Hinata menggeliat pelan. Matanya berkedip-kedip mencoba untuk bangun. Melirik pada jam di samping tempat tidur yang sudah menunjukan pukul 6 tepat. 'Sudah pagi' pikir Hinata. Menoleh pada pemuda di sebelahnya yang masih asik terlelap dalam mimpi, Hinata tersenyum. Kemudian tanpa pikir panjang Hinata menyusup ke dalam selimut mencoba membangunkan kekasihnya ini. Hari ini mereka punya agenda sibuk berdua. Iya, cuma berdua.
"Tooru, bangun. Sudah pagiiiiiiii~" Hinata mencium-cium kecil pipi kekasihnya. Kalau sedang tidur Oikawa itu terlihat polos sekali, Hinata jadi usil ingin mengganggunya. Sedangkan target yang diganggu sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan bangun. Mimpi apa sih Oikawa sampai tidur senyenyak itu? Kesal, Hinata mendapatkan ide untuk menggunakan cara ekstrim. Dirinya bangun dari tempat tidur, menghitung sampai tiga, kemudian-
BRUGH!!!
-terjun bebas tepat ke atas Oikawa.
Bayangkan kekasihmu yang beratnya lebih dari 60 kg menimpamu dengan keras. Dan pagi ini Oikawa sudah merasakannya. Terima kasih pada Hinata. Pagi yang sangat indah untuk memulai hari.
"Aduh, Shouyo itu sakit" Oikawa merintih. Rasanya seperti ditimpa gajah, bahkan mungkin ada beberapa tulang rusuknya patah. Hinata hanya tersenyum kecil. Merasa bangga pada dirinya karena berhasil membangunkan pujaan hati, kemudian duduk tanpa bersalah di pangkuan kekasihnya yang masih terbaring di tempat tidur.
"Salah sendiri. Aku sudah membangunkan Tooru dengan lembut tadi. Karena tidak ada respon, cara begini yang paling ampuh" Hinata menjawab sambil melonjak-lonjakan badan kecilnya di tubuh Oikawa. Kesenangan dapat bantal hidup. Mana tampan lagi.
Mendengar itu, tiba-tiba otak jahil Oikawa kumat, kekasih kecilnya ini perlu diberi pelajaran.
"Hooo, begitu. Baiklah, saatnya pembalasan"
Oikawa menyeringai. Tangannya langsung berada di pinggang Hinata dan membalik badan kekasihnya. Sekarang, Hinata yang terbaring di kasur. Tanpa aba-aba, Oikawa mengunci dua pergelangan tangan kekasihnya ke atas, menyingkap baju tidur yang digunakan kekasihnya, dan mulai menciumi perut si mungil sampai tertawa terbahak-bahak.
"Tidak, haha Tooru itu GELI. HAHAHAHA, AMPUN!!"
Oikawa berhenti sejenak, menatap kekasihnya yang terengah-engah di atas kasur dengan wajah memerah. Astaga, atas izin siapa kekasihnya begitu memikat pagi ini? Dengan wajah seperti itu, Oikawa mana bisa menahan diri. Jadilah dia beralih menuju leher Hinata. Menghisap kuat sampai meninggalkan tanda, kemudian mengecup lembut sampai sang kekasih mendesah pelan. Baiklah, sepertinya sarapan Oikawa sudah tersedia pagi ini. Selamat makan Oikawa, akan kami beri waktu sampai kalian puas. Mari kita tinggalkan saja pasangan ini dengan kegiatan panas mereka di pagi hari.
-------------
Hinata menggerutu pelan. Ini sudah hampir jam makan siang dan mereka bahkan belum sarapan. Salahkan Oikawa yang entah melakukan apa padanya pagi tadi. gara-gara itu mereka jadi telat keluar. Padahal di malam sebelumnya mereka sudah janji akan kencan seharian. Dasar Oikawa Tooru brengsek, Untung ganteng dan banyak uang jadi termaafkan.
"Chibi-chaaan, udah dong ngambeknya, kan bukan salah aku kita terlambat keluar,salah Shouyo juga yang minta tambah terus pagi tadi, mana desaha-
Tanpa banyak bicara, kepala Oikawa ditimpuk dengan tas yang Hinata bawa, Kekasih sialan. Apakah dia tidak tau kalau mereka lagi berada di tempat umum? Mau ditaruh dimana wajah tampan dan paripurna Hinata ini.
"Kalau Tooru masih mengatakan hal-hal yang memalukan, aku tinggal." Hinata langsung mengambil langkah seribu menjauh dari Oikawa. Persetan saja dengan kekasihnya. Dirinya sekarang sedang lapar, untung saja dia sempat booking restoran kemarin malam. Jadi dirinya tidak perlu pusing lagi cari-cari tempat duduk.

KAMU SEDANG MEMBACA
It's Always You
FanfictionMemangnya ada batasan dalam mencintai seseorang?? Sebuah tulisan yang mengisahkan perjalanan cinta Hinata dan Oikawa sebagai pasangan pejuang hubungan jarak jauh. Tentang cinta, pengorbanan, dan dunia mereka. Haikyuu BL Fanfiction. Oikawa Tooru x...