia, dan dia tidak ingin bertanya karena takut itu terlalu pribadi. Lisa berdiri menatap ponselnya sebentar, sebelum dibangunkan oleh suara Jisoo.

"Lisa! Apa kamu baik-baik saja?  mengerutkan kening ke ponselmu sejak tadi." Kata Jisoo.

"Oh ya. Aku baik-baik saja." hanya itu yang bisa Lisa keluarkan dari tenggorokannya. 

Jisoo hanya mengangguk dan kembali ke pekerjaannya, jelas tidak berusaha mendorong gadis itu lebih jauh.

"Katakan saja padaku jika kamu butuh sesuatu, oke? Aku selalu di sini jika kamu membutuhkan seseorang."

"Terima kasih Jisoo. Kamu baik." Lisa tersenyum.

TBC

Short part for today..

So, how's your day readernim?

Hari ini bener-bener buruk banget. mulai dari dunia rl sampe fangirl bener2 jelek.

dari tugas sekolah, kita sbg blink yg lagi diem di senggol fandom lain, jisoo yg ga di treat sama adidas dengan baik sampe masalah nya lucas. that's make me hurts and tired:(

untung ada nini yang update weverse hari ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

untung ada nini yang update weverse hari ini. ilysm❤️

Cherry Blossom ; JensooTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang