Marry u ( 1 )

2.5K 47 0
                                    

'Tuhan,aku mau menikah dengan orang kaya!aku cape hidup seperti ini!dengarkan doaku Tuhan!!dengarkan!!!'

Itu doa yang kamu panjatkan tiga setengah bulan lalu saat merasa sangat putus asa,kamu merasa lelah dengan hidupmu yang serba pas-pasan.

Kamu ingin mencoba menjadi orang lain yang di matamu mereka semua hidup dengan senang,senang bagimu adalah sederhana apalagi kalau bukan di gelimangi harta

Tidak perlu berfikir saat ingin makan sesuatu atau membeli sesuatu,seperti keajaiban kamu bertemu dengan Bangchan.

Dia sedang mencari pasangan dan kalian cocok,asal mulai kalian bersama adalah kamu membantunya mencarikan sebuah buku resep di tumpukan toko buku kuno.

Kalian mengobrol santai,yang di lanjutkan dengan hari-hari selanjutnya.

Se KAYA itu,iya..benar.Keluarga Bangchan memiliki banyak bisnis,uangnya sudah tidak bisa berseri.

Melihat perempuan seksi dan make up tebal sudah membuatnya bosan,itu kenapa dia suka kamu yang tulus dan menggemaskan.

Pujian itu darinya,bukan kamu ucapkan sendiri.

Bukannya mengajakmu pacaran,dia melamarmu dan memintamu untuk mendampinginya seumur hidup sebagai istri yang baik.

Tentu saja kamu tidak menyia-nyiakan kesempatan itu,kamu menerima lamarannya.

Dan hari ini kalian menikah,kamu memakai gaun putih rancangan desainer ternama dari Paris.

Pesta di Hotel mewah milik Bangchan,dan saatnya kamu membersihkan diri di kamar mandi hotel.

Kamu mandi,mengganti pakaian dengan pakaian tidur yang ketat dan menerawang yang sudah di siapkan.

Menatap dirimu yang pipinya merona,kamu sedikit ragu awalnya untuk keluar.

Menyelimutkan handuk basah ke tubuhmu,membuka pintu dan melihat Bangchan yang sedang berbaring di atas ranjang kalian.

Bangchan masih memakai kemeja,lengkap dengan celana panjang dan sepatu.

Dia duduk saat mendengar pintu kamar mandi di buka,kamu menutup setengah wajahmu dengan tangan.

"Kepalaku pusing"kata Bangchan.

Dia mengusap kepalanya sendiri,memijat pelan bahunya dengan satu tangan.

Kamu mendekatinya,memeriksa keadaan Suamimu.

Aroma pekat alkohol tercium,Bangchan menarikmu dan membuatmu berbaring di ranjang.

Rupanya itu trik,dia merangkak di atas tubuhmu dan tanpa aba-aba melumat bibirmu.

"Emh.."

Dia menciummu dalam-dalam,tubuh kalian bergesekan.

Tangannya meraba paha dan naik ke atas,kamu memejamkan mata dan wajahmu merah padam karena malu.

Telapak tangannya mendarat di atas gundukan payudaramu,meremasnya kuat.

"Enghh"

Jemari tangannya meremas-remas gundukan kenyal,lidahnya masuk dan menguasai rongga mulutmu.

"Engh..h.."

Kamu menelan saliva yang memenuhi mulutmu.

"Enghh"

Dia sedikit menegakan tubuhnya,merobek pakaian tidurmu yang tipis itu.

Tubuh bagian depanmu ter-ekspos jelas.

Dia menggigit lidahmu,membuatmu menjerit.

"Aw!"

Bibirnya menciumu wajahmu,turun ke bawah dagu,leher,dada dan wajahnya tenggelam di belahan payudaramu.

Bangchan & Me 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang