Sudah berapa lama sejak hari itu, hari dimana kita adalah sepasang kekasih.
Lee chaeyong tak pernah berfikir akan kembalinya pria yang begitu di rindukannya, 5 tahun menghilang bukan lah waktu yang sebentar bagi chaeyong meratapi kebodohannya yang m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Vote nya jangan lupa ◉‿◉ _ . .
Dulunya kita hanya sebatas teman, lalu perlahan hati menimbulkan rasa, sama-sama tidak tahu kapan perasaan itu menjadi tak terbantah, lalu kemudian menghancurkan kepercayaan hati, tanpa ada yang sadar, hati masing-masing telah hancur dengan desakan yang berbeda!
_
Kalian adalah sepasang kekasih, iya kalian, Park Jimin dan Lee Chaeyoung. Kau masih tak percaya semuanya berjalan sejauh ini, sejak masuk sekolah menengah atas di tahun pertama, tiba-tiba saja rasa itu berubah menjadi nyaman.
Kau_Lee Chaeyoung sudah berteman dengan nya sejak di bangku sekolah dasar, namun kau tak pernah merasakan degupan aneh saat bersamanya, hingga hari dimana ia memeluk mu, bukan, lebih tepatnya melindungi mu dari senior-senior yang tengah bertingkah genit pada mu. Ia mengatakan ia adalah kekasihmu di depan kakak tingkat itu, padahal sebagian besar siswa-siswi tengah mengerumuni kalian.
Hanya dalam satu hari, kau dan Jimin menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelajar, bukan hanya gosip baik saja, yang buruk juga tak kalah banyak, bagaimana tidak, Jimin adalah salah satu siswa berparas tampan, yang tak jarang jika seorang gadis mengagumi bahkan menyukai nya
Sejak hari itu atmosfer bernama canggung mulai terbentang di antara kalian. Bukan apanya, kau hanya risih dengan rumor yang menyebar, Seulgi sudah pernah mencoba meluruskannya, namun tak ada yang berubah. Para pengagum Jimin pun tak jarang memberimu tatapan tak suka, tak sampai di situ, beberapa dari mereka pun pernah nekat mengunci mu di perpustakaan, kau hampir saja pingsan di dalam sana jika saja Jimin tak datang menolong mu.
"Aku tak pernah meminta mu menyukai ku, jadi berhentilah bersikap murah!"
Jimin berucap lantang tepat di depan wajah Mina_gadis yang sudah berani mengunci mu di perpustakaan. Mina yang tak terima di permalukan seperti itu mulai menentang argument Jimin
"Dimana letak salahku, aku hanya berusaha menyadarkan Chaeyoung, bahwa dia sangat tak pantas untukmu!"
Jimin yang terlanjur geram mencengkeram kuat rahang Mina hingga mendongak "secantik apa dirimu hingga mengatakan Chaeyoung ku tak pantas?"
Mina mulai berkaca-kaca dalam cengkeraman Jimin, ia juga sudah tak sanggup membuka suaranya, Jimin sungguh membungkamnya.
"Bercerminlah !" Kata Jimin menghempas Mina hingga punggungnya cukup keras membentur tembok, , tak peduli dengan tangisan gadis itu Jimin berlalu meninggalkannya dengan sekerumunan siswa-siswi yang menyaksikan
Tak berniat lagi memutar otak demi pelajaran, Jimin lebih memilih pulang_lebih tepat nya kerumahmu. Ini sudah dua hari kau tak masuk sekolah, dan selama itu Jimin berusaha mencari siapa yang sudah mengunci mu di perpustakaan.