part 4 🔞🔞

83 7 1
                                    

Setelah kejadian lisa menolak ngelakuin ehem itu, sikap sehun jadi semakin dingin, dan sehun juga jarang sekali ada di rumah,

Pikir lisa sikap sehun yang berubah gitu itu karna dirinya menolak kejadian waktu itu, dan lisa semakin merasa bersalah, dalam hati lisa juga merasa ada yang kurang,

Ntah lah, setiap kali lisa berada di dekat sehun akhir2 ini, jantung nya serasa mau keluar dari tempat nya, lisa bertanya2, apakah ia sudah jatuh cinta ke sehun??, tpi disisi lain ia juga takut untuk mengungkap kan nya, karna takut sehun tidak mencintai nya, sama seperti ia mencintai sehun,

Sebenarnya lisa juga masih mikirin apakah keluarga nya disana panik karna ia hilang tiba2, dan apakah somi adik kandungnya itu baik2 saja,

Lisa sangat pusing akhir2 ini, saat ini ia sedang berada di kamar sehun, kepala nya ia senderkan di senderan kasur, sambil di pijitnya pelan,

"Huffttt, apakah hari2 kedepan nya aku akan terus di kurung di dalam masion ini??, ingin sekali aku menyampaikan ke somi kalau aku baik2 saja, tpi sampai sekarang sehun pun belum memberikan handpone ku"

Lisa menghela nafas berkali2, kalau di tanya apakah ia bosan?? Pasti kalian tau jawaban nya, yaa pasti bosan lah, apalagi nggak ada handpone, tpi klo nggak ada handpone trus ada temen ngobrol sih masih mending, lah ini, cuman nonton tv, makan, tidur, kekamar mandi, itu teruss saja berputar dalam seminggu ini,

Untuk menghilangkan sakit kepalanya, lisa, memutuskan untuk istirahat sejenak untuk melepas sakit nya itu, namun belum ada satu menit, pintu kamar kebuka dan munculah sehun dengan ke adaan yang berantakan, rbut acak2 kan, mata merah, bau alkohol menyegat sekali, jalannya sempoyongan,

Lisa yang melihat itu pun langsung berdiri dari situ dan membopong sehun ke kasur, btw itu masih sekitar jam 16.32, dan sehun pergi dari semalam,

Lisa merebahkan tubuh sehun kekasur, lalu menyelimutinya, ia ingin ke dapur untuk mengambil air, tpi pergelangan tangan nya di cekal oleh sehun, dan menarik nya,

Alhasil tubuh lisa jatuh di atas tubuh sehun, kedua wajah mereka sejajar, mata sehun menatap mata lisa, dan ke dua tangan lisa berada di dada bidang sehun,

Lama dengan posisi seperti itu, akhir ny lisa pun sadar dan hendak bangun dari atas tubuh sehun, tpi gagal karna tiba2 kedua tangan sehun melingkar di pinggang lisa, dan memperkikis jarak di antara mereka,

"A-apa y-yang k-kau lakukan, s-sehun" ucap lisa dengan terbata2 dan berusaha menetralkan detak jantungnya,

Sehun tak menjawab, melainkan malah melumat ganas bibir lisa, dan membalik tubuh nya, jadi lisa berada di bawah kukungannya,

Eughhhhh

Erangan lisa saat sehun menggigit bibir bawah nya, lisa tau kode ini, dan segera ia membuka mulutnya, lidah sehun berperang dengan lidah lisa, mengabsen gigi lisa dengan lidah nya itu,

Selesai bermain di mulut lisa, sehun beralih ke leher jenjang lisa, ia memberi banyak tanda di sana, perlahan demi perlahan, sehun melepas kancing baju lisa dengan kedua tangan nya,

Sementara lisa, ia ngeblang dan bingung, ia masih merusaha membungkam mulut nya agar tak keluar desahanya, ia menangis, berusaha memberontak, namun tidak bisa karna sehun lebih kuat dari nya,

Ahhhhhh

Pertahanannya runtuhh, yaa lisa sudah tidak kuat, ia tidak lega jika harus membungkam mulutnya, lisa mendesah karna sehun bermain di area dada nya dengan sangat liar, menjilat nya dengan lidah nya,

Lidah nya yang basah dan hangat, mengenai kulit nya, ditambah tangan satu nya meremas bagian dada lainnya, dan tangan satunya ia gunakan untuk memborgol kedua tangan lisa,

"Ahhhhh s-sehhhhuuunhhhh"

Perlahan lidah sehun turun keperut, dan masih menjilati nya, tak lama2 di magian perut lisa, sehun pun langsung berhadapan dengan miss v nya lisa,

Tak tunggu lama, sehun pun menjilati klorotis nya lisa, dan bagi lisa itu adalah kenikmatan yang luar biasa,

Lidah sehun yang basah dan hangat itu, menjilat dan menusuk2 bagian terlemah nya, itu adalah kenikmatan yang luar biasa, rasanya hangat2 basah,

Miss v lisa sudah berkedut, lisa tak tahan lantaran sehun semakin dalam untuk menjilatinya dan menusuk2 nya dengan lidah,

Ahhhhh...ahhhh...seeehunnnhhh...aakkuuhhh...ahhhhmmm...inggginhhh...sssaammpaihh....

Ahhhhhhhh......

Lisa mencapai puncak nya, ia tak kuat menahan itu lama2 karna ini juga pengalaman pertama nya, ia lemass,

Sehun sedang asik menjilati ciran kental itu, sekali2 lisa mendesah karna sehun menjilatnya dengan penuh sensasi, tak kuat dengan adik nya yang ada di dalam sana, sehun pun segera melepas semua baju dan celananya,

Dann terpampanglah penis sehun yanh sudah tegak dan berurat, tidak besar tidak kecil, tapi muat,

Lisa yang melihat itu, meneguk ludahnya kasar, dan perlahan sehun mengarahkan penisnya itu ke miss v lisa,

Jlebb

"Akkhhhhhhh....hikss...hikss..s-sakitt"

Sehun hanya diam dan membiarkan lisa miss v lisa berkontraksi dengan penis nya terlebih dulu, sehun melihat ada bercak darah di seprei nya, bisa di pastikan itu adalah darah keperawanan lisaa, melihat itu sehun tersenyum miring,

Setelah lisa agak tenang, sehun pun mulai memaju mundurkan perlahan penisnya,

Ahhhhh..hiksshhh....ahhh...lebihhhh...cepathhhh...

Mendengar permintaan lisa, sehun pun mulai memaju mundurkan penisnya, dengan cepat,

Sensasi yang lisa dapat adalah sesuatu yang besar dan panas memenuhi bagian bawahnya,

Plokk plokk plokk

Bunyi perpaduan antara kulit mereka, yang bersatu dan semakin dalam,

"Ahhhh...akuhhh...ahhhhh....inginhhhh...ahhhh...sampaihhhhh...."

"Ahhhhh....bersamahhhhh.....sayanghhhhh..."

Plokkk plokkk plokkkk

"Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh"

Desah panjang mereka, lisa merasakan rahimnya menghangat, dan lemass, perlahan sehun melepaskan penisnya dan merangkak ke samping lisa, lalu menutupi tubuh polos lisa dan dirinya, lalu mencium kening lisa, dan memeluk nya,

Lalu mereka tertidurrr...































Akhirnya selesaii...
Maaf jika kata2 nya terlalu barbar, atau apalah itu.....
Typo nya maklumin...
Jangan lupa vote dan komen...
Jangan lupa folow akun ini...
Bayyy...
Se uu next partt.....

Psycho love story//hunlisTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang