04 (01/September/2021)

180 29 0
                                    

Bright saat ini sedang meresapi bibir dari seorang wanita cantik yaitu junior nya sendiri di kampus ini, namun saat dia ingin pada bagian intinya ia mendengar suara seseorang berteriak.

"ASTAGA SENIOR BRIGHT!!!!!"

"Sial kenapa harus ketahuan pada saat seperti ini," geram Bright dan wanita tersebut yang mendengar suara Boun di segerah menjauh dari Bright dan memumut kembali pakaiannya yang jatuh dan tergeletak di lantai.

Bright pun merapihkan pakaianya kembali seperti semula sebelum keluar dari ruangan tersebut dan bertemu Win dan Boun.

Bright dan wanita itu pun berjalan ke pintu gudang dengan Bright di depannya
Ia pun menggenggam gagang pintu tersebut namun perasaannya kenapa terselip keresahan saat ia ingin bertemu Win?

Ckelek

Pintu gudang tersebut pun berbuka dan di sambut lah di sana dengan dua seorang pria yaitu juniornya sendiri yang satu Win sedang menyimpan tangannya kedalam saku celananya sambil bersender pada dinding dan di sana juga ada Boun yang melihatnya dengan pandangan terkejut.

"Se... senior Bright apa itu benar kah kau?" Tanya Boun memastikan

"Hemmm."

"Astaga tak...takusangka aku sangat terkejut," lalu tangan Boun pun mengarahkannya ke arah dadanya untuk merilekskan detak jantungnya karena apa yang ia liat tadi.

"Kenapa kau terkejut Boun seorang seperti itu pun pastih sudah banyak,
Dari luar sih mereka sangat bagus untuk menjadi contoh oleh mahasiswa lainya tapi sayang di balik apa yang kita lihat ternyata dia sama bajinganya dengan brandalan lainya hahah."

Setelah itu Win pun pergi meninggalkan tiga orang tersebut di depan pintu gudang tersebut sedangkan Boun masih diam terpaku di tempatnya sampai terdengar suara teriakan Win dari balik dinding pembatas menuju ruangan gudang.

"ASTAGA BOUN LIHAT KEMARI!!!!!"
Teriak Win panik.

Boun pun yang sedari tadi hanya fokus ke arah Bright dan sekarang perahtianya terahlikan oleh suara Win di balik dinding.

Dan Boun pun langsung pergi ke arah suara win tersebut dan di ikuti oleh dua orang di belakangnya yaitu Bright dan gadis tadi.

"AAAAAA....AAAAAA MAYATTT!!"
Teriak gadis tersebut saat melihat
Sebuah mayat wanita di depan Win yang tergeletak dengan payudara yang sudah terpisah dari tubuhnya yang di banjiri oleh darah, dan gadis itu langsung refleks beralih ke pelukan Bright.

"AKHHH BISAKAH KAU TIDAK BERTERIAK ITU SANGAT BERISIK DASAR GADIS BODOH!" Kata Boun marah terhadap gadis tersebut sedang kan Win hanya menatapnya sinis sambil mengorek telinganya yang tadi terkena teriakan kencang dari wanita tersebut.

"Ma...maaf," cicitnya

"Ada apa ini... ASTAGA MAYAT LAGI!!!!"
Teriak penjaga asrama tersebut saat melihat mayat yang berada dalam kekegelapan.

"Ssssttttt...." Bisik Bright yang meletakkan jari telunjuknya kerah bibirnya mengisyaratkan agar penjaga tersebut tetap tenang dan tidak berisik
Lalu Bright meronggoh saku celananya dan mengambil sesuatu.

"Ini uang cash untuk mu jika kurang kau bisa menghubungi ku atau mencari ku, sekarang kau urus mayat ini jangan banyak bertanya karena kami pun tidak tau," kata Bright sambil memberikan penjaga asrama itu dengan lembaran uang tersebut yang lumayan banyak bagi penjaga itu.

"Baik tuan Bright," kata penjaga tersebut lalu memberi hormat kepada Bright.

Setelah melihat kejadian tersebut Win pun pergi dari tempat itu untuk kembali ke kamar asramanya merasa urusanya sudah selesai dan di susulah oleh Boun yang mengikutinya dari belakang karena tertinggal langkah.

Mysterious Magic Gallery Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang