For Bangchan ( End )

1.5K 38 0
                                    

Kamu kaget sekaligus senang,akhirnya kamu bisa bertemu dengannya.

Sekali lagi Bangchan memukul kepala Guru yang mesum itu,menarik tanganmu dan mengajakmu lari keluar dari ruangan itu.

Kamu memandanginya sambil berlari,Bangchan menggenggam tanganmu sangat erat.

Tidak peduli apa yang akan terjadi nanti,hatimu saat ini berbunga-bunga.

"Kemari"kata Bangchan.

Dia menarikmu masuk ke dalam gudang,bau dan berbedu tebal.

"Hatciu!!"

Kamu bersin karena alergi debu.

"Hatciu!hatciu!"

Bangchan melepas kaos yang dia pakai,di ulurkannya tangan yang memegang kaos warna hitam itu.

"Pakai ini"kata Bangchan.

Seketika kamu sadar kalau pakaianmu robek,kamu menutup dadamu dengan dua tangan.

"Balik badan!"

Kamu memerintahnya dengan wajah yang bersemu merah.

**

"Ini..sungguhan kau y/n?"tanya Bangchan.

Bangchan menatapmu,kamu mengangguk.

"Bagaimana kau bisa sampai di sini?"tanya Bangchan.

Kamu memeluk Bangchan,memeluknya seerat mungkin.

Sepasang matamu berkaca-kaca,kamu menatapnya sekilas lalu tenggelam dalam pelukannya.

"Aku merindukanmu"

Bangchan tertawa,mengusap kepala belakangmu.

"Dasar gila"kata Bangchan.

Kamu melepas pelukan,menunjukan wajah merengutmu.

Yang benar saja,masa dia mengataimu gila?

"Kemana rambut indah yang bawahnya ikal itu?hmm"tanya Bangchan.

Dia meletakan tangannya di atas kepalamu,rambutmu bahkan lebih pendek daripada rambut Bangchan.

"Aku memotongnya,kalau tidak begitu siapa yang percaya aku laki-laki"

Bangchan tertawa lagi,dia mencubit pipimu.

"Suara cemprengmu ini saja tidak meyakinkan"kata Bangchan.

Kamu mengembungkan pipimu,Bangchan menusuk pipimu dengan ujung telunjuknya.

"Apa kau punya rencana?"

"Maksudmu?"tanya Bangchan.

"Untuk keluar darisini?ku rasa kita akan di hukum"

Kamu menunduk,teringat apa yang terjadi tadi sampai saat kalian bersembunyi ini.

"Aku akan mengeluarkanmu dari tempat ini,itu yang utama"kata Bangchan.

"Tidak mau!"

"Apa?"tanya Bangchan.

"Aku susah payah masuk ke sini dan kau mau mengusir aku?"

Bangchan menatapmu,dia menghela nafas.

"Apa kau ingin hal yang tadi terjadi lagi?semua orang di tempat ini laki-laki dan aku tidak bisa selalu ada di sisimu,ada aturan di sini"kata Bangchan.

"Tapi..aku merindukanmu,aku bisa mati kalau harus menunggumu pulang sebelum natal"

Bangchan tersenyum,dia memegang tanganmu dan mencium telapak tangan juga punggung tangan.

Bangchan & Me 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang