Pukul 1 sore terdengar suara bel, mereka tengah menunggu room service untuk makan siang.
"Biar aku saja" ucap Akashi Seijuuro berdiri awalnya hendak tora yang membuka tetapi, dia masih belajar dengan Kuroko.
"Maaf Akashi-sama, saya terlambat-" ucap pria dewasa yang lebih tua dari seiji tetapi lebih muda dari Akashi seijuuro. Mendengar kalimat itu, tahulah Seijuuro kalau pria di depannya adalah guru homeschooling Tora yang sebenarnya.
"Iie, tak perlu meminta maaf hmp.
Karena jasamu sekarang sudah tidak di perlukan lagi, hmp" ucap Akashi seijuuro hendak menutup pintu.
"A-anda siapa?
Yang memintaku menjadi tutor dari Kagami Tora-kun, bukan anda.
Jadi anda tidak berhak memutuskan kontrak kerja saya begitu saja"ucap orang itu tidak terima.
"Aku adalah orang tua dari Akashi Seiji yang mengkontrakmu, hmp.
Jadi berhenti membuang waktuku dan enyah lah,
Sebelum aku memanggilkan security dan mengusirmu, hmp!?" Ucap Seijuuro kesal.
Bukkk
Pintu di tutup tanpa di banting, agar tak membuat Tora curiga.
"Apakah room sevice sudah datang, Seijuuro-san?" Ucap Tora,
"Bukam, hmp.
Tampaknya salah kamar" ucap Akashi mengelabui.
1 bulan berlalu semenjak Akashi dan Kuroko menjadi tutor pribadi untuk Tora, bahkan pada masa itu Seiji belum menghubungi Tora.
Sampai keduanya pergi menemui seiji di rumah sakit,
Dimana ada seorang pria dengan wajah di perban menyisakan kedua mata dan mulutnya,
BUK
"Aku tak menyangka kalian bersusah payah ke sini hanya untuk menemuiku?" Ucap seiji melihat siapa yang masuk ke dalam ruangan VVIP miliknya.
"Bagaimana operasinya, Seiji-kun?" Ucap Kuroko mendekati sang anak pertama.
"Seperti yang ayah lihat, hmp.
Sejak kapan kalian ke inggris?
Semalam?" Ucap Akashi Seiji mengira kedua orang tuanya baru sampai kemarin,
"Iie, kami sudah aampai sejak 1 bulan lalu" ucap Kuroko.
"Satu bulan??? Ucap Seiji cukup terkejut.
"Ya, kami habis berkenalan dengan anak kecil yang menjadi murid kami.
Kagami Tora-kun" ucap Akashi Seijuuro, mendengar itu membuat Seiji terkejut.
"Sou" ucap Seiji tampak pasrah.
"Jadi, apa alasannya kau bisa bisanya menandai anak kecil seperti Tora-kun, yang bahkan lebih muda dari kedua adikmu, hmp?" Ucap Seijuuro.
Lalu Seijipun menjelaskan apa yang terjadi kepada kedua adiknya.
"Setelah kau sembuh, aku akan menamparmu, kau ingat itu Seiji!
Bisa bisanya kau membuat nama Akashi tercoreng seperti ini!" Ucap Akashi seijuuro tampak begitu murka.
". . ." Tentu Seiji tahu kalau Akashi akan marah,
"Sei-kun!?
Bukankah Seiji-kun sudah menandai Tora-kun.
Itu berarti dia bertanggung jawab atas perbuatannya,
Jadi jangan pernah berkata seperti itu lagi pada anak ku" ucap Kuroko melangkah ke hadapan Akashi.
"Tetsuya-san?" Akashi kini justru terpojok sekarang.
"Iie, ayah.
Ini memang kesalahanku, dan aku akan bertanggung jawab.
Karena itu setelah operasiku selesai dan pulih sempurna,
Aku akan membawa Tora-kun ke jepang bersama ku" ucap Seiji.
"Iie, kami akan membawanya pulang kejepang" ucap Kuroko lagi,
"???" Seiji terkejut dengan apa yang di katakan Kuroko,
"Dia harus tinggal di hotel seorang diri selama kau pemulihan,
Bukankah lebih baik dia ikut kami kembali ke jepang" ucap akashi,
"Kalau begitu aku akan membawanya ke sini, dia bisa tinggal di ruangan-" ucap Seiji seolah tak ingin kalau Tora ke jepang tanpa dirinya.
"Seiji-kun" ucap Kuroko seolah mematahkan keinginan Seiji, bagaimana bisa orang sehat harus tinggal di rumah sakit selama 6 bulan lamanya.
"Hmp, wakarimashita" ucap Seiji akhirnya menyerah,
"Orang tuanya?
Karena dia tinggal di hotel, berarti dia sudah tak memiliki orang tua atau memiliki masalah dengan kekuarganya?
Jadi yang mana, hmp?" Ucap akashi.
"Iie, dia tak memiliki orang tua" ucap Seiji singkat.
"Sou~" ucap Akashi singkat.
"Tora-kun akan sekolah di sekolah yang sama dengan Seiya dan Seichi-kun.
Semua berkasnya akan di urus oleh Nijimura-san" ucap Kuroko.
"Wakatta,
Tapi jangan beri tahu Seiya dan Seiji,
Karena aku ingin memberi tahunya sendiri" ucap Seiji akhirnya menyerah,
"Kau dengar itu, Tora-kun" ucap Akashi dan-
CEKLEK
Munculah anak muda dari balik pintu, membuat Seiji begitu terkejut.
"Hisashiburi, Seiji-san" ucap Tora menatap Seiji seolah tidak ada yang terjadi sebelumnya.
"Tora-kun?" Seiji cukup terkejut melihat keberadaan Tora.
"Seperti yang kau dengar, Tora-kun.
Kami adalah orang tua dari Akashi Seiji" ucap Kuroko.
"Besok kau akan ikut dengan kami ke jepang,
Tempat tinggal, sekolah dan biaya hidup di sana tidak perlu kau kawatirkan,
Semua akan kami ambil dari gaji Seiji" ucap Akashi tersenyum.
"Eh?"gaji? Tora bingung.
"Malam ini aku dan Sei-kun akan menginap di hotel, tidak apa apa kan?" Ucap Kuroko bertanya pada Tora bukannya pada Seiji sang anak.
"...?" Tora justru menatap Seiji, dan Seiji hanya mengangguk pertanda menyetujui.
"Wakarimashita" ucap Tora sopan,
"Hmp~" Akashi menatap Tora yang sedang berbincang dengan Kuroko.
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Sugar DADDY Household FATHER
RomanceKali ini berkisah tentang Akashi Seijuuro yang berusia 18 tahun, kabur dari rumah setelah mengetahui kalau Oto-san nya yang baru meninggal itu bukan orang tua kandungnya, dan pria yang baru di nikahi oleh ibunya (Shiori) adalah Oto-san kandungnya, ...