Hi all, gimana kabar kalian? Hehehehe..maaf lama update ya..buntu ide untuk beberapa lama
Udah nyoba ngetik lagi tapi dihapus trus coba lagi n gitu lagi sampai seterusnya..hahahahhahaha (nulis ternyata tak semudah membaca dan mengomentari sebuah cerita :( dan sedihnya aku baru tahu setelah selsai 13 part kutulis dan kusebar di wattpad)
Sebenarnya aku memang udah hampir menyerah sih dan memutuskan buat gak lanjutin cerita..cuma karena aku punya komitmen kalau aku akan membuat cerita ini sampai tamat maka aku putusin buat lanjutin ceritany sedikit demi sedikit dan aku harap kalian bisa maklum dengan kondisi ini..heheheheh:D:D
Happy Reading Guys♥♥♥
_____
Ali POV
Argggghh!!! Gue benar2 kesal...gue gak terima sama keputusan kedua orangtua gue dan keputusan ini dibuat hanya gara2 permintaan gadis itu. Sialan...dasar gadis brengsek!!!!!!!! Seharusnya dia bersyukur gue mau menikahinya setelah merusaknya, nggak kayak cowo lain yang mungkin bakalan ninggalin dia, gue bahkan uda rela dipukulin bokap dan sepupu brengseknya itu, apa dia gak tau rasanya itu benar2 sakit???
Tapi apa yang gue dapat? Gue malah ditolak, walaupun gak secara jelas tapi gue yakin dia nolak gue, gue tau syarat yang diajukannya itu cuma alasannya aja.
Heh....nunggu Mila dan Kevin nikah?? Yang benar saja, bahkan mereka berdua gak punya planning buat nikah secepatnya dan sekarang gue harus nunggu mereka nikah baru bisa nikahin Prilly. Itu nggak mungkin...dia pasti sudah merencanakannya. Gue tau dia pasti sengaja ngulur pernikahan ini biar dia bisa batalinnya.
Prill, loe benar2 gadis picik..gak salah kalo gue pengen loe jadi milik gue..loe memang gadis pintar. Tapi loe liat aja nanti, gue bakalan pastiin rencana gue jadiin loe milik gue bakalan jadi kenyataan secepatnya.
Ali POV end-------
Prilly sudah bisa bernafas lega dikamarnya, akhirnya orangtuanya setuju dengan permintaannya dan itu membuatnya sedikit tenang. Setidaknya orangtuanya tidak akan memaksanya menikah dengan Ali secepatnya karena dia tahu kakaknya tidak memiliki rencana menikah sesegera mungkin dan sampai saat itu tiba dia akan mencari cara untuk membatalkan pernikahan itu."Pril...?"
Prilly menoleh ke sumber suara dan kemudian tersenyum ketika melihat Mila memasuki kamar mereka."Kamu udah gpp dek?" Tanya Mila sambil berjalan menghampiri dan memeluknya. Prilly hanya mengangguk pelan dipelukan kakaknya kemudian mereka saling diam cukup lama.
"Kak, apa kakak masih punya rencana nggak akan menikah sama kak Kevin dalam waktu dekat?""Hmm, gimana ya, kayaknya kakak pengen segera nikah ama Kevin deh"
"A..apa, ja..jadi?" mendengar jawaban kakaknya itu tiba2 Prilly melepaskan pelukan mereka dan bertanya dengan nada sedikit takut dan cemas membuat Mila hampir tertawa melihatnya.
"Kakak mau nikah sama kak Kevin secepatnya...ta...tapi selama ini.." ucapnya lagi semakin bingung.
"Hei, Prill, kakak cuma becanda, kamu jangan pasang muka kayak gitu donk, kayak setan anabel tau gak.." Mila yang melihat tampang cemas adiknya yang lucu akhirnya tertawa juga membuat Prilly terkejut dan memasang wajah marah.
"Kakak...aku serius!!!!!""Iya...iya..kakak tau..hahahaha...abisnya kamu dari kemaren nanggis mulu sih...kakak kayak gini biar kamu rileks tau."
"Kak, loe benar2 gak lucu tau gak" Prilly yang merasa dipermainkan mulai emosi dan meninggalkan kakaknya yang masih tertawa menuju balkon kamar mereka.
Mila yang menyadari itu merasa bersalah dan berlari kecil menghampiri adiknya.
"Prill...maafin kakak..kakak tadi cuma becanda, abis kamu dari semalam sedih mulu, kakak jadi khawatir, kakak sengaja buat hal lucu cuma buat kamu ketawa aja koq, gak ada niat laen, maafin kakak kalo kakal keterlaluan ya, please dek, maafin kakak"
Mila berusaha meminta maaf namun Prilly hanya diam tak menghiraukannya membuatnya berniat meninggalkan balkon menunggu Prilly tenang dan dia akan meminta maaf lagi nanti.
"Dooorrrrr" ketika dia akan beranjak pergi tiba2 Prilly berteriak membuatnya kaget dan menoleh kearah adiknya. "Hahahahaha...kaget ya kak, Prilly gak benar2 marah koq...Prilly cuma mau bales ngerjain kakak...berarti kita seri kan?? Hahahaha," ucapnya kemudian dalam tawa membuat Mila ikut tertawa bersamanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ketika Cinta Berbicara
FanficCinta, kata itu hanya terdiri dari 5 buah huruf yang jika dipisahkan tidak akan mengandung arti apa-apa tetapi ketika huruf-huruf itu dirangkai menjadi sebuah kata maka kata itu akan memiliki makna tersendiri bagi yang merasakannya. Ada yang mendesk...