Di hari minggu yang damai...
"Hmm hmmm hmm~" (y/n) bersenandung kecil sambil mengeringkan rambutnya dengan haduk.
"(Y/n), ayoo turunn. Ngeringin rambut kok lama sihh." Panggil Karma dari dapur.
"Iya iyaaa." Jawab (y/n) dengan wajah tak suka.
(Y/n) mempercepat kegiatan mengeringkan rambutnya dan kemudian menyisir rambutnya itu. Diletakkannya handuk kecil yang ia gunakan di atas meja begitu saja.
"Ngomong-ngomong hari ini sarapan apa?" Tanyanya sambil menuruni anak tangga.
"Onigiri."
"Oke."
(Y/n) membantu Karma membuat onigiri untuk sarapan mereka. Tidak butuh waktu lama onigiri nya sudah selesai.
"Ittadakimasu."
"Ittadakimasu."
Mereka pun makan berdua dimeja makan. Orang tua mereka? Punya pekerjaan di luar kota dan mereka sudah terbiasa ditinggal berdua.
"Terimakasih atas makanannya." (Y/n) menyatukan kedua tangannya.
Kemudia piring-piring kosong diletakkan ke tempat cucian piring.
Sekarang tugasnya (y/n) untuk mencuci piring sedangkan Karma sudah duduk disofa dan menonton TV.
Tiba-tiba...
"HUAAAAAAAAAAAAAAA"
Karma yang mendengarnya terlonjak kaget.
(Y/n) berlari dari dapur ke ruang tengah dengan wajah yang hampir menangis.
"Kenapa kok teriak-teriak?" Karma panik dibuatnya. Takut terjadi sesuatu yang berbahaya.
"D-di-di dapurrr...." Ucap (y/n) terbata.
"Hmm?" Karma langsung pergi ke dapur. Diikuti oleh (y/n) yang menggenggam erat baju bagian belakang Karma.
"Di sana." Ucap (y/n) dengan nada ketakutan sambil menunjuk ke arah tempat cucian piring dengan piring yang menumpuk.
Karma melihat ke tempat yang ditunjuk (y/n).
Seekor hewan berbentuk seperti kurma terlihat di atas tumpukan piring kotor.
Tapi hewan itu malah terbang dan hinggap di bahunya (y/n). (Y/n) langsung terdiam dan tidak bergerak. Tubuhnya menjadi tegang.
"K-Ka-Karmaaaaa..." Ucap (y/n) dengan terbata-bata sambil menangis //tapi gak keluar air mata😌
Karma mengambil hewan itu dengan tangannya dan menyeringai.
"BUANG DIA JAUH-JAUHHHH." Teriak (y/n)
Bukannya dibuang Karma malah mendekatkan hewan itu ke muka (y/n).
"HUAAAAA, KARMA SINGKIRKAN ITUUUUUUU."
~ Omake ~
"Arigatou gozaimasu."
Nagisa keluar dari Konbini. Dia baru saja selesai berbelanja dan berjalan kembali ke rumahnya.
"NAGISAAAAA, TASUKETEEEEEE."
Nagisa yang mendengar namanya dipanggil langsung saja menoleh ke sumber suara. Dan mendapati (y/n) yang berlari ke arahnya.
"TASUKETEEEEEEE." (Y/n) kembali berteriak.
Nagisa yang tidak tau apa-apa hanya terdiam. Sampai melihat Karma yang berlari mengejar (y/n) sambil membawa sesuatu ditangannya.
Nagisa langsung terbelalak.
Ketika (y/n) mencapai tempat Nagisa...
"(Y/N)-CHAN, LARIIIIIIIIIIIII."
....
"Heee? Kau juga takut, Nagisa?" Tanya (y/n).
"Jangan pikirkan itu, sekarang Karma sudah semakin dekat. Kita harus lariiiiii." Nagisa berlari sambil menarik tangan (y/n).
"AKU TIDAK MENYANGKA KALAU KAU JUGA TAKUT SAMA KECOA, NAGISAAAAA." Teriak (y/n) disela-sela larinya.
"TERUSLAH BERLARI, (Y/N)." Balas Nagisa berteriak.
Oke, sepertinya hari ini tidak akan menjadi hari minggu yang damai....
~( 🏃♀️🏃♂️ )~

KAMU SEDANG MEMBACA
We Are Twins!!! (Akabane Karma X Twin!reader)
FanficJadi kembaran si setan merah itu rasanya gimana sih? ----------‐------------------------------------- "(Y/n), lihat ini apa?" "Hmm... HUAAAAAA KARMAAAA SINGKIRKAN ITU DARIKUUUUUUUU." --------------------------------------------------------- 🍁Warni...