chapter 4

6K 143 1
                                    

*****

Warning konten ini berisi hal-hal yang berbau seksual. Yang belum cukup umur harap menyingkir!
.
.
.
.

Jam tampak menunjukkan pukul 04.30 KST. Tapi seluruh keluarga jung tampak sudah rapi dengan setelan olahraga mereka. Mereka berencana pergi kepantai yang terletak tidak jauh dari rumah Harabeoji mereka. Dan karna letaknya dekat, mereka hanya berjalan kaki sembari menikmati suasana pagi. Hitung-hitung sambil jogging.

"Kalian sudah siap anak-anak?" tanya taeyong antusias.

"Nde" ucap lucas, renjun, mark, dan jeno serempak. Mereka juga tampak antusias karna mereka memang sudah lama tidak pergi kepantai.

Berbanding terbalik dengan saudara-saudaranya haechan dan jaemin malah tampak tidak bersemangat sama sekali. Mungkin karna mereka masih mengantuk.

Haechan dan jaemin memang tidak pernah bisa bangun pagi, terlebih mereka juga kelelahan karna habis melayani nafsu kakak-kakaknya yang seperti tidak ada habisnya itu. Semakin bertambah malas saja mereka.

"Bubu, apa tidak bisa ya pergi ke pantainya ditunda sampai nanti siang? Aku masih mengantuk dan ingin melanjutkan tidurku kembali" rengek haechan.

"Iya bu, acara ke pantainya ditunda saja ya. nana masih mengantuk." tambah jaemin.

"Tidak ada tunda-tundaan. Besok kita sudah harus kembali ke seoul, dan hanya hari ini kita bisa jalan-jalan dan menikmati pemandangan indah dipulau jeju ini, jadi jangan protes atau bubu akan menyuruh daddy kalian untuk mengambil kembali black kard kalian" ancam taeyong.

Jaemin dan haechan yang mendengar ancaman dari taeyong langsung menjadi segar seketika. Mereka berdua tidak ingin mengambil resiko kehilangan black kard mereka.

'Bahaya nih jika bubu marah, bisa-bisa black kard ku hilang' batin haechan dan jaemin was-was.

"Wah aku sudah tidak sabar lagi untuk pergi kepantai, kau juga kan na?" ucap haechan cepat sembari mengkode jaemin untuk mengikuti rencananya.

"Iya, pasti sunrise disana indah sekali. Benarkan chan?" balas jaemin yang mengerti isyarat dari haechan. Sesekali jaemin akan mencuri-curi pandang kearah sang ibu.

"Tentu saja"

"Ayo tunggu apa lagi, mari kita jalan" ucap taeyong penuh semangat.

'Huuh, black kard selamat' batin haechan dan jaemin menghela nafas lega.

.o0o0o.

Seluruh keluarga jung tampak terpesona dengan pemandangan indah yang tersaji dihadapan mereka saat ini.

"Wah daebak! Ini....ini benar-benar pemandangan yang indah sekali. Neomu yeppo" ucap lucas terpesona.

jung family sibling (NC)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang