Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sore itu, Mahen baru banget pulang dari bimbelnya dan berniat mau gitaran di balkon kamarnya. Bahkan dia belum ganti baju seragamnya dan masih pake hoodienya. Maklumlah anak kelas 3, lagi sibuk-sibuknya. Tapi, ini dia bingung, kira-kira mau nyanyi lagu apa ya? Akhirnya dia buka deh handphonenya.
Belum sempet buka spotify buat cari inspirasi, tiba-tiba ada satu notif masuk dari aplikasi burung birunya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mahen nggak sengaja aktifin notif dari akunnya Mbak Lian, tetangga sebelah rumahnya sekaligus juniornya Bang Doni— abangnya— di kampus.
Namanya Jilian Abhigita, panggilannya Lian, Semester 5 Teknik Sipil.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lian waktu itu pernah bikin satu thread di twitter yang isinya tentang sistem persamaan linier yang Mahen sama sekali nggak paham. Tapi, waktu itu thread yang dibikin si mbak belum selesai, makanya Mahen sengaja aktifin notifikasinya, biar kalau lanjutin nge-tweet thread-nya Mahen bisa langsung tahu.
Karena Mahen itu orangnya rada pelupa, jadi dia nggak matiin notifikasinya. Dan sampailah sekarang. Makanya tiap Lian nge-tweet, dia bisa langsung lihat dan tahu. Nggak masalah juga pikirnya, toh mereka lumayan deket, kadang juga suka hang out bareng.
Tapi, buat tweet-nya Lian kali ini agak beda. Lian seakan luapin amarahnya, nggak kayak dia yang biasanya suka nge-tweet hal-hal random.
Waktu lagi asyik-asyiknya ngelamun sambil mikir, tiba-tiba handphone di tangan Mahen bergetar, nandain satu notif masuk. Tapi kali ini bunyi notifikasi dari whatsaap-nya.