16

384 36 15
                                    

Jiaqi duduk di sofa, dengan Chengxin yang tiduran di pahanya sambil menonton TV. Satu demi satu daging jeruk ludes masuk ke dalam mulut Chengxin, membuat pipinya mengembung.

"Mau sampai kapan kau mengambil cuti kerja dan bermalas-malasan seperti ini?" komentar Jiaqi sambil memainkan tangannya di pipi gembung tersebut.

"Kau sendiri juga sepertinya jarang terlihat ke kantor."

"Eh, siapa bilang? Aku sering kok datang memeriksa keadaan kantor."

"Sesekali."

Jiaqi berdehem.

"Ya, sesekali."

Chengxin berdecih. Ia kembali memasukkan jeruk ke mulutnya. Jiaqi sendiri masih asik memainkan pipi Chengxin yang bergerak-gerak tersebut.

"Eh... Tidakkah kau jadi sedikit gemuk, Xiao Ding?" tanyanya setelah menyadari kalau pipi Chengxin seperti menimbun lemak baru akhir-akhir ini.

"Benar. Aku makin gemuk karena kau selalu membawakanku makanan setiap kali datang."

"Kau yang makan, aku yang disalahin."

"Lalu kau mau aku tak memakan makananmu??!!!"


DEG


Jiaqi terkejut bukan main. Chengxin tiba-tiba bangkit dan membentaknya dengan keras. Bahkan beberapa maid di sana menoleh dengan kaget ke arah mereka.

"Cheng...- Chengxin...?"

Chengxin sendiri juga terkejut. Kenapa ia jadi emosi seperti ini? Hari ini ia seolah memiliki ego yang begitu tebal.

Sambil menggembungkan pipi, ia membanting tubuhnya dengan kesal ke sofa.

"Kau juga jadi makin sensitif ya akhir-akhir ini." seru Jiaqi.

"Banyak masalah, aku stres."

Jiaqi mengamati kekasihnya itu sebentar. Chengxin yang sedang merajuk sambil bersedekap lama-lama terlihat menggemaskan juga. Dan tanpa sadar ia tertawa kecil. Baiklah, ia maklum. Dicubitnya pelan pipi Chengxin yang memerah itu.

"Baiklah, baiklah. Maaf kalau aku menyinggungmu."

"Hmph!"

"Bagaimana kalau kubuatin makanan?" tawarnya, tapi Chengxin masih berdiam diri. "Ada cumi-cumi dan crab stick loh di kulkas~ Aku bisa membuat seafood asam manis~"

Akhirnya ego Chengxin pun runtuh. Ia sangat suka seafood asam manis. Ditatapnya Jiaqi, kemudian ia mencicit.

"Baiklah... aku mau..."

'Pfftt!'

Dan Jiaqi benar-benar tertawa dalam hati, sebelum akhirnya melesat ke arah dapur dengan rasa gemas.


Tak lama, seafood asam manis buatan Jiaqi akhirnya jadi. Aroma pedas dam gurih seakan bisa Chengxin cium dari arah ruang tengah.

"Jiaqi~ Cepat bawa ke sini~" rengeknya.

Air liurnya serasa ingin menetes keluar saking laparnya.

"Siap, tuan!"

Dan Jiaqi pun langsung menghampirinya sambil membawa semangkuk besar seafood asam manis. Mata Chengxin berbinar begitu mangkuk besar itu mendarat di depannya.

Red Organdy 2 | QiXin ft. XiangLin ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang