Ron jadi pusing melihat kelakuan sahabatnya ini, di meja sudah penuh dengan makannan yang mereka pesan tapi tidak mau di makan .
"Rry, kenapa makannan nya gak di makan coba"
Harry melihat makannan yang ada di hadapan nya dengan tatapan yang menurut Ron itu adalah tatapan iba.
"Tidak" ucap Harry masih melihat makannan yang berbentuk macam-macam hewan.
"Kalau tidak kau makan maka aku saja yang memakan itu semua" tangan kanan Ron sudah terulur untuk mengambil makannan itu tapi di tepis oleh Harry dengan sengit.
"Tidak, tidak boleh"
"Kenapa? " kenapa makan saja susah sih... Itu lah isi pikiran Ron sekarang.
"Kau tidak lihat ini begitu manis,imut, cantik apa kau tidak punya perasaan hah!? " banyak pasang mata melihat ke arah mereka, karena Harry megatakan kalimat tersebut sedikit agak keras.
"Jika kau tidak memakan itu semua maka, aku akan memberikan ini semua pada Fred dan George" ancam Ron pada Harry.
"Iya-iya, arry makan ni... " akhirnya Harry pun me makan, makannan yang ada di atas meja tersebut.
"Hmm" hanya deheman saja yang keluar dari mulut Ron.
Sambil menunggu Harry makan, Ron hanya menyibukan diri dengan headphone tapi tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang selalu melihat ke arah meja mereka.
Sakin asik nya makan Harry sampai tak menyadari ada seseorang yang sedang berdiri di samping meja mereka, yang tak lain adalah Draco.
Cup
Diam itu yang terjadi pada Harry kalau kalian bertanya tentang siapa yang mencium iya masih tepaku selama lima menit hingga ia menyadari bahwa itu Draco.
"Kenapa tidak di makan, hmm" satu tangan Draco terus mengelus rambut Harry yang sudah berantakan itu.
"Tidak, tidak mau dray" tangan Harry meraih tangan Draco untuk menyuruh nya mengendong Harry.
Draco yang melihat prilaku manis Harry tentu saja senang tanpa di minta sang pujaan sudah meminta deluan ini adalah berkah.
"Aku mau kita pulang dray, baby mengantuk"
"Iya, baik kita akan pulang, tapi bagaimana dengan makanan mu?"
"Biar Ron saja yang makan, aku sudah tidak mau lagi"
"Baik, mari kita pulang"
Hup
Setelah menggendong Harry dan mengucapakan salam perpisahan sementara kepada Ron. Harry dan Draco pun langsung ke area parkiran
Setelah sampai ke area parkiran, Draco langsung saja membuka pintu mobil dan memasukan Harry ke depan dan langsung saja melaju ke mansion Draco.
Selama Harry mengandung, Harry sering sekali cepat tidur atau nafsu makan yang kurang, dan mood yang berubah-ubah.
Ia jadi khwatir tentang kesehatan Harry, semoga saja Harry tidak kenapa-napa dalam masa ke hamilan nya yang pertama ini.
Sangking sibuk melamun membuat ia tidak sadar bahwa mereka berdua telah sampai di halaman mansion.
Draco langsung saja mengangkat Harry secara perlahan-lahan agar tidak terganggu tidurnya supaya nyaman dalam gendongan Draco memposisikan Harry dengan baik. (Shuh, perhatian sekali, lah gw mana ada yang mau perhatiin)➩mungkin karena muka gw pas-passan kali yak.
"Semoga tidur mu nyenyak sayang"
Cup
Satu kecupan yang di dapat Harry di kening nya.
Dan Draco juga berbaring di samping kekasih yang sudah masuk ke alam mimpi indahnya.
𝕿𝕬𝕸𝕬𝕿__________-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_________
𝐒𝐚𝐲𝐚 𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐦𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐧𝐲𝐚 𝐠𝐚𝐤 𝐣𝐞𝐥𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐠𝐚𝐤 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐬𝐚𝐲𝐚 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐬𝐚𝐡𝐚 𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐫𝐢𝐤.
𝐃𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐲𝐚 𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐦𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐭𝐲𝐩𝐨 𝐝𝐚𝐧 𝐜𝐡𝐩 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐧𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐛𝐚𝐧𝐠𝐞𝐭 𝐬𝐨𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐨𝐭𝐚𝐤 𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐛𝐮𝐧𝐭𝐮 𝐠𝐚𝐤 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐢𝐤𝐢𝐫 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐬𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡.
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐤𝐚𝐧 𝐣𝐞𝐣𝐚𝐤 𝐛𝐢𝐚𝐫 𝐚𝐤𝐮 𝐦𝐚𝐤𝐢𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐛𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫 𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.
