- ', [𝙷𝚊𝚙𝚙𝚢 𝚁𝚎𝚊𝚍𝚒𝚗𝚐, 𝙻𝚞𝚟𝚜] ꒱ ↷🖇
Tinggalkan jejak
•
•
•
•
•
•Perseteruan antara Toman dan Valhalla tinggal menghitung hari. Dan selama itu pula Lea, Takemichi, dan Chifuyu menyelidiki kasus keluarnya Baji dari Toman.
"Hah.... Aku bingung sekali. Rasanya kepalaku mau pecah. Kenapa mimpi itu terus datang kepadaku." Ucap Lea frustrasi.
Tangannya memukuli kepalanya sendiri yang membuat laki-laki di hadapannya melotot kaget.
"Heiiii, tenanglah."
"Ssttt, tenangkan dirimu. Sebenarnya ada apa hm??"
"Hiksss Jirooooo."
Yup, laki-laki yang berada di hadapannya adalah Sano Manjiro.
Saat ini Mikey sedang berada di apartemen sang kekasih karena mendengar kalau gadisnya jatuh sakit saat pulang dari taman bersama Takemichi dan Chifuyu.
Lea memeluk pinggang Mikey dan menenggelamkan wajahnya di perut laki-laki itu.
"Aku terus bermimpi."
"Bermimpi apa?" Tanya Mikey dengan suara lembut.
"Aku bermimpi Keisuke mati bunuh diri saat perseteruan nanti hikss. Aku takut sekali Jirooo, aku tidak ingin kehilangan Keisuke." Isak Lea.
Mikey tertegun.
"Ssttt tenanglah sayang, itu hanya mimpi buruk. Ayo lebih baik kau kembali beristirahat agar cepat pulih."
"Tidak mauuu. Setiap aku tertidur, mimpi itu selalu datang dan menghantuiku terus menerus. Sebenarnya itu apa? Tidak mungkin jika itu hanyalah bunga tidur."
Untuk kali ini Mikey tidak bisa menjawab pertanyaan sang kekasih. Dirinya sendiri juga bingung dan tidak paham apa yang terjadi di mimpi Lea dan apa alasan Baji memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
"Jiro, Keisuke tidak akan meninggalkan kita kan?" Tanya Lea dengan suara parau. Kepalanya semakin pusing karena memikirkan hal-hal berat.
"Tidak akan. Baji adalah sahabat kita. Dia juga sudah berjanji akan terus bersama kita dan menguasai Tokyo nanti. Kau ingat itu bukan?"
"Um...." Jawab Lea dengan wajah sendu.
Mikey menghapus air mata yang ada di pipi Lea lalu mencium kedua mata dan kening gadis itu.
"Ayo istirahat, aku tidak ingin demam mu tambah parah." Ucap Mikey dengan nada khawatir.
"Tetap di sini." Pinta Lea.
"Aku akan selalu berada di sisimu, Lea. Tenanglah, aku di sini menjagamu."
Setelah tenang, Lea kembali tidur sambil memeluk guling dan boneka teddy bear mini pemberian Baji.
Mikey menghela nafasnya saat melihat Lea yang sudah tertidur pulas sambil memeluk guling dan boneka teddy bear mini berwarna putih susu pemberian Baji.
Tatapannya menyendu. Lea sakit karena terlalu memikirkan Baji yang keluar dari Toman sampai tidak mementingkan kesehatannya sendiri.
Dirinya mulai mengingat kenangannya saat masih kecil bersama Lea dan Baji.
Flashback on
"Uwahhhh kembang apinya sangat bagus!!" Pekik Baji.
"Ayo Lea kita ke sana." Ajak Baji sambil tersenyum cerah.

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐏𝐞𝐫𝐟𝐞𝐤𝐭𝐞 𝐌ä𝐝𝐜𝐡𝐞𝐧 (𝐓𝐨𝐤𝐲𝐨 𝐑𝐞𝐯𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐬 𝐱 𝐎𝐂)
Fanfiction╭┈─────── ೄྀ࿐ ˊˎ- ╰┈➤ ❝ [𝐏𝐞𝐫𝐟𝐞𝐤𝐭𝐞 𝐌ä𝐝𝐜𝐡𝐞𝐧] ❞ !!DISCONTINUE!! Lea Jaeger, sosok gadis sempurna yang sangat dikagumi banyak lelaki dan juga perempuan. Paras manisnya yang terlihat asing bagi warga Jepang membuatnya terlihat seperti bidad...