Bukumu bagus, aku suka isinya. Sayangnya, di chapter berikutnya tidak akan ada aku disana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌨🌨
Sabtu sore Willona sudah ada dirumah kembali, sebelum itu papa nya bilang ada pekerjaan mendadak jadi mereka harus pulang cepat. Willona sedang santai sambil menonton drakor di kamarnya, tiba-tiba ada telpon masuk ternyata itu Gav. Willona segera mengangkat panggilannya.
"Hallo Gav"
"Will, lo lagi senggang ga?"
"Iya lagi, kenapa?"
"Hari ini ke bazar makanan, mau?"
Willona diam beberapa detik lalu mengangguk, "Mauu."
"Yaudah, nanti jam set 7 gue jemput."
"Oke deh aman."
Panggilan terputus.
Jam setengah 8 mereka sampai di bazar, terlihat sangat ramai dan lumayan padat. Willona sudah menunjukkan ke antusias an nya sedari tadi, membuat Gav ikut senang.
"Mau makan apa dulu?" Tanya Gav menoleh ke arah Willona.
Willona menunjuk stan korean food. Gav mengangguk lalu menggandeng tangan Willona untuk berjalan ke arah sana.
Sesudah membeli beberapa makanan dan minum, setelah itu mereka mencari tempat duduk.
Kebetulan ada tempat kosong di pojok, lalu duduk lah mereka di sana.
Willona makan dengan lahap, kemudian menyuruh Gav untuk membuka mulutnya. "Gav aaaaa!" Titah Willona menyodorkan makanan itu yang di apit oleh sumpit ke depan mulut Gav.
Cowok itu ragu, tetapi walaupun begitu Gav tetap menurut untuk membuka mulutnya menerima suapan dari Willona. Willona tersenyum melihat Gav makan, tangan kirinya terangkat untuk menepuk-nepuk pundak kepala Gav dengan gemas. Sementara Gav sudah memalingkan pandangannya ke arah lain karena malu.
Sudah selesai makan dan mengobrol banyak hal, Gav mengajak pulang Willona karena takut terlalu malam mereka sampai di rumah, pasalnya jarak bazar ke rumah Willona cukup jauh.
"Ayo pulang"
Willona menggelengkan kepalanya.
Gav mengernyit, "Kenapa?"
"Boleh ga sebentar lagi pulangnya, gue masih pengen bareng lo" Jawab Willona.
"Janji ya sebentar lagi?"
Willona mengangguk mengiyakan.
Mereka pindah tempat duduk ke dekat danau yang kebetulan bazarnya berada di taman kota dekat danau itu. Willona duduk bersebelahan dengan Gav, lalu menaruh kepalanya di pundak cowok itu.