Episode 36

146 16 0
                                    

Suara bel pulang sekolah Saint Marry International Senior High School memecah keheningan kegiatan belajar mengajar pada siang hari itu. Udara terasa sangat panas. Salahkan matahari yang tepat berada di atas kepala, rasanya telur ayam bisa matang tanpa api.

"Jake! Rumah lo, mau main," ujar Sunoo menghampiri sahabatnya itu saat Jake tengah membereskan buku-bukunya.

"Seriously? Udah kelas dua belas lo masih main-main?" tanya Sunghoon di samping Sunoo.

"Justru karena udah kelas dua belas. Nanti semester dua isinya belajar mulu. Apalagi elo bakalan apply ke Queensland. Mana sempat main bareng?" ujar Sunoo dengan lugunya.

Jake tertawa pelan.

"Kenapa? Rumah lo lagi rame? Ortu lo udah balik?" tanya Sunoo bertubi-tubi.

"Kadang gue mikir, beli steples mulut dimana, ya?" tanya Jake sarkas.

Sunoo mengerlingkan bola matanya dan bersidekap.

"Serius. Ayolah, main," mohon Sunoo.

Jake mendengus panjang lalu mengangguk. Ia memasukkan kotak pensilnya ke dalam tasnya dan memakai tas ranselnya.

"Lo beres-beres lama banget, kayak kakek-kakek," celetuk Sunoo sambil berjalan keluar kelas.

"Lo udah dibolehin main di rumah gue masih aja bawel," balas Jake.

Ponsel Jake bergetar di kantong vestnya. Ia mengambil ponselnya dan mendapati sebuah pesan masuk dari orang yang tidak ia kenali.

iMessage
anonim
anonim
: parkiran lama SMI. dateng sendiri. jangan lama

Jake mengernyitkan dahinya. Ada apa di parkiran lama SMI? Bahkan semua orang sudah melupakan bahwa parkiran itu sempat menjadi bagian dari sekolahnya.

"Siapa, Jake?" tanya Sunghoon.

"I don't know. They say they need me to come to our old parking area," jawab Jake.

"Really? Who?" tanya Sunghoon lagi.

"Didn't I say I don't know?" balas Jake.

Sunghoon mendengus. "Mian."

"Lo mau temuin orangnya dulu? Siapa tahu penting," tanya Sunoo.

"Atau cuma adek kelas aneh yang mau confess lagi ke lo," timpal Sunghoon. "Siap-siap aja, Noo, dia balik-balik bawa cokelat atau kado gede-gede."

Jake memutar kedua bola matanya.

"Yaudah, gue kesana dulu," pamit Jake.

Bukannya membiarkan Jake pergi sendiri, Sunghoon dan Sunoo malah mengekor dibelakang Jake.

"Heh!"

Kedua orang itu berhenti berjalan.

"Ngapain?" tanya Jake.

"Lah, kata lo harus ke parkiran lama," jawab Sunoo.

"Iya, tapi sendiri aja," balas Jake.

"So sus," sahut Sunghoon.

"Kenapa?" tanya Sunoo.

"Gatau. Dia yang minta gue datang sendiri," jawab Jake.

"Ikut ajalah kita, daripada lo kenapa-kenapa," ucap Sunghoon.

Jake menggeleng.

"Gwaenchanha. Go wait in the car," tolak Jake lalu berlalu dari hadapan kedua temannya.

Setibanya di tempat yang dimaksud anonim tersebut, Jake mengedarkan pandangannya. Sejujurnya bulu kuduknya sedikit berdiri sekarang. Tempat parkir tersebut sudah lama tidak digunakan karena SMI memindahkan lapangan parkir menjadi di basement sekolah tersebut.

Forgotten || Park Jongseong (Jay) [16+]✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang