#trustory
#PenaHitam
#CHPGAuthor by. Keyza poetra
---------------------------------------------------------------------------------
Hallo kaum rebahan dimanapun kalian berada apakabarnya? Semoga selalu di berikan kesehatan dan rizki yang cukup nya..Amin
gimana stok beras di rumah aman? masih suka nyuri wifi tetangga diem-diem? haha samaa😂
Kembali lagi dengan saya Keyza poetra, setelah sekian lama gak nulis kali ini saya akan menceritakan pengalaman horor yang saya sendiri dan warga kampung kami alami yaitu teror pocong korban bunuh diri, Dimana sosok pocong tersebut adalah tetangga saya sendiri yaitu pak Caca. tapi sebelum kita simak ceritanya mari kita sama-sama berdoa menurut kepercayaan masing-masing agar terhindar dari segala gangguan ketika kita membaca maupun setelah nya..berdoa di mulai
A'UUDZU BIKALIMAATILAAHIT TAAMATI MIN SYARRI MAA KHOLAQ. 3x
Mari kita mulai ceritanya..
Saat itu yang saya ingat adalah hari minggu di tahun 2002 untuk tanggal nya saya sendiri sudah lupa, Tepat pada pukul 7 pagi saat sebagian warga kampung sedang sibuk dengan aktifitasnya masing-masing tiba-tiba di kejutkan oleh kabar dari dua orang perugas kereta api yang menanyakan alamat dari salah satu warga kami sesuai dengan yang tertera pada KTP yang bapak petugas itu bawa, Kebetulan pagi itu saya sedang berada di tempat penjual bubur yang otomatis tau ketika petugas itu bertanya. Belum sempat bapak petugas itu bertanya tiba-tiba tetangga kami yang bernama Cacu sepulang nya dari pasar langsung menceritakan kalau tadi di dekat statsiun di temukan se sosok mayat dengan kondisi sebelah kepala nya hancur akibat dari terlindas oleh kereta api, bahkan Cacu sempat mengutuk korban tersebut dengan kata kasar dan sumpah serapahnya.
"Jaman sekarang orang-orang pada gak punya iman ya, bisa-bisa nya bunuh diri kaya gitu, di fikir ga dosa kali ya dasar parah" ucap Cacu
Setelah selesai mendengarkan cerita dari Cacu, bapak petugas kereta api itu pun kembali menanyakan alamat orang yang ada di kartu KTP tersebut.
"Maaf pak saya mau mengkonfirmasi apa benar di sini alamat dari bapak Caca?" tanya petugas KA
"Iya benar pak, nah ini anak nya nya pak" ucap kang bebe sambil menujuk ke arah Cacu
"Maaf pak emang Bapak dari mana ya? iya memang benar saya anak nya Pak Caca kalau boleh tau ada apa ya pak?" ucap Cacu penasaran
"Begini kang mohon maaf sebelumnya, saya mau konfirmasi jika korban kecelakaan kereta api yang berada dekat statsiun itu adalah Pak Caca dan sekarang petugas kepolisian sudah membawa jenazah Pak Caca ke rumah sakit" jawab petugas KA
Mendengar pernyataan dari petugas KA tersebut sontak membuat kami semua yang berada di tempat itu merasa kaget, bahkan kang Cacu merasa sangat tidak percaya jika korban kecelakaam kereta api tersbut adalah orangtua nya sendiri, mendengar hal tersebut sebagian dari warga langsung mengantar kang Cacu untuk memastikan kebenaran kabar tersebut ke rumah sakit dimana jenazah itu di bawa semenatara saya dan warga yang lain menunggu di tempat untuk memastikan kabar dari rumah sakit.
Pagi itu desa kami mendadak gempar karena salah satu warga kami melakukan bunuh diri, karena menurut beberapa saksi mata bahkan salah satu tetangga kami yaitu kang Endin, beliau menuturkan jika pada pukul 4 subuh tadi sempat bertemu dengan pak Caca ketika hendak pergi ke pasar bahkan kang Endin pun sempat menghampiri dan bertanya kepada pak Caca tapi pak Caca hanya diam dan berkata akan pergi ke pasar juga.
Singkatnya sekitar pukul 8 kami mendapatkan kabar dari warga yang mengkonfirmasi ke rumah sakit bahwa benar korban yang di temukan terlindas kereta api tersebut adalah Pak Caca dan langsung mengumumkan kematian pak Caca tersebut di mesjid, mendengar pengumuman tersebut kampung kami pun seketika menjadi ramai bahkan keluarga dari pak Caca seakan tidak percaya dengan kematian pak Caca yang sangat tragis.

KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Cerita Horor Nyata
HorrorBerisi kisah-kisah nyata para pendaki dan kisah horor lainnya