Chapter 6 : To Join a Warlord?, Sakurazaka to the Southland

95 8 10
                                    


Keputusan Lingqi bahwa mereka harus segera mengumpulkan bala tentara membuat sebagian besar member Sakurazaka merinding, mereka sadar itu berarti mereka cepat atau lambat akan ikut terjun perang..

Tidak hanya hal itu masih terasa sangat asing bagi mereka tapi juga memikirkan bahwa mereka akan bertaruh nyawa di suatu zaman dan negara yang jauh dari asal mereka tentu membuat siapapun menjadi tidak tenang.

Pada akhirnya mereka tak punya pilihan selain berlatih lebih keras lagi untuk meningkatkan fisik mereka sembari berharap akan ada keajaiban yang mungkin akan menjamin keselamatan mereka semua.



Bicara soal keajaiban, para member yang awalnya masih menantikan kapan mereka akan menyusul Ten dan Karin dan mendapatkan kemampuan istimewa masing-masing mulai sadar bahwa mungkin seandainya punya sekalipun tak semuanya akan mendapat kemampuan tempur.


Hal itu bermula saat Rena secara tak sengaja mengatakan ia melihat se ekor burung sedang berusaha terbang dan saat ia menunjuk, ia menunjuk ke arah sebuah bukit yang cukup jauh dari sana.

Rena sempat mengatakan ia bisa melihat jumlah burung di salah satu pohon di bukit itu ada 3 ekor dan Lingqi mengangguk dan bilang itu adalah kemampuan khusus yang Rena dapatkan.




"apa yang kau lihat?" tanya Rei saat menemani Rena memanjat atap rumah dan menatap ke arah selatan.

"tak ada apapun yang penting, hanya lalu lalang orang-orang yang membawa kereta kuda dengan berbagai barang menuju ke sini atau pergi dari sini sepertinya para pedagang" ujar Rena sembari membentuk sebuah lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari nya dan menggunakannya seperti teropong di satu mata.

"jaraknya..?"

"kira-kira.....3 kilometer dari sini, aku tak bisa melihat lebih jauh lagi dari itu" ujar Rena yang akhirnya turun dan mengernyit "kenapa dicatat?"

"itu penting, kita harus tahu kemampuan spesial yang muncul....jadi kita bisa saling membantu"

"begitu ya..." Rena lalu duduk di sebelah Rei "kalau Rei sendiri ingin kemampuan apa?"

"entahlah, mungkin bisa menebak masa depan akan bagus haha, tapi apapun tak masalah.."

"memang hal itu ada? Seingatku Lingqi-san saja tak bisa memprediksi hal yang terjadi"

"hanya berharap...hehe"





"heeaa"

"haaat"

Traaang

Karin dan Ten sedang sparring lagi tapi kali ini mereka tak menggunakan kekuatan spesial mereka melainkan menggunakan tenaga asli.

Mereka tak sendiri karena Hono dan Hikaru menemani disana, keduanya baru selesai latihan juga dan memutuskan menonton Karin dan Ten.



Hikaru sedikit murung melihat tindakan Ten yang tampak berani itu dan hal itu membuat Hono heran.

"ada apa?, kau tampak tak tenang sejak Ten punya kemampuan mirip Karin?"

"tidak...hanya.....Ten,... anggota termuda diantara kita semua, tapi melihat dia sekarang yang serius seperti itu dan juga beberapa kali menjaga ku........aku.....aku jadi merasa tak berguna"

The Demons Of PeaceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang